Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Novel Thriller Psikologis dengan Misteri Rumit ala Agatha Christie

Novel Thriller Psikologis dengan Misteri Rumit ala Agatha Christie
Murder at the Grand Alpine Hotel (agathachristie.com) | The Getaway (kieranscott.com)
  • Lima thriller psikologis modern direkomendasikan bagi penggemar misteri ala Agatha Christie, dengan teka-teki pembunuhan, karakter penuh rahasia, dan petunjuk yang terungkap bertahap.
  • Murder at the Grand Alpine Hotel, The Silent Appeal, dan Ten Perfect Guests menghadirkan pembunuhan di lingkungan tertutup, dari hotel Alpen hingga pulau terpencil.
  • Untamed Coast memakai tiga lini masa untuk mengungkap kasus emas curian dan perempuan hilang, sementara The Getaway menyorot pembunuhan saat tamu vila terjebak badai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Agatha Christie menjadi salah satu nama yang sulit dilepaskan dari dunia novel misteri. Karya-karyanya dikenal lewat kasus pembunuhan yang rumit, karakter-karakter penuh rahasia, serta petunjuk kecil yang sering kali baru terasa penting setelah semuanya terungkap. Tidak heran jika gaya misteri klasiknya masih menginspirasi banyak penulis hingga sekarang.

Bagi pembaca yang menyukai cerita penuh teka-teki, mencari bacaan setelah menyelesaikan novel Agatha Christie tentu bisa menjadi tantangan tersendiri. Untungnya, ada sejumlah novel thriller psikologis modern yang menawarkan atmosfer serupa dengan pendekatan yang lebih kekinian. Lima novel thriller psikologis dengan misteri rumit ala Agatha Christie berikut ini tak kalah menarik untuk dibaca.

  1. 1. Murder at the Grand Alpine Hotel — Lucy Foley

    Murder at the Grand Alpine Hotel.
    Murder at the Grand Alpine Hotel (agathachristie.com)

    Kalau ingin merasakan sesuatu yang paling dekat dengan novel Agatha Christie, Murder at the Grand Alpine Hotel bisa menjadi pilihan yang sulit dilewatkan. Lucy Foley menghadirkan kembali karakter ikonik Christie, Miss Marple, dalam misteri baru yang berlatar di Pegunungan Alpen Swiss. Ceritanya membawa Miss Marple berlibur ke sebuah hotel pada 1950, tetapi suasana tenang tersebut berubah setelah terjadi pembunuhan.

    Para tamu yang berkumpul di Grand Alpine Hotel juga terasa seperti kumpulan karakter klasik dalam cerita whodunit. Ada bintang film yang mulai menua, calon politikus Inggris bersama istrinya, seorang inspektur asal Prancis, hingga sekelompok biarawati yang sedang bermain ski. Di tengah situasi terisolasi tersebut, Miss Marple harus mengurai berbagai rahasia, penyamaran, dan kasus emas yang dicuri.

  2. 2. The Silent Appeal — Janice Hallett

    The Silent Appeal.
    The Silent Appeal (goodreads.com)

    Janice Hallett kembali membawa pembaca ke dunia kelompok teater amatir Fairway Players melalui The Silent Appeal. Kali ini, kelompok tersebut sedang mempersiapkan pertunjukan drama misteri The Hollow karya Agatha Christie. Namun, proses latihan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap ketika sebuah kecelakaan mengerikan terjadi pada malam pembukaan.

    Dua pengacara bernama Charlotte dan Femi kemudian berusaha mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi. Alih-alih menggunakan narasi konvensional, Hallett menyusun kisah melalui kumpulan pesan teks, email, dan percakapan WhatsApp. Pembaca harus mengumpulkan potongan informasi tersebut dan menentukan sendiri mana yang benar, mana yang sengaja disembunyikan, dan siapa yang sedang berbohong.

  3. 3. Ten Perfect Guests — Jonathan Santlofer

    Ten Perfect Guests.
    Ten Perfect Guests (goodreads.com)

    Bayangkan sepuluh orang berkumpul di sebuah pulau tropis terpencil karena mendapat tawaran warisan. Kedengarannya seperti awal dari liburan mewah, tetapi Ten Perfect Guests justru menggunakan situasi tersebut sebagai fondasi sebuah misteri pembunuhan yang semakin kacau. Ceritanya bermula setelah seniman terkenal Victor D'Arcangelo meninggal secara tiba-tiba.

    Orang-orang terdekatnya kemudian diundang menghadiri acara peringatan di sebuah pulau dengan iming-iming warisan yang cukup besar. Tidak butuh waktu lama sebelum suasana berubah menjadi mimpi buruk. Para tamu mulai meninggal satu per satu, sementara mereka tidak tahu siapa yang bisa dipercaya di antara kelompok tersebut. Bagi penggemar And Then There Were None, novel Jonathan Santlofer ini menawarkan konsep serupa.

  4. 4. Untamed Coast — Kevin C. Morris

    Untamed Coast.
    Untamed Coast (penguinrandomhouse.com)

    Ceritanya mengikuti Marconi Franco, seorang duda yang hidup di atas kapal di kawasan terpencil Alaska Tenggara. Suatu malam, ia mendengar sinyal darurat misterius dan memutuskan untuk mencari sumbernya. Keputusan tersebut justru membawanya pada kasus lama yang berkaitan dengan emas curian dan serangkaian perempuan yang menghilang.

    Novel debut Kevin C. Morris ini menggunakan tiga lini masa yang saling terhubung. Pembaca akan mengikuti seorang operator radio pada 1938, seorang perempuan yang berusaha bertahan dalam pernikahan penuh kekerasan pada 1980-an, serta pencarian Marconi di masa kini. Struktur tersebut membuat informasi diberikan secara bertahap, sehingga pembaca harus menyatukan berbagai potongan kejadian dari masa berbeda.

  5. 5. The Getaway — Kieran Scott

    The Getaway.
    The Getaway (kieranscott.com)

    Ceritanya berpusat pada tiga pasangan yang setiap tahun berkumpul di sebuah vila mewah di Hamptons milik teman mereka yang seorang miliarder. Selama tiga tahun, pertemuan tersebut selalu berlangsung menyenangkan, tetapi semuanya berubah ketika kartu-kartu biru misterius ditemukan di kamar masing-masing tamu. Kartu tersebut mulai membongkar rahasia, ambisi, dan persaingan yang selama ini disembunyikan.

    Situasi semakin buruk ketika badai melanda dan membuat semua orang terjebak di vila. Di tengah kelompok yang mulai saling mencurigai, sebuah pembunuhan terjadi dan pelakunya diyakini masih berada di antara mereka. Persahabatan mulai retak, hubungan pasangan ikut terguncang, dan setiap karakter memiliki alasan yang cukup untuk dicurigai.

    Novel misteri karya Agatha Christie memang memiliki formula yang sulit ditiru, tetapi bukan berarti penggemar genre ini kehabisan pilihan bacaan. Dari lima novel thriller psikologis dengan misteri rumit ala Agatha Christie, mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More