Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

30 Kata-kata “In This Economy” ala Gen Z, Mau Jajan Aja Mikir Dulu

4 min read
30 Kata-kata “In This Economy” ala Gen Z, Mau Jajan Aja Mikir Dulu
Ilustrasi keuangan menipis (pexels.com/www.kaboompics.com)
Share Article

Istilah “in this economy” sering muncul sebagai ungkapan khas Gen Z ketika membicarakan harga barang, biaya hidup, dan keputusan finansial yang terasa semakin berat. Kalimat ini biasanya dipakai dengan nada humor, tetapi di baliknya ada realitas tentang harus lebih selektif mengatur pengeluaran. Mulai dari menunda nongkrong sampai berpikir berkali-kali sebelum checkout, semuanya bisa jadi bahan candaan yang relate.

Meski terdengar sederhana, “in this economy” juga menggambarkan cara anak muda menghadapi tekanan ekonomi dengan humor dan kesadaran diri. Kata-kata berikut cocok untuk caption Instagram, Threads, atau sekadar menggambarkan kehidupan sehari-hari yang penuh pertimbangan sebelum mengeluarkan uang.

  1. 1. “In this economy”, mau jajan aja harus rapat dulu

    Ilustrasi keuangan baik (unsplash.com/Photo by Sasun Bughdaryan)
    Ilustrasi keuangan baik (unsplash.com/Photo by Sasun Bughdaryan)

    Buat sebagian Gen Z, membeli makanan, kopi, atau camilan bukan lagi keputusan yang selalu spontan. Ada harga yang perlu dibandingkan, ongkir yang harus diperhitungkan, sampai pertanyaan apakah saldo masih aman sampai akhir bulan.

    1. "In this economy, mau beli kopi aja harus tahu dulu saldo setelahnya."

    2. "Dulu checkout karena lucu, sekarang masuk keranjang dulu buat refleksi diri."

    3. "Harga makanan naik, kemampuan pura-pura kenyang ikut diuji."

    4. "Bukan pelit, cuma sedang menjaga hubungan baik dengan rekening."

    5. "In this economy, promo bukan godaan, tapi bahan pertimbangan strategis."

    6. "Mau nongkrong, tapi dompet ngajak quality time di rumah."

    7. "Aku tidak menghindari jajan, cuma sedang memberi kesempatan uang untuk bertahan lebih lama."

    8. "Lihat menu, lihat harga, lalu minum air putih dengan penuh kesadaran."

    9. "Kalau bisa masak sendiri, kenapa harus membayar biaya tambahan untuk kemalasan?"

    10. "In this economy, 'lagi ngirit' sudah menjadi bagian dari personal branding."

     

  2. 2. Gaji masuk, pengeluaran sudah tercatat di agenda

    Ilustrasi keuangan buruk (unsplash.com/Photo by Emil Kalibradov)
    Ilustrasi keuangan buruk (unsplash.com/Photo by Emil Kalibradov)

    Bagi banyak anak muda, tantangan finansial bukan hanya soal ingin membeli sesuatu, tetapi juga bagaimana membagi uang untuk berbagai kebutuhan. Tagihan, transportasi, makan, tabungan, dan kebutuhan mendadak bisa membuat gaji terasa cepat menghilang.

    11. "Gaji baru masuk, pengeluaran sudah menyambut seperti keluarga besar."

    12. "In this economy, uang bukan hilang, cuma berpindah tangan dengan sangat cepat."

    13. "Aku punya banyak rencana finansial, tapi hidup juga punya banyak kejutan."

    14. "Dulu menghitung hari menuju gajian, sekarang menghitung hari sejak gajian."

    15. "Saldo menipis bukan berarti gaya hidup mewah, kadang kebutuhan memang punya banyak episode."

    16. "In this economy, wishlist harus melewati tahap wawancara dan verifikasi."

    17. "Keinginan bilang 'beli sekarang', kebutuhan bilang 'jangan lupa tagihan'."

    18. "Punya uang bukan berarti harus langsung dibelanjakan, meski keranjang online terus memanggil."

    19. "Aku ingin healing, tapi anggaran bulan ini menyarankan breathing exercise."

    20. "Kalau pengeluaran bisa bicara, mungkin dia akan bilang, 'Kita ketemu lagi, ya.'"

  3. 3. Tetap punya harapan, meski harus realistis

    Ilustrasi keuangan menipis (pexels.com/www.kaboompics.com)
    Ilustrasi keuangan menipis (pexels.com/www.kaboompics.com)

    Di tengah biaya hidup yang terasa menantang, Gen Z juga sering menggunakan humor untuk menjaga semangat. Bukan berarti semua masalah ekonomi bisa diselesaikan dengan candaan, tetapi kalimat ringan dapat menjadi cara untuk mengakui kenyataan tanpa kehilangan harapan.

    21. "In this economy, bahagia tidak harus mahal, tapi tetap perlu direncanakan."

    22. "Aku masih punya mimpi besar, cuma sekarang mimpi itu juga punya spreadsheet anggaran."

    23. "Tidak semua yang tertunda berarti gagal, kadang memang sedang menunggu kondisi yang lebih memungkinkan."

    24. "In this economy, menikmati hidup bukan berarti menghabiskan semua yang dimiliki."

    25. "Pelan-pelan belajar bahwa hidup hemat bukan hidup yang kurang, melainkan hidup yang lebih sadar."

    26. "Kalau belum bisa beli sekarang, bukan berarti selamanya tidak bisa."

    27. "Aku tetap ingin mencoba hal baru, tapi sekarang membaca harga juga bagian dari petualangan."

    28. "In this economy, istirahat di rumah dan masak sendiri juga bisa jadi bentuk self-care."

    29. "Tidak harus mengikuti semua tren untuk tetap merasa punya kehidupan yang seru."

    30. "Semoga suatu hari kita bisa bilang 'in this economy' sambil tertawa, bukan sambil menghitung sisa saldo."

    Ungkapan “in this economy” memang sering dipakai sebagai lelucon, tetapi juga mencerminkan pengalaman banyak anak muda dalam menghadapi kebutuhan, keinginan, dan kondisi finansial yang terus berubah. Di balik caption yang lucu, ada pelajaran untuk lebih sadar mengatur uang tanpa harus merasa bersalah karena sesekali ingin menikmati hidup.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More