Nama R.A. Kartini tentu sudah gak asing ketika membicarakan perjuangan perempuan Indonesia. Melalui surat-suratnya yang kemudian dibukukan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini menyuarakan pemikirannya tentang pendidikan dan kesetaraan perempuan. Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak tokoh perempuan lain yang juga menjadikan tulisan sebagai alat perjuangan?
Di tengah keterbatasan akses pendidikan dan kebebasan berpendapat, mereka berani menyampaikan gagasan melalui surat kabar, majalah, hingga karya sastra. Yuk, kenali lima tokoh perempuan Indonesia yang turut mengukir sejarah lewat karya tulisnya!