Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan. (dok. Kepustakaan Populer Gramedia atau KPG)
Acara Anugerah Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan diawali dengan diskusi bertajuk Sastra Anak dan Dwianto Setyawan”. Diskusi tersebut membahas sumbangsih Dwianto Setyawan bagi sastra anak Indonesia serta semangat yang diharapkan tetap hidup dalam karya-karya penulis masa kini.
Dwianto Setyawan dipilih bukan semata sebagai bentuk penghormatan, melainkan sebagai penanda sebuah keyakinan terhadap sastra anak. Sepanjang hidupnya, Dwianto menulis cerita anak dengan penuh kesungguhan dengan keyakinan bahwa cerita anak karya penulis Indonesia yang digarap dengan sungguh-sungguh akan selalu menemukan pembacanya. Selaras dengan hal itu, Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan dapat terus melanjutkan semangat tersebut dengan menghadirkan novel middle grade berkualitas yang dekat dengan ide Indonesia, tanpa menyederhanakan nalar anak.
“Dalam menulis ceritanya, Dwianto berusaha mengejar fantasi anak yang liar dan kencang itu. Kalau toh tidak mungkin terkejar, sekurang-kurangnya berusaha untuk memahaminya. Tentu tugas pengarang anak-anak bukan sekadar menjadi corong dari fantasi itu, tapi juga menjadi penyambung antara dunia fantasi dan dunia yang nyata. Jika itu bisa dikerjakan, buku cerita anak-anak bisa membantu anak-anak berkembang dalam menerima realitas dengan kreatif serta imajinatif, sekaligus realitas itu jadi hal yang menggembirakan,” ujar Sindhunata, sastrawan sekaligus adik Dwianto Setyawan, dalam acara tersebut.