Kenapa Banyak Orang Justru Lebih Boros Saat Ramadan?

- Ramadan sering membuat pengeluaran meningkat karena banyak promo dan diskon menarik yang menggoda masyarakat untuk berbelanja lebih dari biasanya.
- Ajakan buka puasa bersama menjadi salah satu penyebab utama pemborosan, karena biaya makan di luar dan transportasi bertambah tanpa disadari.
- Tradisi membeli baju baru, memberi hampers, serta menyiapkan THR menjelang Lebaran turut memperbesar pengeluaran selama bulan Ramadan.
Bulan Ramadan sebenarnya momen untuk menahan diri dari godaan nafsu diri dan duniawi. Namun di momen spesial ini, pengeluaran bisa jadi makin 'meledak'. Banyak kegiatan yang cuma ada di bulan Ramadan, sehingga hal ini bisa menyebabkan pengeluaran terasa lebih banyak dari biasanya.
Tanpa disadari, momentum yang seharusnya mengajarkan kita untuk menahan nafsu justru membuat kita tergoda oleh hal-hal lain. Lalu, apa sebenarnya yang membuat banyak orang justru lebih boros selama Ramadan?
1. Banyak promo dan diskon sepanjang bulan Ramadan

Tiap bulan pasti kamu familier dengan diskon tanggal kembar. Nah berhubung puasa jatuh di pertengahan Februari-Maret, mulai banyak promo 3.3, loh. Gak cuma itu, yang bisa bikin kamu boros ketika tergoda juga oleh diskon dan promo fantastis Ramadan Sale.
Beberapa pusat perbelanjaan atau brand juga memberikan banyak promo Ramadan Sale. Bahkan, ada juga midnight sale di beberapa mal. Kalau kamu mudah tergiur, sudah pasti bakal boros banget selama bulan Ramadan ini.
2. Banyak ajakan berbuka puasa

Salah satu budget terbesar bisa jadi datang dari undangan buka puasa. Bulan Ramadan juga menjadi ajang untuk reunian antar kawan lama atau kumpul-kumpul santai dari teman sekolah, rekan kerja, keluarga, dan komunitas.
Hati-hati, meskipun menyenangkan justru undangan berbuka bisa menjadi faktor penyebab boros. Banyak pengeluaran tambahan untuk biaya makan di luar hingga transport yang tanpa sadar menguras budget.
3. Ada tradisi untuk membeli baju baru buat Lebaran

Tradisi paling populer saat Lebaran adalah membeli baju baru. Gak heran, bila tiap Lebaran berbagai pusat perbelanjaan selalu banjir pengunjung yang mencari baju Lebaran baru.
Namun ternyata, kebiasaan ini sudah ada sejak awal abad ke-20. Konon, kalangan bangsawan Kesultanan Banten di era 1596 sudah sibuk membeli baju baru untuk perayaan Idul Fitri.
4. Budaya memberikan hampers kepada kerabat atau teman yang merayakan Idul Fitri

Ssaling memberi hadiah juga tradisi yang kerap dilakukan banyak orang menjelang Lebaran. Gak heran, kalau pengeluaran cukup besar karena ada budaya memberikan hampers kepada rekan kerja, teman, atau keluarga besar.
Gimana, apakah kamu termasuk salah seorang yang ikut melakukan tradisi memberi hampers ini? Kamu harus siap-siap budget lebih, nih!
5. Harus menyiapkan THR

Pembagian THR merupakan salah satu hal yang dinantikan menjelang Lebaran. Umumnya, perusahaan akan memberikan Tunjungan Hari Raya (THR) atau gaji ke-13. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ada juga tradisi memberikan THR kepada sanak keluarga.
Namun dalam ajaran Islam, pemberian baik ini terasuk sedekah atau hadiah. Sudahkah kamu menyisihkan sebagian THR-mu untuk diberikan kepada orang lain?
Itulah beberapa alasan yang bisa menjadi faktor kenapa kamu justru merasa boros saat bulan Ramadan. Mana sih hal-hal yang kamu lakukan juga?