Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengenal POISE, Koleksi Denim Ayu Dyah Andari untuk Kris Dayanti

4 min read
Mengenal POISE, Koleksi Denim Ayu Dyah Andari untuk Kris Dayanti
Private viewing koleksi POISE oleh desainer Ayu Dyah Andari yang dirancang khusus untuk Kris Dayanti di Savyavasa Marketing Gallery, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10/2026) (IDN Times/Maura Thirza)

Jakarta, IDN Times - Kamu berdiri cukup lama di depan lemari, berpikir untuk memilih pakaian yang ingin dikenakan untuk memenuhi suatu undangan. Ada banyak pilihan di lemari, tetapi tanganmu justru berhenti pada satu potong denim. Bahannya terasa akrab, modelnya mudah dipadukan, dan kamu tahu pakaian itu mudah menemanimu menjalani berbagai aktivitas. Namun, bagaimana jika denim yang selama ini kamu anggap sederhana ternyata bisa menceritakan banyak hal tentang seseorang? 

Bagi desainer Ayu Dyah Andari, bahan inilah yang menjadi medium untuk menuangkan berbagai sisi dari Kris Dayanti melalui koleksi POISE. Diperkenalkan dalam sebuah acara private viewing di Savyavasa Marketing Gallery, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10/2026), koleksi rancangan denimnya menceritakan sosok Kris Dayanti yang menjadi sumber inspirasi. Ayu tidak sekadar merancang pakaian untuk seorang diva, tetapi juga mencoba menerjemahkan karakter dan berbagai peran yang melekat pada dirinya. Di balik koleksi denim ada kesan yang Ayu dihadirkan melalui warna, hingga ke detail bordir yang ternyata menyimpan filosofi tersendiri.

  1. 1. Terinspirasi dari beragam peran Kris Dayanti

    Ayu Dyah Andari menjelaskan koleksi POISE yang mengambil inspirasi dari berbagai peran seorang Kris Dayanti.
    Ayu Dyah Andari menjelaskan koleksi POISE yang mengambil inspirasi dari berbagai peran seorang Kris Dayanti (IDN Times/Maura Thirza)

    Ketika mendengar nama Kris Dayanti, hal yang pertama kali muncul di pikiranmu mungkin penampilannya di atas panggung, suaranya, atau perjalanan panjangnya di dunia musik. Namun, di balik sosok yang dikenal publik itu, seorang Kris Dayanti juga menjalani berbagai aktivitas dan peran lain yang juga menjadi bagian dari kehidupannya sebagai perempuan.

    Sisi inilah yang kemudian ditangkap Ayu Dyah Andari ketika mulai merancang koleksi POISE. Ia tidak hanya mengambil inspirasi dari Kris Dayanti sebagai penyanyi, tetapi juga melihat aktivitas lain yang dijalaninya. Ada wushu, kegiatan bernyanyi, hingga kebutuhan pakaian untuk bepergian yang turut memberikan ide bagi rancangan koleksi ini.

    Ayu Dyah Andari, sebagai desainer, menjelaskan bahwa setiap koleksi busana POISE berangkat dari sisi berbeda Kris Dayanti. “Dari multiprofesinya beliau, jadi ada busana yang inspirasinya tuh dari wushu, ada busana yang inspirasinya itu dari beliau sebagai penyanyi, ada busana yang inspirasinya karena beliau adalah wanita udara yang bisa dipakai airport,” ujar Ayu.

    Melalui POISE, Ayu kemudian merangkum keragaman tersebut ke dalam rancangan yang berbeda-beda. Setiap inspirasi membawa ceritanya tersendiri, membuat koleksi ini tidak hanya berpusat pada citra Kris Dayanti sebagai seorang diva. Tetapi, setelah berbagai sisi itu dituangkan ke dalam busana, ada hal lain yang menjadi perhatian, yaitu tentang bagaimana koleksi tersebut menghadirkan kesan bagi orang yang melihatnya.


  2. 2. Menghadirkan ketenangan lewat koleksi POISE

    Kris Dayanti menjelaskan alasan memilih nama POISE untuk koleksi busananya dalam sesi wawancara acara.
    Kris Dayanti menjelaskan tentang pilihan nama POISE sebagai nama koleksi busana (IDN Times/Maura Thirza)

    Kamu mungkin pernah melihat sesuatu untuk pertama kalinya, dan langsung jatuh hati pada suasana yang ditimbulkannya? Kamu belum tahu siapa pembuatnya atau bagaimana benda itu dibuat. Namun, ada sesuatu dari tampilannya yang membuatmu ingin melihatnya lebih lama.

    Kesan seperti itulah yang juga dirasakan oleh Kris Dayanti ketika melihat koleksi POISE. Baginya, warna-warna yang dihadirkan Ayu memberikan perasaan tenang. Hal tersebut terasa selaras dengan nama POISE yang membawa makna ketenangan, sesuatu yang menurut Kris Dayanti dibutuhkan ketika kehidupan terkadang tidak selalu berjalan sesuai perkiraan.

    “First sight-nya adalah jatuh cinta, karena warna-warnanya ini membuat suasana hati menjadi tenang. Karena POISE sendiri kan sebetulnya sikap tenang, sikap yang sebetulnya sangat kita butuhkan. Karena sikap tenang itu saya yakin harus ada dalam diri kita masing-masing di saat dan kondisi yang semuanya serba tidak kita tahu apa yang terjadi besok, rasanya ketika kita melihat koleksi POISE first chapter ini akan jadi satu pilihan yang menarik,” ungkap Kris Dayanti.

  3. 3. Menyisipkan filosofi perempuan lewat bordir bunga

    Detail bordir bunga pada busana koleksi POISE yang menyisipkan filosofi beragam karakter perempuan dalam desainnya.
    Detail bordir bunga pada beberapa koleksi POISE menyisipkan filosofi berbagai karakter seorang perempuan (IDN Times/Maura Thirza)

    Beberapa kali, kamu mungkin sering menemukan bordir bunga pada sebuah pakaian. Sekilas, detail itu terlihat seperti hiasan untuk mempercantik tampilan saja. Lain halnya dengan koleksi POISE. Sebuah bordir bunga memiliki makna tertentu. Ayu menyisipkan bordir yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia, termasuk ukiran Jepara. Bunga rafflesia, anggrek bulan, dan melati digunakan sebagai simbol yang membawa makna tersendiri tentang perempuan.

    “Rafflesia itu mewakili wanita yang bold, melati itu wanita yang manis, anggrek itu wanita yang anggun. Jadi di sini tuh penuh makna dan cerita,” jelas Ayu.

    Perempuan punya cara masing-masing dalam menjalani hidup, menghadapi tantangan, dan menunjukkan jati diri. Melalui bordir bunga, Ayu membawa gagasan tersebut ke dalam koleksi POISE. Detail yang sekilas tampak sederhana ternyata menyimpan cerita tentang keberagaman karakter dari seorang perempuan.

    Denim yang lekat dengan keseharian dituangkan ke dalam makna yang berbeda lewat koleksi POISE. Ayu Dyah Andari menunjukkan bahwa di balik rancangan denim untuk Kris Dayanti, ada kisah tentang perempuan dengan beragam peran dan karakternya. Seperti bunga yang tumbuh dengan bentuknya masing-masing, setiap perempuan juga punya caranya sendiri untuk menunjukkan siapa dirinya. Dan terkadang, cerita itu bisa hadir melalui sesuatu yang sederhana, termasuk pakaian yang kamu pilih untuk dikenakan.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More