Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

51 Quotes Reda Gaudiamo Penulis Na Willa, Nasihat Hangat Khas Ibu pada Anak

51 Quotes Reda Gaudiamo Penulis Na Willa, Nasihat Hangat Khas Ibu pada Anak
Reda Gaudiamo (instagram.com/reda.gaudiamo)
Intinya Sih
  • Reda Gaudiamo dikenal sebagai jurnalis, penulis, dan musisi yang menciptakan karakter Na Willa serta membagikan pesan hangat lewat buku dan konten berjudul Hai, Nak!.
  • Pesan Reda menekankan pentingnya cinta diri, keberanian mencoba hal baru, menghargai proses hidup, serta hubungan saling hormat antara orangtua dan anak.
  • Gaya khas sapaan 'Hai, Nak!' membuat nasihat Reda terasa personal dan menyentuh hati banyak orang karena kesederhanaannya yang penuh makna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di balik film Na Willa yang baru tayang pada 18 Maret 2026, Reda Gaudiamo yang berperan membangun karakter itu sampai menjadi tiga buku seri Na Willa. Reda Gaudiamo merupakan jurnalis, penulis, juga musisi yang kerap membawakan musikalisasi puisi. Namanya makin dikenal bayak orang karena konten-konten durasi pendek berisi nasihat-nasihat bijak seorang ibu kepada anaknya.

Dari konten-konten itulah yang pada akhirnya meluncurkan buku berjudul Hai, Nak! Karyanya begitu dekat dengan banyak orang berkat penuturannya yang begitu hangat. Kalau kamu pengin tahu, berikut IDN Times kumpulkan deretan quotes Reda Gaudiamo penulis Na Willa yang akan menyentuh hatimu!

1. Reda rutin membagikan pesan-pesan hangat seperti menyampaikan pada anaknya sendiri

Reda Gaudiamo
Reda Gaudiamo (instagram.com/reda.gaudiamo)
  1. Kalau orangtua ingin anaknya didengar, maka mereka harus mulai mendengar.
  2. Ketika mereka menganggap sosial media itu buruk, seberapa tahu sih mereka tentang sosial media?
  3. Saya ingin orangtua belajar respect.
  4. Banyak orangtua merasa bahwa punya anak itu sebuah pencapaian, tabungan untuk hari tua, sehingga segala sesuatu dicurahkan kepada anak itu agar nanti ketika orangtua sudah lanjut usia, maka anak akan mengurusi.
  5. Saya rasa sebagai orangtua, kita seharusnya sudah siap ketika memutuskan punya anak bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi milik dunia. Kalau tidak siap dengan itu, jangan punya anak.
  6. Punya anak itu bukan untuk kita sebenarnya. Punya anak ini untuk membuat dunia lebih baik, membuat dunia ini jadi sedikit punya makna berbeda ketika anak lahir.
  7. Hai, Nak. Tolong jangan benci, jangan marah, jangan kesal pada dirimu untuk hal-hal yang tidak kamu punya. Tapi tolong banget, cintai dirimu. Cintai dirimu untuk segala yang kamu punya, untuk semua yang kamu bisa. Buatku, kamu selalu istimewa. Sungguh, Nak. Baik-baik, ya.
  8. Hai, Nak, lagi apa? Baik-baik, ya. Aku dari sini mengirim doa, mengirim sayang, mengirim peluk.
  9. Semoga harimu terisi tawa yang nyaring, penuh sukacita.
  10. Semoga hari-harimu sukacita dan kasih. Lihat, langit luas sudah menanti terbangmu menaklukkan dunia.
  11. You are perfect, exactly as you are.
  12. Apa pun yang kamu miliki, yang menempel padamu, sudah sempurna apa adanya. Tak ada yang perlu diubah-ubah.
  13. Kau, indah apa adanya, Nak. Rayakanlah itu, seperti kami selalu merayakanmu.
  14. Cantik itu adalah kamu, apa adanya, seperti yang kamu lihat di cermin.

2. Pesannya selalu berisi kalimat-kalimat bijak dan reminder tentang nilai-nilai kehidupan

Reda Gaudiamo
Reda Gaudiamo (instagram.com/reda.gaudiamo)
  1. Jangan lupa bersenang-senang, ya
  2. Jangan biarkan ketakutan menahanmu untuk bergembira dan menghalangimu mengerjakan hal-hal yang kamu suka. Rugi, Nak.
  3. Jangan takut mencoba sesuatu yang baru. Mencoba dan gagal itu jauh lebih baik daripada gak mau mencoba sama sekali karena gak berani.
  4. Sukses itu dibangun dari kesalahan demi kesalahan.
  5. Gagal itu manusiawi. Dari kegagalan, kita tahu apa yang perlu diperbaiki, dan menghasilkan yang lebih baik.
  6. Nak, percayalah bahwa kamu akan baik-baik saja.
  7. Hai, Nak. Ketika kamu percaya bahwa hidup ini hanya sekali, tolong manfaatkan waktu yang kamu punya dengan sebaik-baiknya. Kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.
  8. Pakai waktumu dengan sebaik-baiknya. Pilih dengan hati. Jalani dengan berani. Janji, ya, Nak?
  9. Hai, Nak? Kapal yang menunggu angin yang tepat untuk berlayar, gak akan pernah berangkat meninggalkan pelabuhan. Nah, hidupmu seperti itu juga. Kalau kamu terus menunggu saat yang tepat untuk mulai belajar, untuk kerja, kamu gak akan pernah memulai. Jadi, mulailah sekarang. Gak usah menunggu. Ada kesempatan, sikat. Belum ada kesempatan? Kamu yang memulai.
  10. Hai, Nak. Jangan terlalu tegang. Bikin kesalahan itu biasa, manusiawi. Dari kesalahan kan kita belajar hal baru. Orang yang gak pernah salah, gak pernah gagal, gak pernah belajar hal baru. Kasihan banget, kan? So, that's okay make mistakes. Learn from it.

3. Bukan hanya anak yang hormat, menurutnya orangtua juga perlu hormat pada anak

Reda Gaudiamo
Reda Gaudiamo (instagram.com/reda.gaudiamo)
  1. Maju terus pantang ragu, Nak. Ketika datang pekerjaan baru yang seru banget, kesempatan belajar hal baru, ambil! Jangan ragu, itu kesempatan bagus buat kamu melaju ke depan. Kalau kamu ragu-ragu terus, takut mencoba hal baru, khawatir bakal bisa atau enggak sebelum mencoba, kamu gak akan bisa ke mana-mana.
  2. Kamu perlu percaya diri untuk mencapai banyak hal dalam hidupmu. Ragu-ragu hanya bikin kamu stuck bahwa apa yang kamu jalani ini gak gampang, sudah pasti. Tetapi segala sesuatu yang baru pada mulanya selalu gak gampang, kan?
  3. Apakah pacarmu suka bonceng kamu terus melawan arus dan melanggar lampu merah? Itu berbahaya, kan, ya. Kalau masih pacaran aja udah cuek, gak memperhatikan keselamatanmu, nanti kalau sudah menikah akan lebih parah lagi. Jadi, tolong dipikir-pikir, mau sama dia?
  4. Ada tawa yang emnghangatkan hati. Ada pelajaran yang membuat kamu lebih kuat. Mungkin ada juga tangis yang mengingatkan kita manusia. Tapi, ingat, semua itu adalah bagian dari hidup. Bagian dari cerita yang membuatmu jadi dirimu. Nak, aku sangat berharap kamu bahagia dan puas akan pencapaianmu. Kalaupun sempat kecewa karena ada yang belum tercapai, tenang, gak apa-apa.
  5. Kamu harus tahu bahwa tidak ada perjalanan yang sia-sia. Kalau ada resolusi yang gak lolos, itu biasa, bukan berarti kamu gagal. Itu menandakan bahwa masih ada ruang untuk tumbuh, ada kesempatan untuk mencoba lagi.
  6. Kalau sekarang belum suka membaca, mungkin belum menemukan buku yang tepat, yang ceritanya mengena di hati. Cari dan cari dan cari terus.
  7. Menulis cerita bersama anak bisa menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan, orang tua juga akan lebih mengenal anak melalui kegiatan menyenangkan ini. Jangan khawatir karena tidak punya ide untuk ditulis, apalagi khawatir idenya tidak bagus. Ide yang tidak bagus jauh lebih bagus daripada ide yang tidak dituliskan.
  8. Tahu gak kenapa hatimu terasa berat dan sedih? Itu karena selama ini kamu memberikan perhatian yang sangat banyak kepada mereka yang tidak pernah memperhatikan kamu. Itu karena kamu memberikan banyak waktumu kepada mereka yang gak punya waktu buatmu. Ini karena kamu menggantungkan diri pada mereka karena kamu kagum, kamu sayang sama mereka. Padahal mereka sangat ingin melepaskan diri dari kamu. Nak, sekaranglah saatnya untuk melepaskan dirimu dari mereka.
  9. Hai, Nak. Kadang-kadang kita menang, kadang-kadang enggak. Ketika gak menang itulah kita sebenarnya belajar banyak banget. Jadi, gak menang, gak apa-apa karena kita malah belajar.
  10. Hai, Nak. Ukuran sukses itu bukan tampang yang cakep, duit yang banyak, terkenal, bukan. Tapi rasa damai, rasa senang, bahagia, ketika kamu melakukan sesuatu atau mencapai sesuatu. Nah, PR-nya adalah menemukan hal-hal yang bisa bikin kamu senang, bahagia, dan gembira.
  11. Hai, Nak. Besok itu adalah halaman pertama dari sebuah buku berisi 365 halaman kosong. Isi dengan baik, ya. Selamat tahun baru.
  12. Hai, Nak. Kita juga harus jadi teman yang baik. Teman yang bisa menerima sahabat kita apa pun cerita masa lalunya. Semangat mendorong apa pun yang ingin dia capai di masa depan dan kita terima dia apa adanya hari ini.

4. Setiap pesannya diawali dengan sapaan "Hai, Nak!", khas dan penuh kehangatan

Reda Gaudiamo
Reda Gaudiamo (instagram.com/reda.gaudiamo)
  1. Hai, Nak. Punya teman itu memang baik tetapi kalau dia hanya bikin pikiranmu kusut, hatimu susah, dan membuat kamu sering terjebak dalam hal-hal yang gak asing, dia bukan teman yang kamu perlukan. Dilepas aja, gak apa-apa.
  2. Coba pikirkan dan ingat-ingat hal-hal yang selalu bikin kamu gembira ketika melakukannya. Atau hal-hal yang selalu bikin kamu semangat kalau memikirkannya. Nah, kayaknya itu yang akan jadi pegangan kamu di masa depan.
  3. Hai, Nak. Coba dong belajar santai, relaks. Jangan semua dibawa pani, dikhawatirin, bikin kamu gak bisa tidur. Gak ada gunanya. Yuk, Nak, ambil napas. Yakinkan dirimu bahwa semua akan baik-baik saja, bahwa kamu akan bisa mengatasi ini semua. Belajar tenang, santai, simpan energimu untuk hal yang lebih penting. Bisa, kan?
  4. Hai, Nak. Di mana pun kamu berada dan apa pun yang kamu kerjakan, pasti ada saja orang yang suka mengkritik, mencela, ngomong jelek di belakang. Itu biasa dari zaman saya juga begitu. Yang harus kamu lakukan cuma satu, selesaikan pekerjaanmu dengan sebaik-baiknya. Sudah, itu saja, yang lain-lain lupakan.
  5. Hai, Nak. Ketika kamu harus membuat pilihan, pilih yang kamu cintai dan cintai pilihanmu. Choose your love, love your choice.
  6. Hai, Nak. Tuhan itu ngasih kita mulut yang bisa ditutup dan telinga yang terbuka terus. Pasti ada maksudnya kenapa Dia bikin gitu. Coba pikirin!
  7. Hai, Nak. Selamat pagi! Hari baru sudah datang. Jalani hari ini dengan gembira, lakukan segala sesuatunya pakai hati. Semangat, ya! Aku kirim doa dari ini.
  8. Hai, Nak. Kita memang bukan Superman atau Wonder Woman. Jadi, sewaktu-waktu lelah, sewaktu-waktu kesal, gak apa-apa banget. Kita manusia biasa. Yang penting, jangan lupa bangkit, jangan lupa semangat dan gembira selalu.
  9. Hai, Nak. Kapan terakhir kali aku bilang I Love You, ya? Maaf, aku memang parah sekali soal itu. Tapi kamu tahu, kamulah satu-satunya di dunia ini yang aku cinta mati-matian since day one until forever.
  10. Hai, Nak. Untuk urusan karier, kamu gak bisa dibilang tamat ketika kamu kalah atau melakukan kesalahan besar. Tapi, kamu dibilang tamat ketika memilih menyerah. Jadi, jangan pernah menyerah, Nak. Semangat maju terus, ya.

5. Reda menyentuh hati banyak orang lewat pesan-pesannya yang sederhana

Reda Gaudiamo dan Seri buku Na Willa (instagram.com/reda.gaudiamo)
Reda Gaudiamo dan Seri buku Na Willa (instagram.com/reda.gaudiamo)
  1. Teman itu kan gak harus banyak jumlahnya. Yang penting, kamu punya satu atau dua orang, menurut saya udah cukup. Jumlah itu gak menentukan kamu akan gembira, kamu akan seru, gak. Saya rasa punya teman sedikit tapi dekat, bahkan satu saja tapi dekat sudah cukup.
  2. Setiap orang punya jalannya sendiri, punya waktunya sendiri, timeline-nya sendiri. Yang pasti, setiap saat itu tepat dan akan datang kepadamu. Sabar aja, gak usah iri, gak usah lihat kiri kanan.
  3. Hai, Nak. Kamu gak harus lho menikah sebelum umur 30 tahun. Siapa yang bilang kamu harus punya anak sebelum umur 35 dan anak kamu harus lebih dari satu? Gak ada yang mengharuskan kamu tetap dalam sebuah ikatan bersama seseorang yang gak lagi mencintai kamu. Yang harus kamu lakukan cuma satu, menjalani hidup ini hari demi hari dengan gembira.
  4. Selamat ulang tahun, Nak. Berterima kasih, bersyukur masih diberi hari, diberi kesempatan untuk melakukan hal-hal di depan sana. Nak, umur itu bukan patokan bahwa kamu harus mencapai sesuatu di usia ini. Bukan juga saat untuk berhenti karena kamu merasa sudah terlalu dewasa. Umur hanya catatan. Yang penting, semangat yang kamu punya untuk terus jalan, maju, berani, dan gembira.
  5. Hai, Nak. Ada hal baru yang menarik dicoba baik itu pekerjaan, pelajaran. Apa pun, coba saja. Lebih baik mencoba dan ternyata tidak suka daripada tidak mencoba sama sekali dan nyesal belakangan. Gak asyik itu.

Demikian kumpulan quotes Reda Gaudiamo penulis Na Willa yang sangat bijak dan menyentuh hati. Semoga bisa memberikanmu kekuatan, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us