"Layar peralatan elektronik itu sangat sensitif," kata Alessandro Gazzo, seoraang cleaning expert kepada The Spruce.
5 Benda Ini Seharusnya Gak Dibersihkan Pakai Tisu Basah

Tisu basah, terutama yang mengandung disinfektan, berisiko merusak lapisan layar elektronik; gunakan kain mikrofiber dengan larutan air dan isopropil alkohol secara lembut.
Material kulit, suede, dan kayu sebaiknya tidak dibersihkan dengan tisu basah karena kandungan kimia dapat memicu retak, pudar, lapisan terkikis, hingga perubahan bentuk.
Mainan anak, perlengkapan bayi, serta peralatan makan hewan peliharaan perlu dibersihkan dengan sabun dan air mengalir agar paparan bahan kimia tisu disinfektan terhindari.
Tisu basah punya peran penting untuk membersihkan sesuatu dengan instan dan praktis. Namun, penggunaan tisu basah gak bisa sembarangan, lho! Sebaiknya, barang-barang yang kotor dibersihkan dengan sabun, air, atau pembersih khusus.
Ada beberapa barang yang ternyata gak aman dibersihkan menggunakan tisu basah, lho! Kalau penggunaannya salah, berisiko menimbulkan masalah baru lagi. Cek daftarnya dalam artikel ini!
1. Layar peralatan elektronik

ilustrasi membersihkan alat elektronik (pexels.com/Towfiqu barbhuiya) Jauhkan peralatan elektronik dari air, termasuk tisu basah. Founder Clean Mama dan penulis buku The Organically Clean Home, Becky Rapinchuk, mengatakan kepada Martha Stewart bahwa tisu basah dengan disinfektan dapat mengganggu lapisan anti-reflektif dan oleofobik pada layar, yang kemudian menyebabkan kerusakan permanen.
Untuk melindungi perangkat elektronik dari kerusakan, Alicia Sokolowski sebagai president and co-CEO at AspenClean kepada Martha Stewart, menyarankan untuk menggunakan kain mikrofiber yang dibasahi dengan larutan air dan isopropil alkohol dengan perbandingan yang sama. Sara Aparacio, cleaning expert dari Homealow kepada The Spruce, juga setuju bahwa tisu basah bisa merusak layar seperti lapisan sidik jari di bagian luar handphone. Mungkin, ada fitur-fitur tertentu yang tidak bisa dipakai lagi. Ketika dibersihkan pun harus dengan gerakan melingkar tanpa menekannya terlalu keras.
2. Benda dengan material suede dan kulit

ilustrasi sepatu berbahan kulit suede (unsplash.com/David Lezcano) Semua benda dengan material kulit juga tidak bisa dibersihkan sembarangan. Ada beberapa material yang gak bisa terkena air, apalagi memiliki kandungan kimia di dalamnya. Kalau dibersihkan dengan tisu basah, jadinya bisa retak atau pudar. Maka dari itu, sofa-sofa berbahan kulit atau suede harus dibersihkan dengan pembersih khusus.
"Hal ini terutama berlaku jika tisu basah tersebut mengandung pemutih," kata Alessandro Gazzo, seorang ahli kebersihan dari Emily’s Maids of Dallas, dalam The Spruce.
Bukan cuma sepatu, sofa atau tas juga gak bisa sembarangan dibersihkan dengan tisu basah, ya. Meskipun tisu basah bisa menghilangkan noda dengan instan, tapi efeknya bisa menyebabkan kerusakan yang lebih banyak.
3. Perabotan dengan material kayu

ilustrasi membersihkan perabotan kayu (pexels.com/Liliana Drew) Hindari juga membersihkan barang-barang yang permukaannya kayu dengan tisu basah. Kayu adalah material yang rentan mengalami perubahan kalau terkena produk pembersih yang salah, termasuk tisu basah.
“Tisu disinfektan mengandung bahan kimia keras dan alkohol yang dapat mengikis lapisan pelindung kayu, mengeringkannya, dan menyebabkan perubahan bentuk atau perubahan warna seiring waktu,” kata Becky Rapinchuk, kepada Martha Stewart.
Gunakan pembersih khusus kayu atau kain mikrofiber lembap. Keringkan kainnya dan tambahkan produk pembersih lainnya yang memang khusus untuk menjaga permukaan kayu.
4. Mainan anak dan barang-barang bayi

ilustrasi mainan bayi (unsplash.com/Yuri Shirota) Buat orangtua, pasti kalian punya banyak sekali mainan anak, kan? Nah, jangan sembarangan dicuci atau dibersihkan, ya. Mainan anak dan peralatan bayi merupakan barang-barang yang rentan rusak kalau dibersihkan dengan tisu basah.
Memang cepat membersihkan dengan tisu basah supaya bisa dipakai lagi. Namun, anak-anak sering memasukkan mainan atau barang-barang ke dalam mulut. Oleh karena itu, jangan sampai menggunakan produk pembersih yang bahannya bahaya untuk anak-anak.
5. Peralatan makan hewan peliharaan

ilustrasi membersihkan alat makan hewan peliharaan (pexels.com/Helena Lopes) Sama halnya dengan peralatan dan mainan bayi, hal yang sama juga berlaku pada hewan peliharaan. Kalau kamu punya hewan peliharaan, pastikan langsung membersihkan peralatan mereka dengan air mengalir dan sabun.
"Hewan peliharaan dapat mengalami reaksi parah terhadap bahan kimia dalam tisu disinfektan, yang dapat menyebabkan masalah perut serius atau dermatitis kontak yang menyakitkan," kata Aparacio kepada The Spruce.
Maka dari itu, jangan menggunakan tisu basah untuk membersihkan peralatan makan hewan peliharaanmu, ya. Dilansir Petmd, bahan-bahan kimia dalam produk pembersih yang gak aman buat hewan peliharaan adalah ammonium hydroxide, sodium hypochlorite, formalin, formic aldehyde, methanal, methylene, and quaternium-15, butylated hydroxytoluene, benzenol, carbolic acid, phenolic acid, Bakelite, alkylphenols, dan isopropyl alcohol.
Jadi, itu dia beberapa benda yang gak boleh dibersihkan dengan tisu basah. Hati-hati, ya! Kalau bisa, selalu bersihkan dengan produk pembersih khusus atau menggunakan air mengalir dan sabun khusus.





















