Kalau suka novel klasik Jepang, jangan berhenti dengan baca buku-bukunya Osamu Dazai. Mari, melirik pula penulis bernama Yukio Mishima. Sosoknya lumayan kontroversial, apalagi kalau kamu membaca hikayat akhir hayatnya dan beberapa rumor yang mengiringi dirinya. Namun, sebagai penulis, Mishima dikenal sebagai talenta berbakat.
Caranya merangkai kata benar-benar memanjakan pembaca. Tulisannya kaya metafora dan diksinya bikin pembaca terlena. Satu lagi, prinsip dan nilai yang dianutnya tampak kontradiktif sehingga membuatnya jadi sosok yang enigmatik. Ia dikenal idealis dan konservatif soal politik, bahkan cenderung fasis. Namun, novel-novelnya terasa progresif. Penasaran? Ini lima novel klasik Jepang Yukio Mishima yang bisa membuktikan kontradiksi itu.
