Seiring bertambahnya usia, kebutuhan akan perawatan anti-aging semakin meningkat, terutama bagi perempuan yang ingin menjaga kekencangan dan kontur wajah. Saat wajah mengalami penuaan, perhatian utama kita hampir selalu pada kondisi kulit seperti, kerutan, elastisitas, dan kekencangan. Sehingga, treatment kulit jadi salah satu cara yang dinilai efektif mengatasi tanda penuaan.
Namun meski sudah melakukan berbagai treatment pengencangan kulit, wajah terkadang masih terlihat turun, kurang tegas, atau kehilangan definisinya. Tak banyak yang sadar bila proses penuaan tidak hanya terjadi pada kulit, tetapi juga melibatkan struktur di bawahnya, seperti otot, lemak, dan jaringan penunjang yang berperan dalam membentuk wajah. Oleh karena itu, memahami perubahan pada berbagai lapisan wajah menjadi hal penting untuk menentukan pendekatan perawatan yang sesuai.
Ir Emmy Noviawati, President Direktur PT Regenesis Indonesia, menyatakan, "Kami melihat adanya perubahan cara pandang dalam facial aesthetics. Wajah tidak hanya terdiri dari kulit yang terlihat, tetapi juga struktur di bawahnya yang ikut membentuk, menopang, dan menggerakkan wajah. Karena itu, perhatian terhadap otot wajah menjadi bagian menarik dari perkembangan treatment estetika modern".
