Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh interaksi, banyak hal terasa “biasa saja” padahal sebenarnya menyentuh batas personal seseorang. Salah satunya adalah soal consent atau persetujuan. Konsep ini sering dianggap hanya relevan dalam hubungan romantis, padahal sebenarnya hadir dalam hampir setiap aspek kehidupan, mulai dari obrolan ringan, bercanda, hingga interaksi digital.
Membangun kesadaran tentang consent bukan soal menjadi kaku atau terlalu berhati-hati, tapi tentang menghargai ruang orang lain sekaligus memahami batas diri sendiri. Ini adalah kebiasaan kecil yang, jika dilakukan konsisten, bisa menciptakan lingkungan yang jauh lebih aman, nyaman, dan saling menghormati. Berikut ada tujuh cara membangun kesadaran consent yang bisa kamu terapkan
