Kalau beberapa tahun lalu banyak anak muda berlomba-lomba terlihat mapan, sekarang trennya mulai berubah. Di media sosial, semakin banyak Gen Z yang secara terbuka mengaku sedang berhemat, menolak ajakan nongkrong karena ingin menabung, atau memilih membeli barang sesuai kebutuhan. Hal yang dulu dianggap memalukan, kini justru mulai dipandang sebagai sesuatu yang wajar.
Perubahan ini menunjukkan bahwa cara pandang terhadap uang mulai bergeser. Gen Z tidak lagi terlalu sibuk membangun citra "kelihatan kaya", tetapi lebih fokus pada kondisi finansial yang sehat. Lalu, apa yang membuat perubahan pola pikir ini semakin banyak terjadi? Berikut 5 alasan mengapa Gen Z mulai berhenti pura-pura kaya dan lebih memilih menjadi autentik soal isi dompet mereka.
