ilustrasi koneksi internet (unsplash.com/Jonathan Kemper)
Saat kapasitasmu sudah berada di titik terendah, masalah paling sepele pun bisa terasa besar. Kabel charger terselip, makanan datangnya lama, koneksi internet mendadak lemot, atau seseorang mengirim pesan bertubi-tubi bisa langsung membuat emosimu melejit. Padahal di hari biasa kamu bakal santai saja menghadapinya.
Nanti setelah suasana hatimu tenang, baru deh kamu heran sendiri, “Duh, kenapa ya tadi aku harus se-emosi itu cuma gara-gara masalah begitu?” Jawabannya sederhana, kok, pemantiknya bukan masalah kecil tersebut, melainkan isi kepalamu yang memang sudah terlampau penuh sejak awal. Begitu kamu memberi diri jeda untuk diam dan benar-benar beristirahat, hal yang tadi bikin kesal biasanya akan kembali terlihat sebagai masalah biasa.
Jika overstimulated bikin hal sepele terasa mengganggu, tarik napas dulu dan beri dirimu waktu untuk benar-benar lepas dari layar maupun tumpukan urusan. Tidak perlu merasa bersalah hanya karena kamu memilih untuk diam sejenak demi memulihkan energi yang terkuras. Jadi, apa hal paling sederhana yang mau kamu lakukan kalau sedang overstimulated?