Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bentuk Perhatian yang Bikin Kangen pada Seseorang, Terasa Tulus
ilustrasi membetulkan tali sepatu (pexels.com/HONG SON)
  • Kerinduan pada seseorang dapat muncul dari kepedulian tulus, bukan semata karena cinta atau intensitas pertemuan dan komunikasi.
  • Orang yang peka pada perubahan emosi, mengingat kelanjutan cerita, serta membantu persiapan saat repot membuat seseorang merasa dimengerti dan didukung.
  • Perhatian kecil seperti menanyakan kondisi kesehatan, memberi makanan atau minuman, dan merapikan penampilan dapat terasa istimewa karena menunjukkan kepedulian nyata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dari sekian banyak orang dalam hidupmu, tidak semuanya akan sering dirindukan. Bahkan tak sedikit orang yang baik, ada maupun tiada, terasa kurang berarti untukmu. Mereka tak meninggalkan kesan yang cukup mendalam buatmu. Sebaliknya, ada orang yang walaupun kalian gak bertemu dan berkomunikasi setiap hari, tetap bikin kangen. Kalau kamu mengira ini selalu karena kamu mencintainya, itu kurang tepat. Hubungan searah seperti itu cepat bikin bosan.

Kerinduanmu yang konsisten akan kehadiran seseorang disebabkan oleh dia yang memperlakukanmu dengan kepedulian dan ketulusan. Caranya memperhatikanmu belum tentu ada duanya. Perhatian seperti ini juga gak cuma datang dari orang yang lagi naksir kamu. Teman yang melakukan hal-hal berikut pun diam-diam membuatmu merasa nyaman dan otomatis mencarinya saat batang hidungnya tak tampak. Apa saja bentuk perhatian yang bikin kangen pada seseorang?

1. Si paling peka dengan perubahan suasana hatimu

ilustrasi duduk sendiri (pexels.com/Nowrin Sanjana)

Sebenarnya kamu bukan orang yang moody atau yang suasana hatinya mudah berubah-ubah dan sangat terlihat dari luar. Akan tetapi, saking perhatiannya, perubahan perasaanmu sekecil apa pun seakan-akan tidak luput dari pantauannya. Kamu seperti buku yang terbuka khusus di hadapannya.

Dirimu tak menceritakan apa pun padanya, ia seketika tahu kamu lagi gak baik-baik saja dari pengamatan singkat. Misalnya, dirimu murung, sedikit tahu-tahu ia menepuk bahumu dan bertanya, "Kamu kenapa?" Pertanyaannya yang selalu tepat sasaran seperti anak panah mengenai target membuatmu tahu tak ada gunanya berpura-pura di hadapannya.

Walaupun dirimu tidak ingin menceritakan penyebabnya secara gamblang, minimal kamu mengakui perasaanmu yang lagi kurang baik. Kepekaannya terhadap perasaanmu membuatmu merasa dimengerti. Emosi negatifmu diterima. Kepeduliannya bikin duniamu terasa lebih baik.

2. Menanyakan kelanjutan ceritamu meski kalian gak tiap hari bertemu

ilustrasi pria dan wanita (pexels.com/Ega Morgan)

Teman cerita terbaik untukmu belum tentu orang yang setiap hari bertemu denganmu. Faktor paling penting ialah kepeduliannya terhadap apa pun yang dikatakan olehmu. Sekalipun tadinya kamu sering curhat ke kawan yang setiap hari berjumpa, kalau setelahnya dia seperti acuh tak acuh, maka kehadirannya kurang berarti buatmu.

Lain dengan orang yang sekalipun berbicara denganmu cuma sesekali, tetapi dia selalu menindaklanjuti cerita terakhirmu. Contohnya, kamu pernah menyampaikan sebuah rencana ketika kamu berjumpa dan mengobrol. Selang beberapa hari, minggu, bahkan bulan, kalian baru bertemu kembali.

Dirimu belum mengatakan apa pun, ia sudah duluan menanyakan kelanjutan rencanamu waktu itu. Apakah kamu jadi melaksanakannya? Bila ya, sudah sampai mana? Masih banyak lagi pancingan yang membuatmu merasa ia benar-benar memedulikan setiap ceritamu.

3. Ikut mempersiapkan kebutuhanmu saat kamu repot

ilustrasi pertemanan (pexels.com/Nowrin Sanjana)

Repot sendirian untuk urusan pribadimu tentu sudah hal biasa. Meski begitu, jika ada orang yang menunjukkan kepedulian dengan membantumu, pastinya akan terasa melegakan sekali. Misalnya, kamu baru pertama kali akan mengikuti tes kerja di luar kota.

Teman yang sudah beberapa kali mengikuti tes serupa tanpa diminta pun mengingatkanmu tentang apa saja yang perlu dibawa. Dia bahkan tiba-tiba datang membawakan papan untuk alas menulis kalau-kalau di sana gak disediakan meja dan sebagainya. Orang yang mau ikut repot buat urusanmu menandakan kepeduliannya padamu sangat besar.

4. Kamu sakit atau terluka sedikit saja langsung ditanyai

ilustrasi pertemanan (pexels.com/Syifa Aulia)

Di poin pertama, orang peka sekali terhadap kondisi psikismu. Kali ini, orang sangat memperhatikan perubahan fisikmu dalam arti yang positif. Ia tidak memperhatikan apakah kamu tambah gemuk atau kurus, lalu menjadikannya perundungan.

Bentuk perhatiannya lebih ke tanda-tanda kamu lagi kurang sehat atau mengalami cedera sekecil apa pun. Contoh, kalian baru duduk bersisian. Ia langsung menanyakan jarimu yang terlihat diplester. Begitu pula saat dirimu kurang enak badan.

Suaramu serak sedikit pun, dia sudah menanyakan kondisimu. Perhatian seperti ini terlihat kecil, tapi justru karena itu terasa istimewa. Pasti sangat sedikit orang yang sepeka itu padamu. Orang yang peduli pada kesehatanmu adalah sosok yang tulus dan hanya menginginkan kebaikan untukmu.

5. Tanpa banyak tanya langsung memberikan makanan dan minuman

ilustrasi seporsi makanan (pexels.com/Tamba Budiarsana)

Kamu mungkin punya pacar atau ada orang yang lagi mengejar-ngejar kamu. Dalam sehari, berkali-kali ia menanyakan apakah dirimu sudah makan atau belum. Dia juga mengingatkanmu agar tak lupa makan siang, makan malam, dan sarapan. Akan tetapi, bentuk perhatiannya soal makan cuma sampai di situ.

Beda dengan orang yang tanpa banyak bicara langsung saja memberimu makanan dan minuman. Kalau itu dimaksudkan untuk makan siang di kantor, ia memberikannya sekitar 1 jam sebelum waktu istirahat. Dia sudah mengantisipasi supaya dirimu tak keburu memesan makanan sendiri.

6. Merapikan penampilanmu

ilustrasi pasangan (pexels.com/Tubagus Alief Leo)

Seseorang tak harus memiliki hubungan yang sangat dekat denganmu untuk melakukan hal ini. Misalnya, teman sesama perempuan sering membetulkan hijabmu yang agak berantakan tanpa diminta. Atau, ia langsung merapikan gulungan lengan kemejamu yang panjang sebelah.

Dia seperti otomatis melakukannya supaya penampilanmu lebih sempurna. Di balik sikapnya yang penuh perhatian ini boleh jadi ia memang sosok yang perfeksionis. Ternyata sifatnya itu juga ada manfaatnya buatmu. Daripada kamu malu karena lama baru menyadari penampilanmu yang berantakan, mending ada dia yang gercep membuatmu lebih rapi.

Jika kamu, dengan atau tanpa meminta, telah merasakan bentuk perhatian yang bikin kangen pada seseorang, bersikaplah penuh syukur. Tidak semua orang sepeduli itu padamu. Bahkan orang yang paling doyan menggombalimu juga belum tentu melakukannya. Balaslah perhatian mereka dengan cara yang baik karena setiap orang sebetulnya suka diperhatikan dalam batas wajar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article