Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sholawat Ya Nabi Salam Alaika: Lirik, Arti dan Keutamaannya

Sholawat Ya Nabi Salam Alaika: Lirik, Arti dan Keutamaannya
Ilustrasi bersholawat (pexels.com/RDNE Stock Project)
  • Melantunkan sholawat merupakan perayaan Maulid Nabi
  • Arti dan lirik sholawat"Ya Nabi Salam Alaika" disertakan
  • Keutamaan bersholawat antara lain mendapatkan rahmat, syafaat, menghapus dosa, menenangkan hati dan pikiran, serta perlindungan dari kesulitan
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dalam memperingati Maulid Nabi, ada banyak hal yang dapat kita lakukan. Salah satunya, kita bisa merayakannya dengan mengucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. 

Nah, kali ini kamu akan melihat lirik dan arti dari sholawat Ya Nabi Salam Alaika. Kamu pasti gak asing dengan sholawat ini, kan? Yuk, simak selengkapnya dan jangan lupa hafalkan, ya!

  1. 1. Lirik sholawat Ya Nabi Salam Alaika

    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Pok Rie)
    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Pok Rie)

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habib salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Asyraqal badru 'alaina

    Fahtafat minhul buduru

    Mistla husnik ma ra-aina

    Qattu ya wahjas sururi

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Anta syamsun anta badrun

    Anta nurun fauqa nuri

    Anta iksirun wa ghali

    Anta mishbahus shuduri

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Ya habibi ya Muhammad

    Ya 'arusyal khafiqaini

    Ya muayyad ya mumajjad

    Ya imamal qiblataini

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Man ro-aa wajhaka yas'ad

    Yaa kariimal waalidaini

    Haudlukash-shoofîl mubarrod

    Wirdunaa yauman-nusyuuri

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Maa ro-ainaal 'iisa hannat

    Bissuraa illaa ilaika

    Wal ghomaamah qod adhollat

    Wal malaa sholluu 'alaika

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Wa ataakal 'uudu yabkii

    Wa tadzallal baina yadaika

    Wastajaarot yaa habiibii

    'Indakadh-dhobyun-nufuuru

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    'Indamaa syadduul mahaamil

    Wa tanaadau lirrohiili

    Ji'tuhum waddam'u saail

    Qultu qif lii yaa daliilu

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Wa tahammal lî rosaa-il

    Ayyuhaasy-syauqul jaziilu

    Nahwa haatiikal manaazil

    Fîl 'asyiyyi wal bukuuri

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Kullu man fîl kauni haamuu

    Fîka yaa baahîl jabiini

    Wa lahum fîka ghoraamun

    Wasytiyaaqun wa haniinu

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Fii ma'aanîkal anaamu

    Qod tabaddat haa-iriina

    Wa sholaatullaahi taghsyaa

    'Adda tahriiris-suthuuri

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Ahmadal haadii Muhammad

    Shoohibal wajhil muniiri

    Anta lirrusuli khitaamu

    Anta lil maulaa syakuuru

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    'Abdukal miskiinu yarjuu

    Fadlakal jammal ghofiiru

    Fiika qod ahsantu dhonnii

    Ya basyiiru yaa nadziiru

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Fa aghitsnii wa ajirnii

    Yaa mujiiru minas sa'iiri

    Yaa ghoyaatsii yaa malaadzii

    Fii muhimmaatil umuuri

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Sa'da 'abdun qod tamallaa

    Wanjalaa 'anhul haziinu

    Fiika yaa badrul tajalla

    Falakal washful hasiinu

    Ya nabi salam 'alaika

    Ya rasul salam 'alaika

    Ya habin salam 'alaika

    Shalawatullah 'alaika

    Laisa azkaa minka ashlan

    Qotthu yaa jaddal husaini

    Fa 'alaikallahu shollaa

    Daa-iman thuulad duhuuri

  2. 2. Arti sholawat Ya Nabi Salam Alaika

    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Thirdman)
    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Thirdman)

    Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rasul salam sejahtera untukmu.

    Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan sholawat (rahmat) Allah untukmu.

    Bulan purnama telah terbit menyinari kami, Pudarlah purnama purnama lainnya.

    Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang.

    Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya

    Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati.

    Wahai kekasihku, wahai Muhammad, wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia).

    Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu), wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.

    Siapa pun yang melihat wajahmu pasti berbahagia, wahai orang yang mulia kedua orang tuanya.

    Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak dihari kiamat.

    Belum pernah unta putih berbalur hitam berdenting berjalan malam hari kecuali unta yang datang kepadamu.

    Awan tebal memayungimu, seluruh tingkat golongan manusia mengucapkan sholawat kepadamu.

    Pohon pohon datang kepadamu menangis bersimpuh merasa hina di hadapanmu.

    Kijang gesit datang memohon keselamatan kepadamu wahai kekasih.

    Ketika serombongan berkemas dan menyerukan untuk berangkat.

    Kudatangi mereka dengan berlinang air mata seraya kuucapkan tunggulah wahai pemimpin rombongan.

    Bawakan aku surat yang berisikan kerinduan yang mendalam

    Membawakan ke tempat yang jauh ketika petang dan paginya.

    Setiap orang di jagad raya ini bingung (karena sangat rindu) kepadamu wahai orang yang bersinar kedua keningnya.

    Mereka terpikat, tergila-gila dan meronta-ronta dengan mu tentang sifatmu.

    Para makhluk berbeda pendapat dan bingung (tidak mampu menyifati dengan sempurna)

    Dan sholawat Allah semoga tercurah untuk Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar.

    Engkau penutup para Nabi, engkau syukur dari para hamba.

    Budakmu yang miskin mengharapkan keutamaan yang besar.

    Padamu aku bersangka baik, wahai pemberi kabar gembira, wahai pemberi peringatan.

    Maka tolonglah aku, selamatkanlah aku, wahai sang penyelamat dari api neraka.

    Wahai penolong, wahai pelindung dalam urusan-urusan genting.

    Bahagianya hamba merasa senang, hilanglah darinya kesedihan.

    Padamu nampak purnama, padamu ada sifat yang indah.

    Tidak ada yang lebih bersih asalnya sama sekali dari padamu wahai kakeknya Hasan dan Husain.

    Allah haruskan sholawat untukmu selamanya sepanjang masa.

    Wahai Allah penguasa kebaikan-kebaikan, wahai Allah yang Maha tinggi kedudukannya.

    Palingkan dariku dosa dan ampunilah keburukan-keburukanku.

    Engkau maha pengampun kesalahan-kesalahan dan dosa yang membinasakan.

    Engkau maha penutup aib-aib, dan pemaaf atas kesalahan-kesalahan.

    Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rasul salam sejahtera untukmu.

    Ya Allah ya Tuhanku, kasihilah kami semua dengan seluruh kebaikan-kebaikan.

  3. 3. Keutamaan bersholawat

    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Natasya Alias)
    Ilustrasi bersholawat (pexels.com/Natasya Alias)

    Setelah menyimak lirik dan arti dari sholawat di atas, gak ada salahnya kita lanjut ke keutamaan bersholawat. Ada beberapa keutamaannya yang dapat kamu dapatkan, nih. Yuk, simak!

    1. Mendapatkan Rahmat dan Keberkahan dari Allah SWT: Salah satu keutamaan terbesar dari bersholawat adalah mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)
    2. Mendapatkan Syafaat dari Nabi Muhammad SAW: Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dapat menjadi jalan untuk mendapatkan syafaat (pertolongan) beliau pada hari kiamat. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barang siapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)
    3. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat: Bersholawat juga berfungsi sebagai penghapus dosa dan pengangkat derajat seseorang di sisi Allah. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan menghapus sepuluh dosa darinya, mengangkat sepuluh derajatnya, dan mencatatkan sepuluh kebaikan baginya.” (HR. An-Nasa’i)
    4. Menenangkan Hati dan Pikiran: Melantunkan sholawat juga dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran. Dalam kehidupan yang penuh dengan tekanan dan stres, bersholawat dapat menjadi sarana untuk meredakan kegelisahan dan menemukan kedamaian batin. Sholawat membantu kita untuk fokus pada hal-hal positif dan mengingatkan kita akan kasih sayang Allah dan Nabi Muhammad SAW.
    5. Mendapatkan Perlindungan dari Kesulitan: Bersholawat dapat menjadi pelindung dari berbagai kesulitan dan bencana. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang bersholawat kepadaku pada pagi hari sepuluh kali dan pada sore hari sepuluh kali, maka ia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.” (HR. Thabrani)

    Tunggu apa lagi? Yuk, langsung lantunkan sholawat di atas untuk mendapatkan keutamaan-keutamaannya juga!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article

Related Articles

See More