Punya hobi kadang terasa seperti harus punya hasil. Baru suka bikin keramik, sudah terpikir jualan. Jago merajut sedikit, mulai ingin buka preorder. Bahkan, membaca buku atau memotret pun rasanya sayang kalau tidak sekalian dijadikan konten. Di tengah budaya side hustle, mudah sekali lupa bahwa tidak semua hal yang kita suka harus berubah menjadi sumber penghasilan.
Padahal, justru ada nilai besar dari melakukan sesuatu tanpa target, angka, atau tuntutan apa pun. Hobi bisa menjadi ruang kecil untuk istirahat dari hidup yang serba terukur, sekaligus cara kembali menikmati proses tanpa tekanan. Jadi, kenapa hobi yang tidak menghasilkan uang justru penting untuk Gen Z? Yuk, simak!
