Masa PDKT biasanya dipenuhi perhatian, pujian, dan usaha untuk membuat satu sama lain tertarik. Beberapa sikap bahkan mudah dianggap sebagai bagian biasa dari flirting. Batasnya mulai terasa berbeda saat kamu justru merasa lebih sering dinilai dari fisik daripada dikenal sebagai pribadi.
Objektifikasi gak selalu muncul lewat ucapan vulgar atau perilaku yang terang-terangan melecehkan. Bentuknya bisa jauh lebih halus sampai membuatmu ragu apakah rasa gak nyaman tersebut berlebihan. Lima situasi berikut termasuk yang kerap dianggap wajar saat PDKT, padahal patut diperhatikan. Yuk, baca sampai selesai, ya!
