“Beberapa kesempatan terbaik untuk membangun kedekatan justru terletak pada momen-momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kamu berfokus pada ‘menjadi’ atau sekadar hadir bersama, alih-alih berfokus pada ‘melakukan sesuatu’, tekanan mengenai kapan dan bagaimana kalian menghabiskan waktu bersama menjadi berkurang,” ujar Layne Baker.
6 Ritual Sederhana yang Bikin Persahabatan Tetap Awet, Gak Harus Mahal!

Punya teman dekat yang selalu ada saat senang maupun susah merupakan hal berharga dalam hidup. Namun, kesibukan sehari-hari terkadang membuat persahabatan perlahan merenggang karena jarang bertemu atau bertukar kabar.
Padahal, menjaga pertemanan gak harus selalu lewat liburan mahal atau rencana istimewa. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru bisa membantu menjaga kedekatan dan membuat persahabatan tetap awet. Lantas, ritual sederhana apa saja yang bisa dilakukan agar persahabatan tetap langgeng? Yuk, simak caranya berikut ini!
1. Luangkan waktu untuk bertemu secara rutin

ilustrasi berbincang (pexels.com/elevate) Sesibuk apa pun aktivitas sehari-hari, usahakan tetap meluangkan waktu untuk bertemu dengan teman dekat. Gak perlu merencanakan kegiatan istimewa, sebab makan bersama atau sekadar mengobrol sambil menikmati kopi sudah cukup untuk menjaga kedekatan, asalkan dilakukan secara rutin.
Menurut Kristin Anderson, pekerja sosial klinis berlisensi dan pendiri Madison Square Psychotherapy, dikutip dari HuffPost, bertemu secara langsung menunjukkan bahwa persahabatan menjadi prioritas. Meski hanya sebulan atau tiga bulan sekali, jadwal pertemuan rutin menegaskan bahwa hubungan tersebut tetap penting untuk dijaga.
2. Biasakan menghabiskan waktu bersama tanpa agenda khusus

ilustrasi tiga perempuan berteman (pexels.com/yaroslav-shuraev) Gak semua pertemuan dengan teman harus diisi kegiatan seru atau mengunjungi tempat populer. Sesekali, cobalah main ke rumah teman, memasak bersama, menonton film, atau sekadar mengobrol santai tentang keseharian.
Menurut Layne Baker, terapis pernikahan dan keluarga di Los Angeles, dikutip dari HuffPost, menikmati kebersamaan tanpa harus berfokus pada aktivitas tertentu dapat mengurangi tekanan saat menghabiskan waktu bersama. Dengan begitu, kalian bisa lebih nyaman menjadi diri sendiri tanpa merasa harus selalu menciptakan momen istimewa.
3. Sesekali telepon, jangan cuma mengandalkan chat

ilustrasi dengan handphone dan laptop (pexels.com/olly) Bertukar pesan memang memudahkan kamu dan teman untuk saling memberi kabar di tengah kesibukan. Namun, sesekali cobalah menelepon atau melakukan panggilan video agar komunikasi terasa lebih dekat dan kalian bisa berbagi cerita dengan leluasa.
Menurut Layne Baker, terapis pernikahan dan keluarga di Los Angeles, dikutip dari HuffPost, komunikasi melalui suara penting untuk membangun hubungan yang sehat karena nada bicara dan nuansa emosi tidak selalu tersampaikan lewat tulisan. Untuk itu, kalian bisa lebih mudah memahami perasaan dan kebutuhan satu sama lain.
“Komunikasi verbal, yaitu komunikasi suara secara langsung, merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat dengan sesama manusia. Kita dapat mendengar nada suara dan nuansa yang hilang dalam pesan teks maupun pesan langsung atau DM. Kita dapat mendengar kegembiraan dan kesedihan, serta lebih mampu menangkap isyarat mengenai apa yang dibutuhkan teman kita melalui percakapan tersebut,” ujar Layne Baker.
4. Tetap hubungi teman meski gak sedang punya masalah

ilustrasi bermain handphone (pexels.com/olly) Jangan hanya menghubungi teman saat sedang sedih atau membutuhkan bantuan. Sesekali, kirim pesan untuk menanyakan kabar, membagikan meme lucu, atau bercerita tentang hal kecil agar mereka tahu bahwa kamu tetap mengingat dan menghargainya.
Kristin Anderson menjelaskan bahwa persahabatan yang kuat juga dibangun melalui momen-momen biasa, bukan hanya ketika salah satu pihak menghadapi masalah besar. Salah satu cara untuk menjaga ikatan tetap kuat adalah dengan mengirimkan pesan karena kamu teringat kepada mereka.
5. Ciptakan tradisi kecil yang menjadi ciri khas pertemanan

ilustrasi bercengkrama dengan teman (pexels.com/yaroslav-shuraev) Setiap persahabatan bisa memiliki ritual unik yang membuat hubungan terasa lebih personal, seperti sarapan bersama setiap ulang tahun, melakukan perjalanan singkat setahun sekali, atau menelepon secara rutin meski tinggal berjauhan. Tradisi sederhana ini memberi kalian sesuatu untuk dinantikan sekaligus menjaga kedekatan di tengah kesibukan.
Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten juga membantu kalian berhenti menunda-nunda waktu bersama. Gak perlu membuat tradisi yang mahal atau rumit karena hal sederhana yang dilakukan bersama bisa menjadi kenangan berharga dan ciri khas persahabatan kalian.
6. Ikut rayakan keberhasilan teman, sekecil apa pun itu

ilustrasi merayakan pesta (pexels.com/anthonyshkrabaproduction) Persahabatan yang sehat bukan hanya tentang saling menguatkan saat terpuruk, tetapi juga ikut merayakan keberhasilan satu sama lain. Berikan ucapan selamat ketika teman mendapat pekerjaan baru, menyelesaikan tugas sulit, atau berhasil mencapai hal kecil yang berarti baginya agar ia merasa dihargai.
Menurut Layne Baker, manusia cenderung lebih mudah terhubung melalui penderitaan daripada keberhasilan. Karena itu, jangan lupa menunjukkan kebahagiaan atas pencapaian teman, sekecil apa pun, agar persahabatan tetap hangat dan saling mendukung.
“Manusia cenderung lebih mudah menjalin kedekatan melalui penderitaan karena naluri bertahan hidup kita sudah terbentuk sedemikian rupa. Sebaliknya, dibutuhkan usaha yang lebih besar untuk terhubung melalui hal-hal yang membuat kita merasa bahagia atau melalui keberhasilan yang kita raih,” ujar Layne Baker.
Menjaga persahabatan tetap awet gak harus lewat hal besar, cukup dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Yuk, mulai luangkan waktu dan rawat pertemananmu lewat ritual kecil agar tetap langgeng meski di tengah kesibukan!






















