Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Mencuci Topi agar Bentuknya Gak Berubah, Harus Hati-hati!

4 min read
Cara Mencuci Topi agar Bentuknya Gak Berubah, Harus Hati-hati!
Ilustrasi wanita mengenakan topi fedora (Pixabay.com/Nguyen Dinh Chien)
  • Topi perlu dicuci berkala karena keringat, minyak kulit, dan debu dapat memicu noda, warna menguning, serta bau; namun bahan dan label perawatan harus diperiksa lebih dulu.
  • Untuk noda keringat, gunakan deterjen lembut, air dingin, dan sikat halus. Cuci tangan bila diizinkan, tanpa menggosok keras, memeras, memelintir, atau menekuk pinggiran.
  • Topi yang tidak boleh direndam dibersihkan dengan kain lembap. Setelahnya, bentuk kembali mahkota, keringkan dengan penyangga secara alami, dan hindari panas berlebih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Topi yang sering dipakai bisa menjadi tempat menumpuknya keringat, minyak dari kulit kepala, dan debu. Jika jarang dicuci, bagian dalam topi bisa menguning, muncul noda membandel, hingga menimbulkan bau kurang sedap. Karena itu, topi perlu dicuci secara berkala agar tetap bersih dan nyaman dipakai.

Namun, mencuci topi gak bisa dilakukan sembarangan karena proses mencuci yang keliru bisa membuat bentuk topi berubah. Lantas, bagaimana cara mencuci topi agar bentuknya gak berubah? Cari tahu dalam artikel berikut!

  1. 1. Periksa bahan dan label perawatan topi

    ilustrasi topi trucker
    ilustrasi topi trucker (unsplash.com/Anand Waghmare)

    Sebelum mencuci, periksa label perawatan yang biasanya terletak di bagian dalam topi. Informasi tersebut bisa membantu kamu menentukan metode pencucian yang aman. Topi berbahan katun dan poliester umumnya lebih mudah dibersihkan, sedangkan topi berbahan wol, kulit, suede, atau jerami membutuhkan perawatan khusus.

    American Hat Makers dalam artikel "Clean a Baseball Cap" menyarankan untuk memeriksa bahan, konstruksi pinggiran, dan ketahanan warna sebelum membersihkan topi. Jika kamu gak yakin apakah topi aman direndam, pilih metode pembersihan setempat atau spot cleaning untuk mengurangi risiko kerusakan.

    Perhatikan juga bahan pada bagian pinggiran atau brim topi. Beberapa topi lama menggunakan lapisan karton yang bisa melengkung atau rusak jika terkena terlalu banyak air. Sementara itu, topi dengan penyangga plastik cenderung lebih tahan terhadap air, meski tetap perlu dibersihkan sesuai petunjuk perawatannya.

  2. 2. Bersihkan noda keringat dengan deterjen lembut

    Seorang wanita berambut panjang mengenakan topi kupluk (beanie) hitam dan sarung tangan hitam berpose di antara ranting pohon berselimut salju putih.
    Mengenakan topi kupluk rajut dan sarung tangan tebal efektif menahan suhu panas tubuh saat cuaca membeku. (Unsplash/Zizi zi)

    Bagian dalam topi, terutama pita yang bersentuhan dengan dahi, biasanya menjadi area yang paling mudah kotor akibat keringat dan minyak kulit. Untuk membersihkannya, siapkan sedikit deterjen lembut, air dingin, serta sikat berbulu halus atau kain bersih.

    "Pembersihan noda keringat juga dapat dilakukan menggunakan sikat berbulu lembut dan deterjen. Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada bagian bordir, logo, dan jahitan agar serat kain gak rusak," tulis Kate Van Pelt, pakar perbaikan dan perawatan rumah dalam The Spruce.

    Jika terdapat noda keringat yang cukup membandel, diamkan larutan pembersih. Biarkan selama beberapa menit sebelum melanjutkan proses pembersihan, selama metode tersebut sesuai dengan bahan topi.

  3. 3. Cuci topi dengan tangan menggunakan air dingin

    ilustrasi topi fedora
    ilustrasi topi fedora (pexels.com/Midory Pho)

    Mencuci topi dengan tangan bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena kamu dapat mengontrol tekanan dan jumlah air yang digunakan. Cara ini cocok untuk topi berbahan kain yang memang diperbolehkan dicuci menggunakan air. Siapkan baskom berisi air dingin atau suam-suam kuku, kemudian larutkan sedikit deterjen lembut hingga merata.

    Jika label perawatan mengizinkan topi direndam, masukkan topi ke dalam larutan dan diamkan selama beberapa menit agar kotoran lebih mudah terangkat. Setelah itu, bersihkan bagian yang kotor menggunakan sikat berbulu lembut. Jangan meremas atau menekuk bagian pinggiran topi secara berlebihan karena bisa mengubah bentuknya.

    Nike dalam artikel "How to Wash a Baseball Cap" merekomendasikan pencucian dengan tangan sebagai salah satu metode untuk membersihkan topi bisbol. Setelah selesai, bilas menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa deterjen. Tekan bagian kain secara perlahan untuk mengeluarkan kelebihan air, tetapi jangan memelintir atau memeras topi.

  4. 4. Gunakan kain lembap untuk topi yang gak boleh direndam

    ilustrasi topi trucker
    ilustrasi topi trucker (unsplash.com/Monterey Company)

    Gak semua topi aman dicuci dengan cara direndam. American Hat Makers dalam artikel "Clean a Baseball Cap" menjelaskan bahwa topi dengan pinggiran berbahan karton, berisiko kehilangan bentuk jika terkena air berlebihan. Untuk jenis ini, kamu bisa menggunakan metode spot cleaning dengan kain lembap.

    Caranya, campurkan sedikit deterjen lembut dengan air, lalu celupkan kain bersih ke dalam larutan tersebut. Peras kain hingga gak terlalu basah, kemudian usapkan secara perlahan pada bagian yang kotor. Fokuskan pembersihan pada noda dan area yang sering terkena keringat tanpa membasahi seluruh permukaan topi.

    Setelah noda terangkat, gunakan kain lain yang dibasahi air bersih untuk menghilangkan sisa deterjen. Usahakan bagian pinggiran tetap kering dan jangan menggosok terlalu keras. Metode ini juga bisa digunakan sebagai pilihan awal ketika kamu belum yakin apakah bahan dan konstruksi topi aman terkena banyak air.

  5. 5. Bentuk kembali topi dan keringkan dengan benar

    Wanita dengan topi, sinar matahari, dan bayangan di wajahnya
    Wanita dengan topi, sinar matahari, dan bayangan di wajahnya (magnific.com/magnific)

    Setelah dicuci, jangan langsung menggantung atau menumpuk topi yang masih basah. Rapikan terlebih dahulu bagian mahkota atau crown menggunakan tangan agar kembali mendekati bentuk semula. Kamu juga bisa memasukkan handuk kecil yang bersih ke dalam topi untuk membantu menopang bagian dalamnya selama proses pengeringan.

    Untuk menghilangkan kelebihan air, letakkan topi di atas handuk kering, kemudian tekan perlahan tanpa menggosok atau memelintirnya. Selanjutnya, tempatkan topi di atas mangkuk bersih atau penyangga berbentuk bulat yang ukurannya sesuai. Cara ini membantu mempertahankan bentuk mahkota selama topi mengering.

    Nike dalam artikel "How to Wash a Baseball Cap" menyarankan pengeringan alami dengan cara diangin-anginkan. Hindari mesin pengering, pengering rambut bersuhu tinggi, dan paparan sinar matahari langsung yang terlalu lama. Panas berlebih dapat menyebabkan bahan menyusut atau warna memudar. Pastikan topi benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak menimbulkan bau apek.

    Itulah cara mencuci topi agar bentuknya gak berubah. Jadi, kamu harus cermat ya mencucinya!

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More