Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Membayar Fidyah dengan Beras, Takaran dan Panduannya

Cara Membayar Fidyah dengan Beras, Takaran dan Panduannya
ilustrasi beras zakat (pexels.com/Mart Production)
Intinya Sih

  • Fidyah puasa dibayar dengan memberikan 0,6–0,75 kg beras per hari puasa yang ditinggalkan kepada fakir miskin sesuai ketentuan syariat.

  • Langkah membayar fidyah meliputi menghitung hari puasa yang terlewat, menentukan takaran beras, meniatkan fidyah, lalu menyalurkannya.

  • Pembayaran fidyah bisa dilakukan saat Ramadan atau setelahnya, dengan memastikan kualitas dan jumlahnya sesuai kewajiban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Masih bingung cara membayar fidyah dengan beras? Baca artikel ini sampai tuntas, ya.

Umumnya, fidyah beras diberikan sebesar 1 mud atau sekitar 0,6–0,75 kg beras untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Jika kamu termasuk orang yang harus membayar fidyah, penting memahami takaran, cara menghitung, dan cara menyalurkannya agar sesuai syariat.

Berikut panduan lengkap cara membayar fidyah puasa dengan beras yang bisa kamu ikuti.

Table of Content

Cara membayar fidyah dengan beras

Cara membayar fidyah dengan beras

Cara Membayar Fidyah dengan Beras
ilustrasi beras zakat (pexels.com/Mart Production)

Cara membayar fidyah dengan beras dilakukan dengan memberikan sekitar 0,6–0,75 kg beras kepada fakir miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Dalam takaran mazhab Syafi’i, fidyah yang wajib dikeluarkan adalah satu mud atau 675 gram (6,75 ons).

Beras tersebut bisa diberikan langsung kepada penerima atau melalui lembaga zakat. Berikut langkah-langkahnya.

1. Hitung jumlah hari puasa yang ditinggalkan

Langkah pertama adalah menghitung berapa hari puasa Ramadan yang tidak kamu jalankan. Jumlah hari ini menentukan besarnya fidyah. Contoh:

  • Tidak puasa 5 hari
  • Tidak puasa 10 hari
  • Tidak puasa 30 hari

Semakin banyak hari yang ditinggalkan, semakin besar fidyah yang harus dibayar.

2. Tentukan takaran fidyah beras

Takaran fidyah beras biasanya menggunakan ukuran 1 mud makanan pokok per hari puasa atau sekitar 0,6–0,75 kg beras per hari. Takaran tersebut setara 1 porsi makan untuk satu orang miskin

Contoh perhitungan:

  • 5 hari puasa sekitar 3–3,75 kg beras
  • 10 hari puasa sekitar 6–7,5 kg beras
  • 30 hari puasa sekitar 20–25 kg beras.

3. Niat membayar fidyah

Saat memberikan fidyah, kamu juga perlu meniatkannya dalam hati. Niat bisa dilakukan dalam hati atau diucapkan secara lisan.

Niat fidyah:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ هَذِهِ الْفِدْيَةَ عَنْ صَوْمِ رَمَضَانَ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija hadzihil fidyata 'an shaumi ramadhana fardhan lillahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan puasa Ramadhan, fardu karena Allah Ta'ala"

4. Berikan fidyah kepada fakir miskin

Setelah beras disiapkan, kamu bisa menyalurkan fidyah kepada orang yang berhak menerima. Cara menyalurkannya antara lain:

  • Memberikan langsung kepada fakir miskin
  • Menitipkan melalui lembaga zakat
  • Menyalurkan melalui program sosial masjid.

Yang penting, fidyah sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan makanan.

Kapan fidyah harus dibayar?

Fidyah boleh dibayar selama Ramadan atau setelah Ramadan selesai. Banyak orang memilih membayar setelah Ramadan agar lebih mudah menghitung jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Beberapa waktu pembayaran yang diperbolehkan:

  • Dibayar setiap hari saat tidak puasa
  • Dibayar sekaligus di akhir Ramadan
  • Dibayar setelah Ramadan selesai.

Tips membayar fidyah dengan benar

Cara Membayar Fidyah dengan Beras
ilustrasi membayar fidyah (pexels.com/Julia M Cameron)

Saat bayar fidyah, pastikan jumlah dan cara penyalurannya sesuai dengan ketentuan syariat. Hal ini penting karena fidyah merupakan pengganti kewajiban puasa bagi orang yang tidak mampu menjalankannya.

Beberapa tips yang bisa kamu lakukan antara lain:

  • Gunakan beras dengan kualitas layak makan, bukan beras yang rusak atau tidak layak konsumsi.
  • Pastikan jumlah fidyah sesuai dengan hari puasa yang ditinggalkan agar tidak kurang dari kewajiban yang harus dibayar.
  • Jika sulit menemukan penerima langsung, kamu bisa menyalurkannya melalui lembaga zakat resmi atau program sosial masjid.
  • Fidyah juga boleh diberikan dalam bentuk makanan siap santap yang mengenyangkan, seperti nasi dan lauk untuk satu porsi makan.

Kesimpulan

Itulah cara membayar fidyah dengan beras, yaitu dengan memberikan sekitar 0,6–0,75 kg beras kepada fakir miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Beras tersebut bisa disalurkan langsung atau melalui lembaga zakat.

Langkahnya meliputi menghitung jumlah hari puasa, menentukan takaran fidyah beras, meniatkan fidyah, lalu memberikannya kepada penerima yang berhak. Dengan memahami cara ini, kamu jadi tahu cara bayar fidyah dengan beras dan berapa kg yang harus diberikan.

FAQ seputar cara membayar fidyah dengan beras

Fidyah beras berapa kg per hari?

Takaran fidyah umumnya 1 mud makanan pokok atau sekitar 0,6–0,75 kg beras untuk satu hari puasa yang ditinggalkan.

Apakah fidyah boleh dibayar sekaligus?

Ya, fidyah boleh dibayar sekaligus setelah Ramadan atau dibayar setiap hari selama Ramadan.

Fidyah diberikan kepada siapa?

Fidyah diberikan kepada fakir miskin yang membutuhkan makanan. Salurkan langsung kepada orang yang membutuhkan atau melalui lembaga zakat.

Apakah fidyah boleh diganti uang?

Sebagian ulama membolehkan fidyah dibayar dengan uang selama nilainya setara dengan makanan yang seharusnya diberikan kepada fakir miskin.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan telah melewati proses editing oleh tim content IDN Times untuk memastikan kualitas dan ketepatan informasi.

Share
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati
Follow Us