Pernah gak sih, merasa capek terus meski sudah merasa tidur cukup? Namun, tetap ada perasaan berat yang gak kunjung hilang? Bisa jadi itu tanda dari quiet burnout, jenis burnout yang lebih sulit dikenali karena gak menunjukkan gejala dramatis seperti breakdown atau menangis di tengah pekerjaan.
Fenomena ini justru sering luput karena penderitanya cenderung menekan gejala dan tetap terlihat baik-baik saja di depan orang lain. Quiet burnout lebih sering menyerang orang-orang yang terbiasa mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri, sampai akhirnya merasa kewalahan dan kelelahan secara emosional. Yuk, simak beberapa cara buat menghindari quiet burnout sebelum semuanya terlambat!
