Peluncuran Buku Intan Paramaditha bersama Gramedia berjudul Malam Seribu Jahanam pada Sabtu (8/7/2023) di Cemara 6 Galeri, Menteng. (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Intan Paramaditha adalah penulis Indonesia yang saat ini menjadi Harvard Radcliffe Fellow (Walter Jackson Bate Fellow in Fiction and Poetry 2026 to 2027). Saat finalis diumumkan, ia sedang berada di Amerika Serikat sebagai peraih fellowship bergengsi dari Harvard University tersebut. Ia meraih gelar doktor dari New York University, mengajar Kajian Media dan Film di Macquarie University, Sydney, dan menjadi salah satu pendiri kolektif feminis Sekolah Pemikiran Perempuan.
Sebelumnya, kumpulan cerpennya yang berjudul Sihir Perempuan, terbit dalam bahasa Inggris dengan judul Apple and Knife dan masuk dalam seri Weird Girls dari Vintage Classics. Novel lain yang berjudul Gentayangan (The Wandering) meraih penghargaan Karya Sastra Prosa Terbaik Tempo 2017 dan English PEN Translates Award, serta masuk daftar panjang Stella Prize. Kini Intan sedang menjalani tur buku di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada, termasuk di Wimbledon BookFest, London Literature Festival di Southbank Centre, dan Toronto International Festival of Authors. Novelnya juga sudah terbit dalam bahasa Italia, dengan hak terjemahan yang telah terjual ke Prancis dan Polandia.
Masuknya Night of a Thousand Hells ke daftar finalis National Book Award 2026 menjadi bukti bahwa cerita dari Indonesia punya tempat di panggung sastra dunia. Kini, semua mata tertuju pada malam penganugerahan 18 November 2026 untuk melihat apakah karya Intan Paramaditha akan membawa pulang gelar pertamanya.