Bumiluhur (Dok. Kota Baru Parahyangan)
Nilai investasi properti di Kota Baru Parahyangan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Beberapa laporan pasar properti mencatat kenaikan nilai properti di kawasan ini berada pada kisaran rata rata 7-10 persen per tahun. Pertumbuhan ini didorong oleh pengembangan kawasan yang terus berlangsung serta peningkatan fasilitas kota mandiri.
Selain potensi capital gain, peluang pendapatan dari penyewaan juga cukup menarik. Berdasarkan data listing di Rumah123 pada tahun 2026, rumah keluarga di kawasan Kota Baru Parahyangan dapat disewakan pada kisaran Rp80 juta hingga Rp100 juta per tahun. Dengan kisaran harga rumah sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp6 miliar, potensi rental yield berada pada kisaran 2-3 persen per tahun.
Di sisi lain, potensi sewa jangka pendek juga mulai berkembang seiring meningkatnya kunjungan ke kawasan ini. Data dari platform Airbnb pada tahun 2026 menunjukkan tarif sewa hunian harian di Kota Baru Parahyangan berada pada kisaran Rp1,8 juta hingga Rp3 juta per malam. Dengan tingkat okupansi tertentu, model sewa harian ini berpotensi menghasilkan rental yield sekitar 4-5 persen per tahun.
Dengan kombinasi pertumbuhan nilai properti dan peluang pendapatan dari penyewaan, investasi properti di Kota Baru Parahyangan dapat memberikan potensi keuntungan baik dari capital gain maupun recurring income bagi investor. Dengan kisaran harga rumah di kawasan ini yang berada di rentang sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp6 miliar, peluang yield dari penyewaan dapat menjadi tambahan pendapatan yang menarik bagi investor.
Bagi investor dari Jakarta, skema ini menghadirkan dua keuntungan sekaligus:
Capital appreciation dari kenaikan nilai properti seiring perkembangan kawasan.
Passive income dari penyewaan properti.