Variasi abaya untuk berbagai look. (IDN Times/Maura Thirza)
Di balik permainan styling yang terlihat di runway, koleksi ini juga membawa gambaran tentang fleksibilitas penggunaan abaya. Dalam keterangan resminya, Benang Jarum menyebut koleksi tersebut dirancang untuk menemani berbagai kesempatan, mulai dari perjalanan umrah dan kegiatan keagamaan hingga acara keluarga dan momen formal.
Gagasan tersebut kemudian terlihat dalam variasi look yang ditampilkan. Ada tampilan yang terasa lebih sederhana dan lembut, sementara beberapa lainnya terlihat lebih formal melalui penggunaan layering, aksesori, dan detail dekoratif.
Creative Director Benang Jarum, Mifthahul Jannah, mengatakan koleksi tersebut dibuat dengan pilihan ready-to-wear yang memiliki karakter kuat melalui monogram, embellishment, serta pilihan inner untuk kebutuhan styling. Melalui pendekatan tersebut, Monogram Abaya Collection tidak hanya menampilkan abaya sebagai satu jenis busana dengan satu cara pakai.
“Abaya kini semakin banyak dikenakan sebagai bagian dari tren modestwear, tidak hanya untuk perjalanan ibadah, tetapi juga untuk acara formal dan berbagai momen lainnya. Melalui Benang Jarum Black Label, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan ready-to-wear dengan karakter yang kuat. Karena itu, Abaya Collection tidak hadir dalam desain yang polos, tetapi dilengkapi dengan permainan monogram, embellishment, dan pilihan inner yang memberikan keleluasaan untuk styling,” ujar Mifthahul.
Jadi, kalau selama ini abaya dianggap hanya cocok untuk momen tertentu, koleksi ini menawarkan cara pandang yang sedikit berbeda. Dengan padu padan yang tepat, abaya bisa tampil lebih modern dan tetap nyaman dikenakan untuk berbagai acara. Tinggal sesuaikan aksesori, pilihan warna, dan styling dengan karakter personal masing-masing.