Putus lalu balikan sering digambarkan sebagai kisah cinta yang dramatis dan romantis. Film, serial, hingga lagu populer pun kerap menampilkan pasangan yang kembali bersama setelah melewati berbagai konflik, sehingga hubungan putus-nyambung dianggap sebagai bukti cinta sejati. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa keinginan kembali kepada mantan dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan sekadar cinta.
Fenomena on-again, off-again relationship juga tergolong cukup umum terjadi. Berbagai studi menunjukkan bahwa hubungan ini dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, hingga kebutuhan emosional. Lantas, mengapa putus-nyambung dianggap romantis oleh sebagian orang? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
