Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Bikin Kamar Terasa Lebih Nyaman tanpa Banyak Barang Baru

4 min read
5 Cara Bikin Kamar Terasa Lebih Nyaman tanpa Banyak Barang Baru
Ilustrasi membersihkan kamar tidur (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Kenyamanan kamar bisa ditingkatkan tanpa belanja banyak barang baru, dimulai dari area yang paling mengganggu dan memanfaatkan barang yang sudah ada.
  • Rapikan barang setelah digunakan, pilah benda yang jarang dipakai, serta atur ulang furnitur agar ruang gerak lebih lega dan kamar lebih fungsional.
  • Manfaatkan cahaya alami atau lampu sesuai aktivitas, lalu jaga kebersihan rutin melalui penggantian sprei, pembersihan permukaan, menyapu lantai, dan membuang sampah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kamar menjadi salah satu tempat untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari. Setelah bekerja, belajar, atau menyelesaikan berbagai urusan, kamu bisa kembali ke kamar untuk melepas lelah. Karena itu, suasana kamar yang nyaman bisa membuat waktu istirahat terasa lebih menyenangkan.

Kamu gak harus membeli banyak dekorasi atau furnitur baru untuk mengubah suasananya. Hal sederhana seperti merapikan barang, membersihkan area yang sering digunakan, atau mengatur ulang posisi furnitur sudah bisa memberikan perubahan. Penyesuaian kecil juga bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaanmu sehari-hari.

Coba perhatikan bagian kamar yang selama ini terasa kurang nyaman. Kamu bisa mulai dari area tersebut dan melakukan perubahan secara perlahan. Dengan memanfaatkan barang yang sudah ada, kamar bisa terasa lebih rapi, lega, dan nyaman tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya.

  1. 1. Rapikan barang yang sering berserakan

    Ilustrasi merapikan kabel, pengisi daya, dan perangkat elektronik kecil di atas meja agar tersusun lebih rapi.
    Ilustrasi merapikan kabel dan barang elektronik kecil (pexels.com/Ron Lach)

    Barang yang menumpuk di meja, kasur, atau lantai bisa membuat kamar terasa penuh dan kurang nyaman. Mulailah dengan mengembalikan barang-barang tersebut ke tempatnya masing-masing. Pakaian yang sudah dipakai bisa dimasukkan ke keranjang cucian, buku dikembalikan ke rak, dan barang kecil bisa disimpan kembali setelah digunakan.

    Kamu bisa menyisihkan beberapa menit setiap hari untuk merapikan kamar. Gak perlu menunggu sampai semua barang berantakan atau menyediakan waktu khusus berjam-jam. Cukup biasakan membereskan barang setelah selesai digunakan agar tumpukan gak semakin banyak.

    Kebiasaan kecil ini membuat kamar lebih mudah dijaga kerapihannya tanpa perlu membeli tempat penyimpanan tambahan. Ruangan juga terasa lebih nyaman karena barang-barang berada di tempat yang semestinya. Dengan begitu, kamu gak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membereskan kamar ketika sudah terlanjur berantakan.

  2. 2. Atur ulang posisi furnitur

    Seorang perempuan merapikan meja samping kasur sambil menata barang-barang di kamar tidur yang terang dan rapi.
    Ilustrasi merapikan meja samping kasur (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

    Suasana kamar bisa terasa berbeda hanya dengan mengubah posisi beberapa furnitur. Coba perhatikan kembali letak tempat tidur, meja, kursi, atau lemari agar ruang gerak terasa lebih leluasa. Penataan yang sesuai juga bisa membuat kamu lebih mudah beraktivitas tanpa harus sering berpindah atau menghindari barang di sekitar.

    Gak perlu memindahkan semuanya sekaligus. Mulailah dari satu atau dua furnitur yang paling sering digunakan, lalu coba beberapa susunan yang memungkinkan. Perhatikan juga akses menuju pintu, jendela, dan area yang sering kamu gunakan agar perpindahan di dalam kamar tetap nyaman.

    Setelah menemukan susunan yang terasa pas, kamu bisa mempertahankannya selama masih sesuai dengan kebutuhan. Kalau kamar kembali terasa kurang nyaman, gak ada salahnya mengubah posisi beberapa barang lagi. Penataan sederhana seperti ini bisa membuat ruang yang sama terasa lebih fungsional tanpa perlu membeli furnitur baru.

  3. 3. Manfaatkan pencahayaan yang sudah ada

    Ilustrasi proses menambahkan lampu hias sebagai elemen dekorasi untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menarik.
    Ilustrasi menambahkan lampu hias (pexels.com/ Tima Miroshnichenko)

    Pencahayaan punya pengaruh terhadap suasana ruangan dan kenyamanan saat beraktivitas. Pada siang hari, manfaatkan cahaya alami dengan membuka tirai atau jendela jika memungkinkan. Cahaya dari luar juga bisa membuat kamar terasa lebih terang tanpa harus terus menyalakan lampu.

    Saat malam, gunakan lampu sesuai kebutuhan aktivitas. Pilih pencahayaan yang cukup ketika membaca, bekerja, atau merapikan kamar agar mata tetap nyaman. Setelah selesai beraktivitas, kamu bisa mengurangi sumber cahaya yang gak diperlukan agar suasana kamar terasa lebih tenang.

    Sebelum tidur, matikan lampu atau sumber cahaya lain yang memang gak dibutuhkan. Kalau kamu lebih nyaman tidur dengan sedikit cahaya, gunakan penerangan yang redup dan sesuai kebutuhan. Penyesuaian sederhana ini bisa membuat kamar terasa lebih nyaman untuk beristirahat.

  4. 4. Kurangi barang yang sudah jarang digunakan

    Seorang relawan tersenyum memilih pakaian dari tumpukan donasi barang untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.
    Ilustrasi donasikan barang (magnific.com/zinkevych)

    Coba lihat kembali isi kamar dan perhatikan barang-barang yang sudah lama gak digunakan. Pakaian yang jarang dipakai, barang yang sudah gak berfungsi, atau benda yang hanya tersimpan di sudut kamar bisa membuat ruangan terasa semakin penuh. Pilah satu per satu dan tentukan barang mana yang memang masih dibutuhkan.

    Barang yang sudah gak lagi kamu perlukan bisa dipisahkan untuk disumbangkan atau dijual jika kondisinya masih layak. Sementara itu, barang yang sudah rusak dan gak bisa digunakan lagi bisa dibuang dengan cara yang sesuai. Kamu gak harus langsung membereskan seluruh kamar, cukup mulai dari satu laci, rak, atau sudut kecil.

    Semakin sedikit barang yang menumpuk tanpa fungsi, semakin mudah kamu menjaga kamar tetap rapi. Ruangan pun bisa terasa lebih lega tanpa harus membeli dekorasi atau furnitur baru. Setelah selesai memilah, biasakan mengembalikan barang ke tempatnya agar kamar tetap nyaman digunakan sehari-hari.

  5. 5. Jaga kebersihan secara rutin

    Seorang perempuan membersihkan kamar tidur dengan penyedot debu di dekat tempat tidur dan jendela yang rapi.
    Ilustrasi membersihkan kamar (magnific.com/rawpixel.com)

    Kamar yang bersih biasanya terasa lebih nyaman untuk ditempati. Kamu bisa membuat rutinitas sederhana seperti mengganti sprei secara berkala, menyapu lantai, membersihkan permukaan meja, dan membuang sampah. Gak perlu menunggu kamar benar-benar berantakan untuk mulai membersihkannya. Meluangkan sedikit waktu secara rutin bisa membuat pekerjaan terasa lebih ringan.

    Membuat kamar terasa nyaman juga gak selalu membutuhkan barang baru. Merapikan barang, mengatur ulang furnitur, memanfaatkan cahaya alami, dan menjaga kebersihan sudah bisa memberikan perubahan yang terasa. Pilih penataan yang sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhanmu agar kamar lebih mudah digunakan sehari-hari.

    Coba mulai dari satu bagian kamar yang paling sering membuatmu gak nyaman. Setelah area tersebut selesai, lanjutkan sedikit demi sedikit ke bagian lain. Cara ini membuat proses merapikan kamar terasa lebih ringan dan membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More