ilustrasi berdoa di depan Kaabah (pexels.com/M1DDL3 M7N)
Di antara amalan utama yang disunahkan pada bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10, adalah puasa Asyura. Ibadah ini termasuk sunah muakkad, yakni amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena mengandung keutamaan besar bagi umat Islam.
Anjuran ini bersumber dari hadis riwayat Imam Muslim, di mana Rasulullah SAW bersabda,
“An Abi Qatadah radhiyallahu 'anhu, anna Rasulallahi shallallahu 'alaihi wa sallam su`ila 'an shiyami yaumi 'Asyura, faqala: yukaffiru as-sanatal madhiya.” (rwah musliman)
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram.” (HR Muslim).
Dalam riwayat lain dari sahabat Abu Qatadah, Nabi Muhammad SAW bersabda,
Artinya: “Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar Ia mengampuni dosa setahun yang lalu.” (HR At-Tirmidzi).
Dilansir NU, para ulama menjelaskan bahwa pengampunan dosa dalam keutamaan puasa 10 Muharram merujuk pada dosa-dosa kecil. Jika tidak memiliki dosa kecil, maka diharapkan puasa ini menjadi sebab keringanan dosa besar atau pengangkat derajat, dan dianjurkan pula menambahkan puasa sehari sebelum atau sesudah Asyura agar tidak menyerupai praktik orang Yahudi.
Kini kamu sudah tahu kapan 10 Muharram 2026 dan bagaimana pentingnya hari Asyura bagi umat Islam. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan merenungi hikmah di balik peringatan ini sebagai bekal spiritual di tahun baru Hijriyah.
Penulis: Angel Rinella