Menurut ahli tanaman Paris Lalicata, "Cangkang telur membutuhkan waktu lama untuk dipecah di tanah dan membuat kalsium tersedia untuk tanaman, jadi itu bukan proses yang cepat untuk menghasilkan nutrisi tanaman."
Tanaman Hias yang Aman Diberi Cangkang Telur dan Cara Membuatnya

Perawatan tanaman hias ternyata dapat memanfaatkan sisa kulit telur sebagai pupuk alami. Cangkang telur ternyata memiliki kandungan kalsium dan mineral yang dapat dimanfaatkan sebagai tambahan nutrisi bagi tanaman. Akan tetapi, perlu diperhatikan jenis tanaman dan cara perawatan yang tepat agar penggunaan kulit telur dapat lebih efektif.
Penggunaan cangkang telur perlu disesuaikan dengan karakter tanaman dan kondisi media tanam agar manfaatnya tetap optimal. Lantas, tanaman hias apa saja yang aman diberi cangkang telur?
1. Apakah kulit telur bisa dimanfaatkan untuk menutrisi tanaman?

ilustrasi cangkang telur (unsplash.com/Stoica Lonela) Melansir laman Better Homes&Gardens, kulit telur memiliki kandungan kalsium yang merupakan nutrisi penting bagi tanaman. Menghasilkan nutrisi untuk tanaman menggunakan cangkang bukan dengan menghancurkannya, sebab proses itu justru bisa merusak kandungan kalsium dalam cangkang. Penting untuk memperhatikan cara menggunakan kulit telur untuk tanaman.
Kulit telur juga disarankan digunakan pada kebun yang berada di luar ruangan, bukan untuk tanaman hias indoor. Sebab, jika diletakkan pada tanaman hias indoor, akan menjadi lebap dan menimbulkan jamur. Cangkak juga bisa menarik hama jika keliru dalam proses penggunaannya.
Tamanan seperti tomat dan jeruk akan memperoleh kalsium ekstra yang membantu memperkuat buah dan bunga. Sementara sebagian besar tanaman hias tidak membutuhkan kalsium tambahan karena telah mendapatkan nutrisi yang cukup dari media tanam di dalam pot.
2. Cara menggunakan kulit telur untuk tanaman

ilustrasi pupuk cangkang telur (thespruce.com) Memanfaatkan kulit telur untuk tanaman hias dapat dilakukan dengan menggiling cangkang menjadi bubuk halus dengan alat grinder kopi, hindari menghancurkannya dengan tangan. Menggiling cangkang menjadi bubuk halus membantu melepaskan kalsium lebih cepat untuk tanaman, jelas Lalicata.
Sebuah studi menemukan bahwa kulit telur yang digiling halus sama efektifnya dengan kalsium murni untuk meningkatkan nutrisi tanah di kebun. Sementara, jika kulit telur dihancurkan menggunakan tangan, tidak memberikan manfaat atau dampak pada tanaman.
Jika menghancurkan kulit telur terlalu sulit, maka sebaiknya cangkang dibuang ke tempat sampah kompos agar benda itu rusak secara perlahan. Kalsium dalam cangkang akan dilepaskan ke dalam kompos. Cara ini dinilai lebih efektif untuk membuat kompos tanaman daripada menghancurkan cangkang telur menggunakan tangan sendiri.
3. Jenis tanaman yang cocok dan tidak cocok diberi cangkang telur

ilustrasi tanaman hias (freepik.com/freepik) Jonathan Weekley, ahli hortikultura dalam laman Martha Stewart menyebut bahwa kulit telur dapat meningkatkan struktur tanah dan mengurangi keasaman tanah. Untuk itu, ia menyarankan agar menggunakan kulit telur pada tanaman yang tumbuh subur di tanah yang sifatnya netral atau alkali.
Sebab, kulit telur akan meningkatkan pH tanah pot, inilah yang membuat varietas tanaman dengan tanah yang lebih asam tidak cocok jika diberi cangkang telur. Contohnya adalah violet Afrika, pakis, begonia, kubis, stroberi, blueberry.
Selain itu tanaman sayuran akan mendapat manfaat lebih besar jika tanahnya diberi cangkang telur seperti tomat dan paprika. Jika tanaman hias, maka pilihannya hydrangea dan mawar.





















