Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Surat Al-'Alaq Ayat 1-19 Arab: Arti, Kandungan dan Keutamaan

Surat Al-'Alaq Ayat 1-19 Arab: Arti, Kandungan dan Keutamaan
Ilustrasi Membaca Al-Quran (Pinterest.com)

Surat Al-ā€˜Alaq berisi 19 ayat dan merupakan surat pada urutan ke 96 di dalam Al-Qur’an. Surat Al-ā€˜Alaq diturunkan di kota Makkah dan masuk dalam golongan surat Makkiyah. Al-ā€˜Alaq diambil dari lafaz Alaq pada ayat kedua dalam surat ini, yang memiliki arti segumpal darah.

Ayat 1 sampai 5 pada surat ini merupakan ayat-ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan, yaitu saat Nabi Muhammad SAW bertafakur di gua Hira. Simak arti, kandungan, dan keutamaan dari surat Al-'Alaq berikut ini.Ā 

  1. 1. Surat Al-'Alaq ayat 1–19 beserta artinya

    Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
    Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

    Berikut bacaan arab surat Al-ā€˜Alaq, latin dan artinya.

    بِسْمِ اللّٰهِ Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ­Ł’Ł…Ł°Ł†Ł Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ­ŁŁŠŁ’Ł…Ł

    Bismillahirrahmanirrahim

    "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

    Ayat 1

    Ų§ŁŁ‚Ł’Ų±ŁŽŲ£Ł’ بِاسْمِ Ų±ŁŽŲØŁ‘ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠŁ’ Ų®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽŪš

    iqra` bismi rabbikallażī khalaq

    "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"

    Ayat 2

    Ų®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų§ŁŁ†Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†ŁŽ مِنْ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŪš

    khalaqal-insāna min ā€˜alaq

    "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."

    Ayat 3

    Ų§ŁŁ‚Ł’Ų±ŁŽŲ£Ł’ ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲØŁ‘ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų§ŁŽŁƒŁ’Ų±ŁŽŁ…ŁŪ™

    iqra` wa rabbukal-akram

    "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia,"

    Ayat 4

    Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠŁ’ Ų¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ł‚ŁŽŁ„ŁŽŁ…ŁŪ™

    allażī ā€˜allama bil-qalam

    "Yang mengajar (manusia) dengan pena."

    Ayat 5

    Ų¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų§ŁŁ†Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ł…ŁŽŲ§ Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŽŲ¹Ł’Ł„ŁŽŁ…Ł’Ū—

    ā€˜allamal-insāna mā lam ya’lam

    "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."

    Ayat 6

    ŁƒŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§Ł“ Ų§ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų§ŁŁ†Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ł„ŁŽŁŠŁŽŲ·Ł’ŲŗŁ°Ł‰Ł“ Ū™

    kallā innal-insāna layaṭgā

    "Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,"

    Ayat 7

    Ų§ŁŽŁ†Ł’ Ų±Ł‘ŁŽŲ§Ł°Ł‡Ł Ų§Ų³Ł’ŲŖŁŽŲŗŁ’Ł†Ł°Ł‰Ū—

    ar ra`āhustagnā

    "apabila melihat dirinya serba cukup."

    Ayat 8

    Ų§ŁŁ†Ł‘ŁŽ اِلٰى Ų±ŁŽŲØŁ‘ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŲ¬Ł’Ų¹Ł°Ł‰Ū—

    inna ilā rabbikar-ruj’ā

    "Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu)."

    Ayat 9

    Ų§ŁŽŲ±ŁŽŲ§ŁŽŁŠŁ’ŲŖŁŽ Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠŁ’ ŁŠŁŽŁ†Ł’Ł‡Ł°Ł‰Ū™

    a ra`aitallażī yan-hā

    "Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang?"

    Ayat 10

    Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ‹Ų§ Ų§ŁŲ°ŁŽŲ§ ŲµŁŽŁ„Ł‘Ł°Ł‰Ū—

    ā€˜abdan iżā į¹£allā

    "seorang hamba ketika dia melaksanakan salat,"

    Ayat 11

    Ų§ŁŽŲ±ŁŽŲ§ŁŽŁŠŁ’ŲŖŁŽ اِنْ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł’Ł‡ŁŲÆŁ°Ł‰Ł“Ū™

    a ra`aita ing kāna ā€˜alal-hudā

    "bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang salat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),"

    Ayat 12

    Ų§ŁŽŁˆŁ’ Ų§ŁŽŁ…ŁŽŲ±ŁŽ ŲØŁŲ§Ł„ŲŖŁ‘ŁŽŁ‚Ł’ŁˆŁ°Ł‰Ū—

    au amara bit-taqwā

    "atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?"

    Ayat 13

    Ų§ŁŽŲ±ŁŽŲ§ŁŽŁŠŁ’ŲŖŁŽ اِنْ ŁƒŁŽŲ°Ł‘ŁŽŲØŁŽ ŁˆŁŽŲŖŁŽŁˆŁŽŁ„Ł‘Ł°Ł‰Ū—

    a ra`aita ing każżaba wa tawallā

    "Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?"

    Ayat 14

    Ų§ŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŽŲ¹Ł’Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŲØŁŲ§ŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘Ł°Ł‡ŁŽ ŁŠŁŽŲ±Ł°Ł‰Ū—

    a lam ya’lam bi`annallāha yarā

    "Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?"

    Ayat 15

    ŁƒŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ł„ŁŽŁ‰Ł•ŁŁ†Ł’ Ł„Ł‘ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽŁ‡Ł Ū•Ū™ Ł„ŁŽŁ†ŁŽŲ³Ł’ŁŁŽŲ¹Ł‹Ų§Ū¢ ŲØŁŲ§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§ŲµŁŁŠŁŽŲ©ŁŪ™

    kallā la`il lam yantahi lanasfa’am bin-nāṣiyah

    "Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (ke dalam neraka),"

    Ayat 16

    Ł†ŁŽŲ§ŲµŁŁŠŁŽŲ©Ł ŁƒŁŽŲ§Ų°ŁŲØŁŽŲ©Ł Ų®ŁŽŲ§Ų·ŁŲ¦ŁŽŲ©ŁŪš

    nāṣiyating kāżibatin khāṭi`ah

    "(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka."

    Ayat 17

    ŁŁŽŁ„Ł’ŁŠŁŽŲÆŁ’Ų¹Ł Ł†ŁŽŲ§ŲÆŁŁŠŁŽŁ‡Ł—Ū™

    falyad’u nādiyah

    "Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),"

    Ayat 18

    Ų³ŁŽŁ†ŁŽŲÆŁ’Ų¹Ł Ų§Ł„Ų²Ł‘ŁŽŲØŁŽŲ§Ł†ŁŁŠŁŽŲ©ŁŽŪ™

    sanad’uz-zabāniyah

    "Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah, (penyiksa orang-orang yang berdosa),"

    Ayat 19

    ŁƒŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§Ū— Ł„ŁŽŲ§ ŲŖŁŲ·ŁŲ¹Ł’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ§Ų³Ł’Ų¬ŁŲÆŁ’ ŁˆŁŽŲ§Ł‚Ł’ŲŖŁŽŲ±ŁŲØŁ’Ā 

    kallā, lā tuį¹­i’hu wasjud waqtarib

    "sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah)."

  2. 2. Makna dan kandungan surat Al-'Alaq

    pexels.com
    pexels.com

    Surat Al-ā€˜Alaq memiliki nama lain, yaitu Iqra atau Al-Qolam. Surat ini berisikan perintah dan ajaran untuk membaca Al-Qur’an bagi umat manusia.

    Al-Qur’an memberikan peringatan agar manusia hendaknya selalu mengingat dan mengamalkan bacaan yang ada di dalam kitab suci tersebut. Surat ini juga menjelaskan tentang asal-usul manusia yang berasal dari segumpal darah.

    Selain itu, surat Al-ā€˜Alaq juga berisikan anjuran kepada manusia untuk selalu rajin menuntut ilmu dengan cara banyak membaca dan menulis. Ini akan melatih diri untuk berpikir kritis dan meningkatkan rasa empati yang dimiliki.

    Sebagai umat manusia, sebaiknya kita menahan diri dari hawa dan nafsu yang dapat menjerumuskan ke dalam dosa. Dalam surat ini juga berisikan ancaman bagi orang kafir yang menghalangi kaum muslimin untuk beribadah.

  3. 3. Keutamaan surat Al-'Alaq

    Ilustrasi (Pinterest.com)
    Ilustrasi (Pinterest.com)

    Surat Al-'Alaq memiliki 4 keutamaan bagi yang membacanya. Berikut keempat manfaat membaca surat Al-'Alaq:

    Mendapatkan pahala bagi orang yang mati syahid

    Dari Abi Abdullah berkata:

    ā€œBarangsiapa yang membaca Surat Al-'Alaq, di harinya, atau di malamnya, lalu ia meninggal pada hari itu, maka ia mati syahid, Allah membangkitkannya sebagai syahid, dan menghidupkannya sebagai syahid pula. Ia ibarat orang yang mengayukan pedangnya (berperang) di jalan Allah bersama Rasulullah SAWā€ (Tsawabul A’mal: 153)

    Seperti berjuang di jalan Allah dan merupakan doa menaiki kapal agar selamat

    Nabi Muhammad SAW bersabda:Ā 

    ā€œBarangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-'Alaq), maka Allah mencatatnya pahala seperti pahala orang yang membaca surat-surat Al-Mufashshal, ia juga memperoleh pahala seperti pahala orang-orang yang mengayunkan pedangnya di jalan Allah. Dan barangsiapa yang membacanya, sedangkan ia menaiki kapal, maka Allah akan memberinya keselamatan dari tenggelam.ā€ (Tafsir Al Burhan, Juz 8: 322)

    Doa supaya tempat penyimpanan tidak dicuri

    Rasulullah SAW bersabda:

    ā€œBarangsiapa yang membaca atas pintu tempat penyimpanan, maka Allah menyelamatkannya dari segala bahaya dan pencuri sampai pemiliknya mengeluarkan apa yang ada di dalamnya.ā€ (Tafsir Al Burhan, Juz 8: 322)

    Menjadi pemecah masalah

    Surat Al-ā€˜Alaq adalah bentuk dari pemecahan masalah tentang apa yang menjadi pertanyaan dasar manusia tentang kebenaran akan ilmu pengetahuan. Surat ini juga memberitahu tentang asal usul pengetahuan yang dicari oleh manusia serta mengarahkan agar manusia tidak salah dalam menentukan kebenaran dari suatu pengetahuan.

    Demikian arti, kandungan, dan keutamaan dari surat Al-'Alaq. Semoga kita senantiasa bisa mengamalkan apa saja yang diperintahkan sesuai dengan yang tertulis di surat ini. Amin.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More