Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Sikap yang Membuatmu Terlihat Matre saat Kencan Pertama
ilustrasi kencan (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Mengajak belanja lalu memberi kode agar dibayari, memilih tempat makan terlalu mahal, dan enggan menawarkan split bill bisa menciptakan kesan mengharapkan uang pasangan.
  • Kekecewaan saat dijemput motor atau ekspektasi mobil pribadi dapat membuat teman kencan menangkap bahwa kenyamanan materi lebih diprioritaskan.
  • Mendominasi obrolan dengan barang mahal, standar hidup berbiaya tinggi, serta pertanyaan detail soal gaji, jabatan, dan investasi berisiko membuat lawan kencan risi dan menjauh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kencan pertama adalah penentu dalam hubungan. Ada atau tidaknya kencan lanjutan tergantung pada apa yang terjadi pada kencan pertama kalian. Kalau kencannya cukup menyenangkan, walau gak sempurna, pasti tak lama kemudian kalian kembali jalan bareng.

Namun, kencan pertama juga bisa bikin seseorang ilfeel berat padamu. Penyebabnya macam-macam. Bisa karena penampilan, gaya bicara, bahasa tubuhmu, dan sebagainya. Perusak paling jitu untuk kencan pertama dan potensi hubungan yang lebih dekat ialah sikapmu yang kelewat matre.

Kecenderungan tersebut mudah terdeteksi bahkan sejak pertama kali kalian jalan bareng. Orang tidak akan menganggap sikapmu cuma kebetulan. Apalagi, tanda-tanda kamu matre lebih dari satu. Oleh sebab itu, hindari sikap yang membuatmu terlihat matre saat kencan pertama, seperti poin-poin berikut ini.

1. Kencan pertama langsung ngajak belanja dan kasih kode bayarin

ilustrasi belanja (pexels.com/Gustavo Fring)

Biasanya orang-orang mengisi waktu kencan pertama mereka dengan makan bareng, jalan-jalan tak tentu arah, atau menonton film. Namun, tidak demikian denganmu. Kamu langsung mengajak gebetan buat belanja.

Masalah utama sebenarnya bukan ajakan belanjanya. Namun, di akhir belanja, dirimu kasih kode jelas supaya dia yang membayar. Seperti yang kamu bilang, uang cash-mu ternyata kurang dan metode pembayaran nontunai lagi gak bisa.

Atau, dia cuma dapat membayar cashless sementara toko mengharuskan pembayaran tunai. Juga alasan klise dompet ketinggalan. Bahkan mendadak kamu bersikap seolah-olah itu bukan belanjaanmu, padahal kasir sudah menyebutkan total harga yang harus dibayar.

2. Memilih tempat makannya gak kira-kira

ilustrasi kencan (pexels.com/cottonbro studio)

Mayoritas orang melakukan kencan pertama sambil makan di tempat yang cukup nyaman. Kenyamanan memang penting supaya kalian bisa lebih lama dan betah di sana. Juga untuk membangun nuansa romantis.

Akan tetapi, gak seharusnya kamu tega menentukan tempat yang secara umum terlalu mahal, baik buat teman kencanmu maupun kalian berdua. Misalnya, dari keseharian gebetan pun kamu tahu kemampuan finansialnya yang menengah. Namun, tempat kencan pilihanmu terkenal dikunjungi oleh orang-orang berkantong tebal.

3. Gak ada niatan split bill

ilustrasi kencan (pexels.com/cottonbro studio)

Kencan pertama beda dengan kencan kesekian pasca kamu jadian dengan seseorang. Kalau kalian sudah sering berkencan, pasti saling tahu siapa yang harus membayar biaya kencan kali ini. Sementara dalam kencan perdana, seharusnya masing-masing lebih jaim.

Sekalipun dia yang mengajakmu makan, telah sepatutnya dirimu mengajukan opsi pisah tagihan alias bayar sendiri-sendiri. Terlepas dari lokasi kalian makan. Kecuali, dia memaksa membayarimu sampai kamu menyerah demi kesopanan. Jika sejak awal dirimu menunjukkan sikap tidak peduli soal siapa yang bayar, ini menunjukkan kamu memang berharap dibayari.

4. Kelihatan berekspektasi dijemput pakai mobil pribadi

ilustrasi kencan (pexels.com/Ruly Nurul Ihsan)

Ada raut kecewa yang tidak bisa disembunyikan olehmu saat gebetan datang dengan sepeda motor. Mukamu seperti ditekuk-tekuk. Kamu menjadi tidak banyak bicara, agak judes, dan mau cepat pulang.

Bisa juga sejak awal kalian merencanakan buat pergi bareng, dirimu sudah memperlihatkan harapan untuk dijemput dengan mobil pribadi. Misal, dengan kamu bertanya ke gebetan, "Kamu ada mobil, kan?" Kalau dia bilang tidak punya mobil atau kasih solusi kalian pergi naik taksi online, dirimu langsung tampak kurang bersemangat.

Alasanmu mungkin naik taksi daring kurang leluasa karena mesti menunggu. Satu kali perjalanan juga cuma bisa mampir ke sedikit tujuan. Namun, di mata teman kencanmu jelas sudah. Kamu ingin diajak ke sana ke mari dengan mobil pribadi.

5. Terus membicarakan keinginan dan standarmu yang berbiaya tinggi

ilustrasi kencan (pexels.com/Katerina Holmes)

Pada kencan pertama, kamu mendominasi percakapan. Sebetulnya, teman kencan cukup senang jika dirimu tidak diam saja. Kalau kamu anteng sekali, malah dia bingung mesti bersikap seperti apa.

Sikap diam juga dapat menandakan bahwa dirimu kurang suka berkencan dengannya. Hanya saja, isi ucapanmu membuatnya gak nyaman. Sejak awal kamu membicarakan hal-hal yang mahal.

Seperti dirimu yang baru beli tas merek tertentu. Kamu juga ingin sekali berlibur ke suatu tempat yang budget-nya gede. Makin banyak perkataanmu, makin dia mengartikannya sebagai dirimu yang sedang menjelaskan standar kemampuan finansial bagi orang yang ingin menjadi pasanganmu.

6. Fokus ke gaji, posisi, dan pilihan investasinya

ilustrasi kencan (pexels.com/Los Muertos Crew)

Sepanjang kencan, obrolan sudah seperti investigasi oleh calon mertua. Pertanyaan seputar gaji, posisi dalam pekerjaan, dan pilihan investasi wajar ditanyakan oleh calon mertua. Itu untuk mengukur kesiapannya untuk menjalani hubungan yang lebih serius.

Namun, ketika kamu sendiri yang mencecarnya, apalagi di awal kencan, maka kesan matremu sangat kuat. Dirimu tidak puas dengan jawaban-jawaban yang umum. Kamu mendesak perincian. Bahkan orang yang bangga dengan kemampuan finansialnya juga dapat merasa risi. Saat ia berusaha mengalihkan percakapan, dirimu membawanya kembali ke topik-topik tersebut.

Kalau sikap yang membuatmu terlihat matre saat kencan pertama terus dilakukan, ini bakal menjadi kencan pertama sekaligus terakhir. Dia yang semula tertarik sekali padamu mungkin akan memilih mundur perlahan-lahan atau dengan sangat cepat. Jika dirimu ingin hubungan masih berlanjut, sikapmu kudu dikontrol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article