5 Dekorasi Rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran Gusti Sura, Sakral!

Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian menikah pada 6 November 2026, melalui pemberkatan di Gereja Santo Antonius Padua Purbayan, lalu prosesi adat serta resepsi di Pura Mangkunegaran.
Pemberkatan gereja mengusung bunga putih dan dedaunan hijau, berpadu kaca patri serta interior kayu yang membangun suasana sakral, khidmat, dan romantis.
Dekorasi Pura Mangkunegaran memadukan bunga warna-warni, meja jamuan floral, janur, ornamen emas, serta interior klasik untuk acara adat, resepsi, dan Upacara Panggih.
Pernikahan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dengan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian berlangsung melalui rangkaian acara Dhaup Ageng Mangkunegaran. Pasangan ini resmi menikah pada Jumat, (6/11/2026) melalui pemberkatan di Gereja Santo Antonius Padua Purbayan, Solo, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat Jawa dan resepsi di Pura Mangkunegaran.
Setiap rangkaian acara menghadirkan dekorasi yang berbeda, mulai dari rangkaian bunga putih yang sakral hingga ornamen klasik khas lingkungan istana. Yuk, intip detail dekorasi pernikahan Gusti Sura dan Adimas berikut!
1. Dekorasi pemberkatan gereja didominasi bunga putih

Dekorasi Pernikahan Gusti Sura (instagram.com/ikanurditalastari dan instagram.com/ancsud) Prosesi pemberkatan pernikahan Gusti Sura dan Adimas berlangsung di gereja dengan dekorasi yang didominasi warna putih. Sepanjang lorong menuju altar, rangkaian bunga putih berukuran besar menghiasi sisi kiri dan kanan bangku jemaat. Bunga-bunga tersebut dipadukan dengan dedaunan hijau menjuntai sehingga memberikan kesan segar dan elegan.
Area altar juga dihiasi rangkaian bunga putih yang selaras dengan dekorasi sepanjang lorong. Sementara itu, jendela kaca patri berwarna-warni dan interior kayu gereja menghadirkan latar klasik yang memperkuat suasana sakral. Perpaduan dekorasi floral dan arsitektur gereja membuat prosesi pemberkatan terlihat khidmat sekaligus romantis.
2. Area acara adat dihiasi rangkaian bunga dalam warna beragam

Dekorasi Pernikahan Gusti Sura (instagram.com/mangkunegaran dan instagram.com/zulmiaosha) Dalam rangkaian acara di Pura Mangkunegaran, dekorasi berikutnya menghadirkan sentuhan tradisional yang berpadu dengan rangkaian bunga berwarna cerah. Area utama menggunakan latar bangunan klasik dengan detail ukiran dan ornamen berwarna emas. Lampu gantung klasik di bagian langit-langit turut menambah kesan megah pada ruangan.
Di sisi kanan dan kiri, rangkaian bunga berukuran besar ditempatkan dalam vas tinggi dengan kombinasi warna kuning, ungu, merah muda, dan putih. Kehadiran dedaunan hijau membuat susunan bunga terlihat lebih alami dan bervolume. Dekorasi ini menghadirkan suasana hangat yang selaras dengan busana adat Jawa.
3. Area resepsi dilengkapi meja makan dengan dekoras floral

Dekorasi Pernikahan Gusti Sura (instagram.com/reyreyjnr) Beralih ke area resepsi, penataan meja makan menjadi salah satu detail dekorasi yang menarik untuk diperhatikan. Meja-meja panjang dihiasi rangkaian bunga berwarna putih, kuning, oranye, dan merah muda yang dipadukan dengan dedaunan hijau. Bunga tersebut ditata memanjang di bagian tengah meja, menciptakan tampilan menyerupai taman kecil.
Beberapa lilin elektrik berwarna kuning turut ditempatkan di antara rangkaian bunga untuk memberikan pencahayaan hangat. Peralatan makan disusun rapi dengan piring putih, gelas kaca, dan alat makan bernuansa metalik. Perpaduan dekorasi floral serta penataan meja yang tertata membuat area jamuan terlihat elegan dan tetap mempertahankan suasana tradisional.
4. Area luar dihiasi janur dan ornamen hijau menjuntai

Dekorasi Pernikahan Gusti Sura (instagram.com/instagram.com/carissa_puteri) Dekorasi bagian luar resepsi Dhaup Ageng Mangkunegaran menghadirkan sentuhan tradisional Jawa yang berpadu dengan kemegahan arsitektur Pura Mangkunegaran. Bagian atap dihiasi rangkaian janur berwarna kuning keemasan yang menjuntai, sementara untaian dedaunan hijau dipasang membentuk lengkungan di sepanjang sisi bangunan. Ornamen ukiran emas pada bagian atas bangunan turut memperkuat kesan klasik dan megah.
Di salah satu sudut, tersedia area foto dengan tiga panel berbingkai ukiran emas dan bagian tengah bermotif anyaman. Area tersebut dipercantik dengan rangkaian bunga ungu, putih, dan dedaunan hijau dalam vas tinggi, serta karpet bermotif floral yang memberikan sentuhan tradisional sekaligus romantis.
5. Prosesi Panggih menggunakan dekorasi klasik khas Mangkunegaran

Dekorasi Pernikahan Gusti Sura (instagram.com/heyhusnul_ dan instagram.com/ancsud) Rangkaian Dhaup Ageng juga menghadirkan Upacara Panggih. Berbeda dari dekorasi resepsi yang dipenuhi rangkaian bunga, area prosesi ini lebih menonjolkan kemegahan interior tradisional Mangkunegaran. Bagian utama ruangan dihiasi ukiran emas, ornamen kayu, serta tirai hijau gelap dengan aksen keemasan. Lampu gantung besar dengan detail klasik menggantung di bagian tengah.
Area prosesi juga dilengkapi furnitur bergaya klasik serta rangkaian bunga putih yang mempercantik beberapa sudut ruangan. Keseluruhan dekorasi menghadirkan suasana agung yang selaras dengan nilai tradisi Jawa dalam prosesi pernikahan Gusti Sura dan Adimas.
Demikian dekorasi rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran Gusti Sura. Megah, bukan?










![[MADING] STOP PERUNDUNGAN MULAI DARI KITA. Mengenal, Mencegah, dan Mengatasi Seluruh Bentuk Kekerasan dan Perundangan di Lingkungan Remaja](https://image.idntimes.com/post/20261107/img-20261106-wa0019_63b85599-68ca-4254-8195-2075dc7f6f36.jpg)






![[MADING] Uangmu, Masa Depanmu: Bekal Anak Muda untuk Masa Depan](https://image.idntimes.com/post/20261106/cover-mading_c56ca11c-8eed-46a2-a32c-9d1ebe2e5136.png)
![[MADING] Suara Eksistensi Tangan Kiri, Antara Refleksi dan Aksi](https://image.idntimes.com/post/20261106/suara-eksistensi-tangan-kiri-antara-reaksi-dan-aksi_20261106_165026_0000_c782a942-f650-43e6-a11c-422c767497c5.png)
![[MADING] D.O.M.P.E.T: Dana Optimal Pengelolaan Terpadu](https://image.idntimes.com/post/20261106/dompet_db0078cc-e86f-4aff-a71f-d03f6f093125.png)


