5 Tipe MBTI Ini Punya Cara Unik Menghadapi Kritik, Anti Baper!

- ENTP memandang kritik sebagai data dan bahan perdebatan untuk dianalisis, sehingga tidak menganggapnya sebagai serangan pribadi.
- ENFJ dan ENFP menerima kritik konstruktif sebagai sarana pertumbuhan, perbaikan diri, serta perluasan perspektif tanpa mudah tersinggung.
- ESTP dan ISTP menilai kritik secara objektif lewat manfaat, logika, dan solusi praktis, lalu menerapkannya bila terbukti membantu.
Tidak semua orang mampu menerima kritik dengan lapang dada. Sebagian orang menanggapi kritik dengan penuh emosi dan ketersinggungan. Hal ini terjadi karena biasanya orang tersebut tidak memahami maksud positif dari kritik yang dilontarkan kepadanya.
Berbeda dengan lima tipe MBTI ini yang justru punya cara unik dalam menghadapi kritik. Mereka tidak mudah baper apalagi emosi ketika ada orang lain yang mengkritiknya. Bagaimana sebenarnya cara mereka menghadapi kritik? Yuk simak pembahasannya berikut!
1. ENTP

ilustrasi tipe ENTP (pexels.com/Yan Krukau) ENTP adalah tipe yang sangat suka diskusi dan beradu argumen. Mereka terbiasa membuka ruang sebesar-besarnya untuk gagasan maupun perspektif dari orang lain. Itulah mengapa ENTP punya cara yang unik dalam menghadapi kritik.
Saat orang lain melontarkan kritik di hadapannya, ENTP tidak serta merta tersinggung apalagi defensif. ENTP melihat kritik bukan sebagai serangan pribadi. Justru bagi ENTP, kritik adalah data atau bahan perdebatan baru yang menarik untuk dianalisis.
2. ENFJ

ilustrasi tipe ENFJ (pexels.com/Yan Krukau) Selanjutnya ada ENFJ yang punya sifat ramah, empatik, dan sangat peduli terhadap pertumbuhan orang lain maupun sendiri. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa ENFJ sangat menerima kritik jika itu berguna untuk pertumbuhan dirinya.
ENFJ mampu memilah masukan atau kritik dari orang lain dengan baik. Mereka tidak langsung marah-marah kepada orang yang mengkritiknya. Selama kritik disampaikan secara konstruktif dan baik, ENFJ akan menerimanya untuk memperbaiki diri demi keharmonisan bersama.
3. ENFP

ilustrasi tipe ENFP (pexels.com/fauxels) ENFP dikenal karena kepribadiannya yang fleksibel, berpikiran terbuka, dan antusias terhadap berbagai sudut pandang baru. Mereka menyadari bahwa setiap orang pasti punya perspektif berbeda bahkan terhadap satu hal yang sama sekalipun.
Oleh karena itu, ENFP cenderung santai dan tidak mudah memasukkan kritik orang lain ke dalam hati. Mereka menganggap kritik sebagai masukan kreatif untuk memperluas cara pandang mereka. ENFP tidak suka berpikiran sempit dan hanya mengutamakan pandangannya semata.
4. ESTP

ilustrasi tipe ESTP (pexels.com/Diva Plavalaguna) Selanjutnya ada tipe ESTP yang dikenal realistis, spontan, dan berorientasi pada tindakan nyata di lapangan. Mereka mengganggap sebuah kritik memang diperlukan dalam menjalani kehidupan ini. Terlebih jika memang kritik tersebut bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah dengan efisien.
Itulah mengapa ESTP cenderung berpikir secara objektif dan pragmatis terhadap kritikan. Jika kritik yang disampaikan oleh orang lain memang masuk akal dan membuat pekerjaan lebih cepat selesai, ESTP tentu akan langsung menerapkannya tanpa banyak protes. Mereka ini tidak ragu-ragu untuk mengeksekusi kritik tersebut tanpa merasa rendah diri.
5. ISTP

ilustrasi orang menerima kritik (pexels.com/Thirdman) Terakhir ada tipe ISTP yang selalu punya pembawaan tenang walau di bawah tekanan. Jika umumnya orang merasa tertekan terhadap kritikan, ISTP ini justru mengedepankan logika, bukan perasaannya semata. Mereka memilih fokus terhadap maksud di balik kritik, bukan pada kalimat sindiran dalam kritik tersebut.
Cara ISTP dalam menghadapi kritik sangat unik karena mereka bisa memisahkan antara emosi dan fakta. Jika memang kritik tersebut terbukti benar secara logis untuk memperbaiki suatu sistem atau masalah, mereka dengan senang hati menerimanya. Tidak ada kata baper atau mengkritik balik orang yang memberi kritik padanya.
Kelima cara menghadapi kritik yang diterapkan lima tipe MBTI di atas sebenarnya bisa ditiru oleh setiap tipe MBTI. Sebab, menerima kritik itu adalah hal dasar yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Yuk, coba ditiru!























