Tumbuh tanpa kehadiran ibu merupakan pengalaman yang tidak mudah bagi banyak orang. Ada yang kehilangan ibu sejak kecil, ada pula yang tumbuh dengan sosok ibu yang tidak hadir secara emosional dalam kehidupannya. Pengalaman tersebut sering meninggalkan luka, tetapi pada sebagian orang juga membentuk cara pandang yang lebih dalam terhadap hubungan dan perasaan orang lain.
Tentu saja, tidak semua anak motherless akan berkembang dengan cara yang sama. Namun, ketika pengalaman hidup itu berhasil diproses dengan baik dan didukung lingkungan yang sehat, ada sejumlah kualitas positif yang bisa tumbuh, termasuk kemampuan berempati dalam pertemanan. Berikut beberapa alasan mengapa sebagian anak motherless bisa tumbuh jadi sahabat yang empatik serta hangat.