Dalam sebuah hubungan, konflik sebenarnya merupakan hal yang wajar. Dua orang yang menjalani hubungan tentu bisa memiliki perbedaan pendapat, merasa kecewa, atau membutuhkan waktu untuk menenangkan diri setelah bertengkar. Namun, masalah bisa menjadi lebih serius ketika diam digunakan sebagai cara untuk menghukum, mengendalikan, atau membuat pasangan merasa bersalah.
Silent treatment yang dilakukan terus-menerus dapat perlahan mengubah dinamika hubungan menjadi tidak sehat. Kamu mungkin awalnya menganggap pasangan hanya sedang membutuhkan waktu untuk sendiri, tetapi lama-kelamaan kamu mulai merasa takut setiap kali terjadi konflik. Jika pola ini terus berulang, bukan tidak mungkin silent treatment telah memberikan dampak besar terhadap hubunganmu. Berikut lima tanda silent treatment telah menghancurkan hubunganmu. Check it out!
