Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Novel Romance tentang Para Pencinta Buku, Bikin Baper!

4 min read
5 Novel Romance tentang Para Pencinta Buku, Bikin Baper!
Isn't It Obvious? (rachelrunyakatz.com) | Booked on a Feeling (jaycilee.com)
  • Lima novel romance mengangkat dunia literasi sebagai latar, mulai dari toko buku, audiobook, kepenulisan, perpustakaan, hingga klub buku.
  • Booked on a Feeling, Thank You for Listening, dan Seven Days in June menyoroti hubungan yang berkembang lewat pekerjaan, identitas tersembunyi, serta masa lalu.
  • The Lamplighter’s Bookshop dan Isn’t It Obvious? menghadirkan rivalitas kerja serta hubungan rumit yang terjalin di toko buku, klub buku, dan komunikasi email.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi sebagian orang, buku bukan sekadar bacaan untuk mengisi waktu luang. Toko buku, perpustakaan, klub buku, hingga profesi yang berkaitan dengan dunia literasi bisa menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak heran jika dunia buku sering menjadi latar yang menarik untuk sebuah cerita romance karena mempertemukan karakter-karakter dengan kecintaan yang sama terhadap cerita.

Menariknya, lima novel berikut tidak hanya menghadirkan kisah cinta biasa. Ada cerita tentang penulis yang diam-diam saling mengirim pesan melalui novel hingga pustakawan yang terlibat dalam hubungan rumit dengan seseorang dari masa lalunya. Kalau menyukai vibes romantis sekaligus dunia buku, lima novel romance tentang para pencinta buku berikut ini bisa menjadi bacaan yang menarik.

  1. 1. Booked on a Feeling — Jayci Lee

    Booked on a Feeling.
    Booked on a Feeling (jaycilee.com)

    Lizzy Chung adalah seorang pengacara yang sudah terlalu lama memaksakan diri untuk bekerja. Sampai suatu hari, tubuhnya akhirnya memberi peringatan keras ketika ia mengalami serangan panik di tengah persidangan. Lizzy kemudian meninggalkan rutinitasnya dan pergi ke sebuah kota kecil di California, tempat ia pernah menghabiskan musim panas paling menyenangkan bersama sahabat masa kecilnya, Jack Park.

    Di sana, ia justru menemukan kembali sisi dirinya yang selama ini hilang. Jack sendiri ternyata sudah lama menyimpan perasaan untuk Lizzy, tetapi tidak pernah berani mengungkapkannya. Keadaan menjadi semakin rumit ketika Lizzy memutuskan untuk membantu menyelamatkan toko buku yang sedang kesulitan dan membuat mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersama.

  2. 2. Thank You for Listening — Julia Whelan

    Thank You for Listening.
    Thank You for Listening (jmwhelan.com)

    Sewanee Chester pernah memiliki impian besar sebagai seorang aktris. Namun, sebuah kecelakaan mengubah hidupnya dan membuatnya meninggalkan dunia akting untuk menjalani kehidupan yang lebih tenang sebagai narator audiobook. Meski setiap hari membacakan kisah romantis untuk orang lain, Sewanee justru sudah lama tidak percaya pada konsep happily ever after.

    Semuanya berubah ketika ia mendapat kesempatan menjadi narator untuk buku terakhir karya salah satu penulis romance terkenal. Ia dipasangkan dengan Brock McNight, narator pria populer yang dikenal misterius dan jarang memperlihatkan kehidupan pribadinya. Karena menggunakan nama samaran, hubungan mereka berkembang tanpa mengetahui sepenuhnya identitas satu sama lain.

  3. 3. Seven Days in June — Tia Williams

    Seven Days in June.
    Seven Days in June (hachettebookgroup.com)

    Eva Mercy adalah ibu tunggal sekaligus penulis erotika sukses yang berusaha menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarganya. Rutinitasnya berubah ketika Shane Hall, penulis terkenal yang cenderung tertutup, tiba-tiba muncul kembali dalam kehidupannya. Bagi orang lain, pertemuan mereka mungkin terlihat seperti kebetulan biasa.  Namun, Eva dan Shane sebenarnya memiliki sejarah panjang yang tidak diketahui siapa pun.

    Ketika masih remaja, keduanya pernah menjalani hubungan yang intens selama satu minggu. Setelah itu, mereka tidak benar-benar bertemu lagi, tetapi perasaan tersebut ternyata tetap hidup selama bertahun-tahun. Menariknya, keduanya bahkan diam-diam mengekspresikan kisah cinta mereka melalui buku-buku yang mereka tulis tanpa pernah mengakui bahwa karya tersebut terinspirasi satu sama lain.

  4. 4. The Lamplighter’s Bookshop — Sophie Austin

    The Lamplighter’s Bookshop.
    The Lamplighter’s Bookshop (sophieaustin.com)

    Kehidupan Evelyn Seaton berubah drastis setelah ayahnya kehilangan kekayaan keluarga karena berjudi. Dari kehidupan nyaman, Evelyn mendadak harus menghadapi kondisi serba terbatas dan mencari cara untuk membantu dirinya serta sang ibu. Ia akhirnya pergi ke York dan diam-diam melamar pekerjaan sebagai asisten di Lamplighter’s Bookshop. Masalahnya, Evelyn ternyata bukan satu-satunya orang yang mengincar pekerjaan tersebut.

    Ia harus bersaing dengan William, seorang penulis yang menawan tetapi penuh rahasia. Persaingan di antara keduanya perlahan berubah menjadi ketertarikan yang sulit diabaikan, apalagi mereka sama-sama menghabiskan waktu di sebuah toko buku tua yang penuh cerita. Latar sejarah dan suasana toko buku memberikan novel ini nuansa romance klasik yang hangat.

  5. 5. Isn’t It Obvious? — Rachel Runya Katz

    Isn't It Obvious?.
    Isn't It Obvious? (rachelrunyakatz.com)

    Yael memiliki kehidupan yang sangat dekat dengan dunia buku. Ia bekerja sebagai pustakawan sekolah dan menjalankan podcast yang membahas berbagai buku dalam kurikulum sekolah. Di balik semua aktivitas tersebut, Yael juga berusaha mengurus kehidupan pribadinya sendiri. Situasinya semakin rumit ketika podcast yang ia buat tiba-tiba berkembang lebih besar dari perkiraannya.

    Untuk membantu mengurus podcast tersebut, Yael merekrut seorang produser jarak jauh bernama Kevin yang selama ini hanya berkomunikasi dengannya melalui email. Tanpa Yael ketahui, Kevin sebenarnya adalah Ravi, pria yang pernah terlibat dalam pengalaman romantis cukup canggung dengannya. Ketika Ravi kemudian muncul di klub bukunya, hubungan mereka langsung dipenuhi konflik, sementara di sisi lain Yael dan Kevin justru semakin dekat lewat percakapan email.

    Kelima novel romance tentang para pencinta buku menawarkan cara berbeda dalam bercerita. Ada nuansa romance yang dipadukan dengan kecintaan para tokohnya pada buku. Dari kelima rekomendasi novel di atas, mana yang paling menarik untuk kamu baca lebih dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More