Mengapa adab lebih tinggi daripada ilmu? Karena ilmu tanpa adab bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kesombongan. Sebaliknya, adab tanpa ilmu masih membuka jalan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Dalam Islam, adab berarti akhlak, tata krama, dan sikap hormat yang sesuai dengan ajaran syariat. Sedangkan ilmu adalah pengetahuan yang membawa manusia semakin dekat kepada Allah. Namun ilmu hanya akan bermanfaat jika dibimbing oleh adab.
Imam Malik rahimahullah pernah berkata bahwa beliau belajar adab lebih dahulu sebelum belajar ilmu. Hal ini menunjukkan bahwa para ulama terdahulu sangat menekankan pembentukan karakter sebelum memperdalam pengetahuan.
Allah juga mengingatkan kita dalam QS Al-Hujurat ayat 2 agar menjaga adab kepada Rasulullah. Jika kepada Nabi saja kita diperintahkan untuk menjaga sikap, maka kepada guru, orang tua, dan sesama manusia tentu kita harus lebih berhati-hati.
Rasulullah saw bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak. Artinya, misi utama Islam bukan hanya menambah ilmu, tetapi memperbaiki akhlak.
Berapa banyak orang yang berilmu tinggi, tetapi lisannya menyakiti? Berapa banyak yang cerdas, tetapi meremehkan orang lain? Inilah akibat ketika ilmu tidak disertai adab.
Karena itu, saat kita menuntut ilmu, jagalah niat, hormati guru, dan rendahkan hati. Sebab ilmu yang tidak membuat kita semakin tawaduk justru menjadi tanda ada yang salah dalam proses belajar kita.