Cara Mengucapkan Selamat Imlek 2026 dengan Sopan dan Tepat

- Ucapan yang benar dan maknanya
- Ucapan umum "Xin Nian Kuai Le" dan "Gong Xi Fa Cai" memiliki makna doa dan harapan akan kemakmuran.
- Konteks formal memerlukan doa tambahan seperti kesehatan dan umur panjang, sesuai prinsip ren (仁) dalam ajaran Konfusius. - Gerakan tubuh saat mengucapkan selamat Imlek
- Gerakan gong shou (拱手) atau clasped hands gesture merupakan simbol penghormatan.
- Gestur ini disertai sedikit membungkukkan badan, terutama kepada orang yang lebih tua.
Mengucapkan selamat Imlek bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan dan doa baik kepada orang lain. Di Tahun Baru Imlek 2026, cara menyampaikan ucapan dengan tepat menjadi penting agar pesan yang disampaikan terasa tulus dan sesuai adat.
Baik secara lisan maupun tertulis, ucapan Imlek sebaiknya disampaikan dengan sikap yang sopan, bahasa yang baik, serta memperhatikan usia dan hubungan dengan lawan bicara. Berikut panduan cara mengucapkan selamat Imlek 2026 yang benar dan beretika!
1. Ucapan yang benar dan maknanya

Ucapan yang paling umum digunakan adalah “Xin Nian Kuai Le” (新年快乐) yang berarti “Selamat Tahun Baru”, serta “Gong Xi Fa Cai” (恭喜发财) yang bermakna “Semoga memperoleh kemakmuran”. Menurut Chinese Etiquette and Culture oleh Ying Chang Compestine, ucapan ini termasuk bentuk doa, bukan sekadar salam biasa.
Dalam konteks formal atau kepada orang yang lebih tua, ucapan sebaiknya diperpanjang dengan doa tambahan seperti kesehatan dan umur panjang. Hal ini sejalan dengan prinsip ren (仁) dalam ajaran Konfusius, yaitu menunjukkan empati dan ketulusan dalam setiap perkataan, bukan sekadar kata-kata kosong.
2. Gerakan tubuh saat mengucapkan selamat Imlek

Gerakan yang paling lazim adalah gong shou (拱手) atau clasped hands gesture, yaitu tangan kanan dikepal dan ditutup dengan telapak tangan kiri di depan dada. Menurut buku The Customs of China karya James Legge, gestur ini merupakan simbol penghormatan dan niat baik kepada lawan bicara.
Gerakan ini biasanya disertai dengan sedikit membungkukkan badan, terutama saat menyapa orang yang lebih tua. Dalam budaya Tionghoa, bahasa tubuh dianggap sama pentingnya dengan ucapan lisan karena mencerminkan sikap batin dan rasa hormat seseorang.
3. Berdasarkan usia, status, dan aturan sosial

Dalam tradisi Imlek, urutan memberi ucapan sangat diperhatikan. Orang yang lebih muda dianjurkan untuk menyampaikan ucapan terlebih dahulu kepada orang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan. Hal ini selaras dengan nilai xiao (孝) atau bakti kepada orangtua, yang menjadi fondasi utama budaya Tionghoa.
Selain itu, terdapat aturan sosial yang menyertai momen Imlek, seperti tradisi angpao. Menurut The Chinese Family System oleh Maurice Freedman, orang yang telah menikah dianggap memiliki tanggung jawab sosial lebih besar, sehingga memberi angpao kepada yang belum menikah. Oleh karena itu, ucapan Imlek juga sebaiknya disesuaikan dengan usia, status pernikahan, dan hubungan sosial agar tetap sopan dan beretika.
Dengan memahami cara mengucapkan selamat Imlek 2026 berdasarkan nilai budaya dan filosofi Tionghoa, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menunjukkan rasa hormat dan ketulusan yang sesungguhnya. Imlek pun menjadi momen mempererat hubungan, bukan sekadar perayaan tahunan.


















