Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antisipasi Gak Bisa Libur Akhir Tahun karena In This Economy
ilustrasi wisata sejarah (pexels.com/Bangunfii)
  • Bagi keluarga yang biasa berlibur akhir tahun, kondisi keuangan perlu dibicarakan lebih awal agar pasangan dan anak memahami perubahan rencana tanpa kekecewaan mendadak.
  • Liburan tidak harus dibatalkan total: tujuan dapat disesuaikan dengan dana, seperti perjalanan dekat, transportasi lebih terjangkau, atau kegiatan wisata di dalam kota.
  • Jika bepergian tidak memungkinkan, susun aktivitas rumah dan event lokal, alihkan dana untuk kebutuhan atau usaha, serta jaga suasana hati dengan fokus pada hal yang patut disyukuri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Akhir tahun makin dekat. Bagi banyak orang, liburan akhir tahun seperti kewajiban. Selain ada cuti Natal dan Tahun Baru, liburan menjelang pergantian tahun juga menjadi hadiah setelah orang bekerja keras selama satu tahun. Kalau di Desember mereka tidak pergi berlibur, takutnya bakal loyo menjalani setahun ke depan.

Pun biasanya di akhir tahun ada bonus yang cukup besar. Itu dapat dimanfaatkan buat membiayai liburan. Suasana yang semarak menambah semangat untuk traveling. Namun, bagaimana jika di tahun ini kamu terancam menjadi salah seorang yang gak bakal bisa pergi liburan?

Perekonomianmu lagi berat. Memang sebaiknya kamu tak memaksakan diri untuk tetap pergi liburan akhir tahun. Syukur-syukur nanti ada rezeki mendadak. Akan tetapi, bila kegiatan itu gak bisa diharapkan, mending kamu melakukan sejumlah antisipasi gak bisa libur akhir tahun karena in this economy berikut ini.

1. Mulai membicarakannya dengan keluarga

ilustrasi keluarga (pexels.com/Mayara Caroline Mombelli)

Kalau kamu masih single dan biasanya cuma pergi berlibur sendirian, tentu simpel. Dirimu tak perlu memberitahukan kemungkinan akhir tahun ini di rumah saja kepada siapa pun. Malah orangtuamu mungkin senang kalian menjadi punya lebih banyak waktu untuk bersama.

Namun, buatmu yang tahun-tahun sebelumnya rutin mengajak liburan pasangan serta anak, wajib secepatnya membicarakan hal ini dengan mereka. Jangan sampai kamu tertekan sendirian memikirkannya. Mereka mengira kalian akan tetap berlibur sehingga pasangan mulai mencari lokasi wisata, tiket, akomodasi, dan sebagainya.

Pikiran anak juga telah dipenuhi angan-angan alangkah menyenangkannya suasana liburan nanti. Dia request ini supaya liburan lebih seru. Makin cepat dirimu terbuka soal ini, makin enteng pikiranmu. Mereka pun tidak akan sekecewa jika kamu baru memberitahukannya di bulan Desember.

2. Pastikan liburan seperti apa yang gak mungkin dilakukan?

ilustrasi siap jalan-jalan (pexels.com/Noval Gani)

Ada banyak bentuk liburan akhir tahun. Mungkin tidak semua liburan bisa dilakukan sekarang. Cuma liburan berbiaya tinggi seperti ke luar kota dan butuh naik pesawat yang terlalu berat buat kocekmu.

Sementara itu, asal tujuannya gak begitu jauh dan dapat ditempuh dengan bus atau kereta, masih mungkin diwujudkan. Atau bahkan liburan di dalam kota saja. Misalnya, kalian menginap di vila terdekat, jalan-jalan ke kebun binatang, dan sebagainya.

Jangan putus asa dulu bila kondisi keuanganmu tahun ini tak sebagus tahun-tahun sebelumnya. Barangkali bukan rencana liburannya yang mesti dihapus sama sekali. Tujuannya saja yang perlu disesuaikan dengan ketersediaan dana.

3. Menyusun aktivitas pengganti liburan

ilustrasi memotret pemandangan (pexels.com/Lalu Fatoni)

Seandainya liburan benar-benar tidak bisa dilakukan, juga tak apa-apa. Lebih baik kamu mengambil keputusan tegas seperti itu ketimbang tetap memaksakan diri untuk bepergian. Toh, memang tidak ada kewajiban buat orang pergi liburan di akhir tahun.

Di lain waktu, apabila keuanganmu sudah lebih baik, kamu dapat pergi ke mana pun yang kamu inginkan. Sekarang dirimu dan keluarga hanya perlu mempersiapkan daftar aktivitas untuk mengisi hari libur yang lebih panjang daripada biasanya. Agar kalian tak merasa bosan di rumah saja.

Apalagi sudah ada anak. Mereka yang paling gampang rewel kalau tidak diajak ke mana-mana selama libur panjang. Bila demikian, anak perlu dilibatkan dalam penyusunan aktivitas pengganti liburan. Kalian juga dapat mengecek berbagai event di kota kalian selama libur panjang. Jika ada pertunjukan atau perlombaan yang dapat diikuti, ini bisa menjadi pilihan.

4. Pergeseran alokasi dana

ilustrasi naik kereta (pexels.com/Thịnh Văn)

Keputusan akhir tahun nanti kamu gak ke mana-mana bukan berarti tidak ada uang sama sekali. Bahkan boleh jadi di pos playing masih terdapat sejumlah dana. Hanya saja, keadaan keuanganmu serta situasi ekonomi nasional yang dirasa tak menentu membuatmu merasa lebih baik uangnya gak dipakai untuk liburan.

Keputusan yang tepat jika kamu merasa membelanjakannya kurang aman buat sekarang. Pertanyaannya, uang di pos tersebut lantas akan digunakan buat apa? Ini dapat disesuaikan dengan rencana atau kebutuhanmu.

Apabila penghasilanmu sekarang berkurang, uang yang sebetulnya masih dapat dipakai buat berlibur bisa digeser untuk modal usaha. Tujuannya supaya kamu memiliki sumber pendapatan tambahan. Jika dirimu tetap sebatas mode bertahan di pekerjaan sekarang padahal penghasilan makin tipis, khawatirnya kondisi tambah buruk.

Kamu perlu menyiapkan bantalan untuk situasi paling tak terduga. Bentuknya bukan hanya dana darurat. Kalau bisa juga, keran pendapatan baru buat memastikan dirimu masih akan mampu menyambung hidup.

5. Menata hati dan pikiran agar tetap bahagia

ilustrasi berfoto dulu (pexels.com/veerasak Piyawatanakul)

Bisa atau tidak, dirimu pergi liburan akhir tahun, poin terpenting adalah kamu harus tetap bahagia. Seandainya kamu dapat berlibur di akhir tahun nanti, tentu kebahagiaanmu akan terasa sempurna. Akan tetapi, jika tahun ini rencana itu terpaksa dibatalkan, kamu juga harus legawa.

Lupakan tentang liburan yang gak kesampaian. Ganti dengan dirimu, lebih mengingat berbagai hal yang pantas disyukuri di tahun ini. Sekalipun keuanganmu mengalami penurunan, setidaknya kamu serta keluarga dalam kondisi sehat.

Uang belanja juga masih aman walau perlu ada penyesuaian mengingat harga banyak kebutuhan mengalami kenaikan. Kamu pun tak perlu iri pada orang lain yang masih dapat pergi berlibur di akhir tahun. Memang tidak semua orang mengalami tekanan ekonomi yang signifikan pada tahun ini. Mereka beruntung dan ikutlah berbahagia untuknya.

Jika dirimu tim yang tak terbiasa pergi liburan di akhir tahun, tentu lebih mudah menghadapi kondisi seperti sekarang. Akan tetapi, kalau kamu menjadikan liburan sebagai kegiatan wajib menjelang pergantian tahun, pasti akan terasa sesak dan kecewa. Sebelum ekspektasimu membesar dan menjadi kekecewaan, langkah antisipasi gak bisa libur akhir tahun karena in this economy bisa kamu lakukan. Tetaplah semangat seraya merawat harapan bahwa perekonomianmu akan segera pulih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article