Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Membersihkan Sikat Makeup yang Keras Jadi Lembut Kembali
Ilustrasi brush makeup lembut (pexels.com/EVG Kowalievska)
  • Residu foundation, bedak, concealer, blush, dan minyak kulit dapat membuat bulu sikat makeup menggumpal, keras, serta menjadi tempat penumpukan kotoran dan mikroorganisme.
  • Sikat dapat dibersihkan dengan sabun lembut, baby shampoo untuk bulu sangat kasar, atau pembersih khusus, sambil menghindari gosokan, tarikan, dan pelintiran berlebihan.
  • Setelah dicuci, tekan dengan handuk lalu keringkan mendatar secara alami; jangan rendam gagang atau gunakan panas tinggi agar lem dan serat bulu tidak rusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sikat makeup yang awalnya lembut bisa berubah menjadi kaku, kasar, dan tidak nyaman digunakan setelah berkali-kali dipakai. Sisa foundation, bedak, concealer, blush, hingga minyak dari kulit dapat menumpuk di sela-sela bulu sikat. Jika tidak dibersihkan secara rutin, residu tersebut bisa membuat bulu sikat menggumpal dan terasa keras ketika menyentuh wajah.

Selain mengganggu kenyamanan saat berdandan, sikat makeup yang kotor juga dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran dan mikroorganisme. Karena itu, membersihkan sikat secara rutin bukan hanya soal membuatnya kembali lembut, tetapi juga membantu menjaga kebersihan alat makeup. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk mengembalikan kelembutan sikat makeup.

1. Cuci dengan sabun yang lembut

Ilustrasi sabun lembut (pexels.com/Ron Lach)

Cara paling sederhana untuk mengembalikan kelembutan sikat makeup adalah mencucinya menggunakan sabun atau pembersih yang lembut. Pilih produk yang tidak terlalu keras agar bulu sikat tidak semakin kering atau rusak. Hindari menggosok bulu dengan kasar karena gesekan berlebihan dapat membuat seratnya mudah mengembang dan rontok.

Basahi bulu sikat menggunakan air hangat, tetapi jangan sampai seluruh bagian gagang dan sambungan logam ikut terendam. Tuangkan sedikit sabun ke telapak tangan, kemudian gerakkan bulu sikat secara perlahan hingga sisa makeup mulai terlepas. Bilas sampai air yang keluar terlihat bersih. Setelah itu, tekan perlahan menggunakan handuk bersih untuk mengurangi air sebelum dikeringkan.

2. Gunakan baby shampoo untuk bulu yang terasa kasar

Ilustrasi sampo bayi (pexels.com/Айсылу)

Jika bulu sikat sudah terasa sangat kaku, baby shampoo bisa menjadi salah satu pilihan pembersih yang lembut. Teksturnya dapat membantu mengangkat residu makeup dan minyak tanpa membuat bulu sikat semakin terasa kasar. Metode ini terutama bisa dicoba pada sikat dengan bulu yang lembut dan membutuhkan perawatan ekstra.

Campurkan sedikit baby shampoo dengan air, lalu celupkan bagian bulu sikat ke dalam larutan tersebut. Pijat bulu dengan lembut menggunakan jari untuk membantu meluruhkan sisa makeup yang menempel. Bilas dengan air mengalir hingga tidak ada busa atau residu yang tersisa. Jangan memelintir atau menarik bulu sikat saat mencucinya karena hal tersebut dapat menyebabkan bulu cepat rusak.

3. Bersihkan dengan pembersih khusus makeup brush

Ilustrasi pembersih khusus makeup (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Untuk sikat yang sering digunakan dengan produk makeup bertekstur creamy seperti foundation atau concealer, pembersih khusus makeup brush bisa menjadi pilihan. Produk tersebut dirancang untuk membantu mengangkat residu kosmetik yang menempel di antara bulu sikat. Pilih pembersih yang sesuai dengan jenis sikat dan ikuti petunjuk penggunaan pada kemasannya.

Semprotkan atau aplikasikan pembersih sesuai petunjuk, kemudian usapkan bulu sikat secara perlahan pada tisu, kain bersih, atau permukaan khusus pembersih brush. Ulangi sampai residu makeup mulai terangkat. Jika menggunakan produk yang membutuhkan pembilasan, pastikan sikat dibilas hingga bersih. Setelah itu, bentuk kembali bulunya menggunakan jari agar tetap rapi ketika mengering.

4. Keringkan dengan posisi yang tepat

Ilustrasi mengeringkan brush makeup (pexels.com/Boris Hamer)

Membersihkan sikat saja tidak cukup jika proses pengeringannya keliru. Jangan langsung menyimpan sikat dalam keadaan basah karena kelembapan yang terperangkap dapat membuat sikat lebih sulit kering dan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, air yang masuk ke bagian sambungan antara bulu dan gagang dapat melemahkan lem perekatnya.

Setelah dicuci, tekan bulu sikat secara perlahan menggunakan handuk bersih untuk mengurangi air. Letakkan sikat dalam posisi mendatar di atas handuk kering dan biarkan mengering secara alami. Hindari mengeringkannya dengan udara yang terlalu panas karena panas berlebihan dapat membuat serat bulu menjadi lebih kering dan kaku. Setelah benar-benar kering, rapikan kembali bentuk bulunya sebelum disimpan.

Kunci utama menjaga sikat makeup tetap lembut adalah tidak membiarkan residu makeup menumpuk terlalu lama. Sikat yang digunakan untuk produk cair atau creamy sebaiknya dibersihkan lebih sering karena residunya cenderung lebih mudah menempel. Sementara itu, sikat yang digunakan untuk produk powder juga tetap perlu dicuci secara berkala agar tidak menjadi tempat berkumpulnya sisa produk dan minyak.

Hindari merendam seluruh sikat sampai bagian gagang dalam air dan jangan mengeringkannya dengan panas tinggi. Saat mencuci, perlakukan bulu sikat dengan lembut dan jangan menarik seratnya. Dengan perawatan yang konsisten, sikat makeup bukan hanya bisa terasa lebih lembut dan nyaman di kulit, tetapi juga dapat digunakan lebih lama tanpa cepat rusak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article