Buku The Diary of Young Girl karya Anne Frank (amazon.com)
Merupakan catatan harian yang merekam pengalaman seorang remaja Yahudi selama bersembunyi di masa Holocaust. Buku ini ditulis dengan sudut pandang personal, jujur, dan penuh emosi, sehingga pembaca bisa merasakan ketakutan sekaligus harapan di tengah situasi gelap. Anne Frank tidak hanya menulis tentang perang, tetapi juga tentang tumbuh dewasa, mimpi, dan pencarian jati diri. Inilah yang membuat bukunya melampaui sekadar dokumen sejarah.
Natalie Portman dikenal menyukai karya ini karena kekuatan suara Anne yang polos namun berani. Kisahnya merepresentasikan kemanusiaan, empati, dan ketahanan batin yang kerap menjadi tema favorit Natalie dalam memilih bacaan. Buku ini juga menyoroti perspektif perempuan muda yang berpikir kritis di tengah keterbatasan.
Rekomendasi buku sastra klasik favorit Natalie Portman menunjukkan bahwa karya-karya lama tetap relevan untuk dibaca di era modern. Lewat cerita yang mendalam dan karakter yang kompleks, buku-buku ini mengajak pembaca memahami emosi serta dilema manusia secara lebih jujur. Pilihan bacaan Natalie juga mencerminkan ketertarikannya pada isu identitas, kemanusiaan, dan pencarian makna hidup. Jika kamu ingin membaca sastra klasik dengan sudut pandang yang reflektif, daftar ini layak masuk dalam reading list kamu.