Comscore Tracker

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPanna

Perjuangannya dimulai saat tengah hamil anak pertama

BohoPanna adalah brand fashion lokal bayi dan anak yang menawarkan berbagai koleksi pakaian basic clothes yang fashionable dengan harga yang terjangkau. Sebagai brand lokal yang memiliki pertumbuhan pesat, BohoPanna telah berhasil mendapatkan investasi dari Hypefast, pelopor house of e-commerce native brand yang terbesar di Asia Tenggara.

Namun siapa sangka, brand yang gak hanya dikenal di Indonesia namun juga di negara luar negeri seperti, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Amerika, ini dipelopori oleh seorang perempuan tangguh, bernama Devy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna. Ia mendirikan brand ini pada 2017 silam bersama partnernya, Irene.

Sama halnya dengan para pengusaha lain, dalam membangun bisnisnya Devy juga harus berjuang melewati beragam tantangan yang gak mudah. Melalui diskusi hangat bersama IDN Times pada Jumat (17/12/2021), Devy pun menceritakan kisah inspiratifnya dalam membangun brand BohoPanna. 

1. BohoPanna lahir karena kegelisahan Devy dalam mencari baju bayi di Indonesia

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPannaDevy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna (instagram.com/devynatalia)

Setiap usaha gak lahir secara tiba-tiba tanpa alasan dan perhitungan yang jelas. Hal ini juga berlaku bagi BohoPanna yang dibangun oleh Devy. Ia mengaku jika brand tersebut hadir karena kegelisahannya mencari baju anak yang lucu saat dipakai dan difoto sekaligus nyaman.

"Baju salah satu yang bikin cakep kan, suatu foto cakep, jadi akhirnya cari-cari di Indonesia dan susah nemu baju polos di Indonesia, waktu itu cuma ada warna putih. Mau cari di toko offline, setiap main ke Solo, Surabaya, Jakarta, selalu coba pergi ke toko bayi dan gak pernah nemu baju yang polos tapi berwarna," terang Devy.

 

"Akhirnya saya belanja dari website-nya Aussie, Amerika, satu baju itu bisa Rp500 ribu sampai Rp600 ribu, belum ongkir belum tax-nya, dan pas sudah nyampe oke begini doang. Dan saya mikir kaya, ini gampang deh dibikin di Indonesia. Coba ah bikin, saya pikir pasti gak cuma saya yang suka baju kaya begini, walaupun waktu itu pasarnya belum ada tapi pasti ada orang lain yang kaya saya apalagi kalau nanti saya sudah ada foto-foto yang bagus, orang yang tadinya gak kepikiran bisa kepikiran," lanjutnya.

2. Tekadnya sangat kuat hingga memutuskan untuk membangun brand BohoPanna dalam keadaan hamil anak pertama

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPannaDevy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna (instagram.com/devynatalia)

Dengan tekad yang sudah bulat, Devy memberanikan diri untuk membangun brand baju bayi versinya sendiri yang bernama BohoPanna. Namun, proses yang harus ia lalui jelas gak mudah apalagi kala itu dirinya tengah hamil anak pertama.

Meski demikian, Devy selalu mengimplementasikan sikap profesional dalam pekerjaan dan usahanya. Bahkan, ia mengaku jika pada awal terbentuknya brand ini, setiap pekerjaan yang ada dilakukan hanya oleh dia dan partnernya saja.

"Merintis bisnis bukan sesuatu yang mudah. Apalagi kala itu kehamilan anak pertama saya. Jadi masalahnya itu, harus bagi waktu dan kadang konflik sama partner, serta modal yang pas-pasan. Untuk menyiasatinya, semua kita lakukan sendiri, dari kontak supplier, upload Instagram, bikin Instagram, kirim paket, QC, itu semua kita soalnya belum punya uang buat bayar pegawai," ceritanya.

3. Dalam membangun bisnis, Devy selalu menekankan value positif selain keuntungan

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPannaDevy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna (instagram.com/devynatalia)

Sebuah bisnis dibuat memang untuk menghasilkan profit. Walau begitu, Devy menegaskan untuk mencari value lain yang ingin dicapai ketika membangun sebuah usaha. 

Misalnya, BohoPanna yang ia ciptakan merupakan inisiasi Devy untuk membuat Indonesia terkenal bukan hanya sebagai negara produsen, melainkan negara brand. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta negaranya karena dapat memiliki keuntungan yang lebih besar. 

"Aku pengin agar Indonesia jadi negara brand karena kalau produsen uangnya lebih sedikit. Misalnya, ada brand dari Amerika yang ingin menjahit produknya di Indonesia. Harganya dijual Rp100 ribu, itu orang Indonesia cuma dapat Rp10 ribu sementara orang Amerika dapat Rp90 ribu," ucapnya.

Maka dari itu, untuk mewujudkan keinginannya tersebut Devy berencana menciptakan generasi Indonesia dengan taste yang bagus. Salah satu caranya adalah dengan menyajikan visual dan kualitas terbaik dari barang-barang yang ada dipakai sehari-hari.

Baca Juga: 5 Item Fashion yang Akan Jadi Tren di Tahun 2022 Menurut Danjyo Hiyoji

4. Perihal manajemen waktu, Devy mengaku bisa bekerja mulai dari tengah malam hingga subuh

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPannaDevy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna (instagram.com/devynatalia)

Merintis sebuah bisnis pasti ada saja kendala yang menghantui dan kamu harus sudah siap menghadapinya. Hal ini berlaku juga bagi Devy. Baginya, kendala terbesar yang harus ia ditaklukkan dalam membangun BohoPanna adalah soal manajemen waktu. 

Menyiasati masalah yang ada, dirinya pun mengaku biasa bekerja saat tengah malam hingga subuh melalui telepon atau virtual. Hal ini ia dan partner lakukan karena kebanyakan waktu di siang hari dihabiskan untuk mengurus anak yang masih kecil kala itu. 

"Jadi bagi waktunya juga kaya tengah malam. Maksudnya, waktu merintis ini di 2017 saya dan partner sama-sama punya anak. Jadi ya kita kalau meeting di jam yang aneh, di jam 12-4 pagi, telepon, dan kita hampir gak pernah ketemu karena semua hal tentang pekerjaan diselesaikan lewat telepon," ujarnya.

5. Kini, BohoPanna sudah terkenal gak hanya di Indonesia dan memiliki satu flagship store di Spanyol

Cerita Devy Natalia, Perempuan Tangguh di Balik Brand BohoPannaDevy Natalia, Founder dan CMO BohoPanna (instagram.com/devynatalia)

Perjuangan Devy dalam membangun usaha pun gak sia-sia. Meski lahir di tengah pandemik, BohoPanna justru mampu membangun flagship store pertamanya di Spanyol dan cukup terkenal di beberapa negara, seperti Belanda, London, Jerman, Dubai, dan Amerika.

Devy menceritakan jika toko pertamanya ini dapat hadir berkat adanya orang Indonesia di Spanyol yang suka banget dengan brand miliknya. Dari satu toko ini, ia mengaku semakin banyak permintaan yang muncul di negara-negara lain.

"Dari satu toko itu kita jadi punya banyak stockist di Eropa dan London. Kita dapat stockist di Belanda, London, Jerman, bahkan Dubai. Kalau satu setengah tahun lalu saya gak buka itu, mungkin saya belum punya stockist-stockist di situ. Bahkan New York pun gara-gara ada toko di Spanyol, ada orang yang mau, ada orang LA yang mau, dan Kanada juga," pungkasnya.

Demikian cerita inspiratif Devy Natalia, perempuan hebat yang sangat tangguh dalam membangun brand BohoPanna hingga dapat terkenal seperti sekarang. Semoga kisah dia bisa memotivasimu untuk ikut membangun usaha sendiri, ya!

Baca Juga: Kisah Mantan Pesulap dari Bali yang Kini Menjadi Praktisi Spiritual

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya