Jakarta, IDN Times - Saat seorang teman bilang ia sedang menstruasi, respons pertama yang muncul sering kali terasa otomatis "istirahat ya," atau "minum air hangat." Niatnya mungkin baik, tapi kalau dipikir lagi, apakah itu benar-benar cukup? Apakah kita sudah benar-benar hadir, atau sekadar memberi respons agar situasi terasa lebih ringan?
Faktanya, menstruasi bukan sekadar kram perut yang bisa reda dengan segelas air hangat. Seperti yang disampaikan expert dan narasumber dalam peluncuran kampanye Comfort Made Together oleh Laurier pada Selasa (21/4/2026) di Silk Bistro Menteng, Jakarta Pusat. Perubahan hormon estrogen saat menstruasi berdampak langsung pada kadar serotonin dan dopamin, yang mana keduanya memang memengaruhi suasana hati. Lantas, bagaimana merespons perempuan yang tengah menstruasi?
