- Kalimat tauhid, yaitu membaca Laa ilaaha illallah.
- Tasbih, tahmid, dan takbir, seperti membaca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar.
- Istighfar, yaitu memohon ampun kepada Allah SWT dengan membaca Astaghfirullah.
10 Amalan Malam Lailatul Qadar, yuk Maksimalkan Ibadah!

- Malam Lailatul Qadar disebut lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan meraih pahala berlipat ganda.
- Terdapat sepuluh amalan utama seperti zikir, membaca Al-Qur’an, salat malam, iktikaf, sedekah, serta muhasabah diri yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam tersebut.
- Umat Muslim diajak memaksimalkan ibadah dengan niat tulus, menjaga salat berjemaah, memperbanyak doa dan istighfar agar memperoleh ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.
Amalan malam Lailatul Qadar dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini menjadi kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk meraih pahala dan keberkahan yang berlipat ganda.
Karena keutamaannya yang begitu besar, umat Muslim dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah pada malam tersebut supaya memperoleh ampunan serta rahmat dari Allah SWT. Berikut ini IDN Times telah merangkum 10 amalan malam Lailatul Qadar yang bisa kamu lakukan. Simak di bawah ini.
1. Memperbanyak zikir

Zikir merupakan salah satu ibadah yang paling mudah dan fleksibel untuk dilakukan. Ibadah ini bisa dibaca kapan saja dan di mana saja, termasuk saat menghidupkan malam Lailatul Qadar. Dengan memperbanyak zikir, seorang muslim dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon ampunan dan keberkahan.
Berikut beberapa urutan zikir yang dapat dibaca berulang kali pada malam Lailatul Qadar:
2. Membaca Al-Qur’an

Lailatul Qadar merupakan malam turunnya Al-Qur’an atau dikenal juga dengan peristiwa Nuzulul Qur’an. Oleh karena itu, berinteraksi dengan kitab suci Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan besar pada malam tersebut.
Kamu bisa membaca Al-Qur’an sekaligus memahami maknanya agar pesan yang terkandung di dalamnya dapat lebih mudah dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Membaca doa malam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW mengajarkan doa spesifik kepada Ummul Mukminin Aisyah RA ketika ia bertanya apa yang harus diucapkan jika bertemu Lailatul Qadar. Berikut doa yang dibacanya:
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
4. Bersedekah

Banyak orang sering melupakan amalan sedekah di malam hari. Padahal, bersedekah pada malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar. Misalnya, jika seseorang bersedekah sebesar Rp10.000 pada malam tersebut, maka pahalanya di sisi Allah SWT bisa setara dengan bersedekah setiap hari selama lebih dari 83 tahun.
5. Muhasabah diri

Manfaatkan keheningan malam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Renungkan kembali perjalanan hidup, kesalahan yang pernah dilakukan, serta hal-hal yang perlu diperbaiki ke depannya.
Muhasabah yang disertai rasa penyesalan dan kesadaran yang tulus dari hati sering kali lebih dicintai oleh Allah SWT dibandingkan ibadah fisik yang dilakukan tanpa penghayatan yang mendalam.
6. Melayani orang lain dan menjaga silaturahmi

Melayani hamba Allah SWT juga merupakan ibadah. Berbuat baik kepada sesama, memberi makan orang yang berpuasa atau sekadar mengirim pesan permintaan maaf kepada teman lama bisa mnejadi jalan datangnya keberkahan.
7. Iktikaf di masjid

Iktikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Amalan sunah ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, terutama pada 10 malam terakhir bulan Ramadan. Melalui iktikaf, seseorang dapat lebih fokus dalam beribadah, menjauh sejenak dari kesibukan dunia, serta memperkuat kedekatan spiritual dengan Allah SWT.
8. Mendirikan salat malam (Qiyamul lail)

Salat malam menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Lailatul Qadar. Ibadah ini dapat dikerjakan dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW juga bersabda,
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
9. Menghadiri salat subuh dan isya berjemaah

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah menjaga salat berjemaah, khususnya subuh dan isya. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang melaksanakan salat isya berjemaah seolah-olah telah menghidupkan setengah malam dan melaksanakan subuh berjemaah seperti menghidupkan seluruh malam.
Salat berjemaah ini memiliki banyak keutamaan, selain mendapatkan pahala yang lebih besar, ibadah ini juga melatih kedisiplinan, kekhusyukan dan kebersamaan dalam umat. Pada malam Lailatul Qadar, menjaga salat berjemaah menjadi salah satu cara untuk meraih pahala yang berlimpah.
10. Meningkatkan semangat ibadah

Sepuluh malam terakhir ini menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah. Umat Islam dianjurkan untuk mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat dan menggantinya dengan amalan yang bernilai ibadah.
Selain itu, menjaga niat yang ikhlas dan memperbanyak istighfar juga menjadi bagian penting dalam menghadapi malam Lailatul Qadar. Dengan usaha tersebut, diharapkan hati menjadi lebih tenang dan fokus dalam mencari rida Allah SWT.
Itulah beberapa amalan malam Lailatul Qadar yang dapat kamu lakukan untuk memaksimalkan ibadah di malam yang penuh kemuliaan ini. Semoga dengan memperbanyak amal saleh, kita dapat meraih keberkahan, ampunan, serta pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.