4 Kegiatan Rasulullah dalam Merayakan Idulfitri, Amalan Sunah!

- Rasulullah SAW mengumandangkan takbir sejak malam terakhir Ramadan hingga pagi Idulfitri sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT sesuai perintah dalam Al-Baqarah ayat 185.
- Beliau berhias, merapikan diri, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaik saat Idulfitri, menandakan pentingnya tampil pantas tanpa harus selalu memakai baju baru.
- Rasulullah SAW makan kurma dalam jumlah ganjil sebelum salat Idulfitri serta bersilaturahmi dengan keluarga dan sahabat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan.
Hari raya Idulfitri atau Lebaran memang identik dengan sukacita dan rasa syukur karena berhasil melewati ibadah puasa ramadan sebulan lamanya. Meski begitu, Idulfitri juga bisa dirayakan dengan ibadah melalui sunah atau kegiatan Rasulullah dalam merayakan Idulfitri. Sehingga tidak hanya perasaan bahagia, tetapi insyaallah juga menambah pahala.
Jika kamu ingin tahu apa saja kegiatan Rasulullah ketika merayakan Idulfitri, kali ini IDN Times bakal bahas di artikel ini. Sehingga bisa kamu ikuti ketika hari raya Idulfitri tiba nantinya. Jadi, cek apa saja kegiatan Rasulullah di bawah ini, ya!
Table of Content
1. Mengucapkan takbir pada malam terakhir puasa hingga pagi hari saat Idul Fitri tiba

Gema takbir sepanjang malam menjelang hari raya Idulfitri hingga pagi hari memang khas dan dirindukan umat Islam. Bahkan tradisi malam takbiran yang diisi dengan keliling menggemakan takbir juga menambah keseruan penyambutan hari raya Idulfitri. Gak hanya tradisi, tetapi mengucap takbir sepanjang malam hingga pagi hari ketika Idulfitri tiba merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Bahkan mengumandangkan takbir di malam terakhir puasa hingga pagi hari ketika Idulfitri tiba merupakan firman Allah SWT dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 185. Ayat ini menjelaskan tentang bulan Ramadan dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa, serta mengagungkan Allah SWT dengan takbir. Kumandang takbir Idulfitri bisa dilakukan di mana saja, baik di rumah, di jalan, di tempat kerja, hingga di masjid.
2. Berhias dan menggunakan pakaian terbaik yang dimiliki

Hari raya Idulfitri perlu disambut dengan penampilan terbaik. Rasulullah SAW juga berhias dan berpenampilan sebaik mungkin ketika Idulfitri tiba. Mulai dari memotong kuku, menyisir rambut, merapikan atau memotong bulu wajah, hingga menggunakan wewangian merupakan sunah yang dapat dilakukan ketika Idulfitri tiba. Selain itu, menggunakan pakaian paling baik yang dimiliki juga layak dilakukan ketika Idulfitri tiba.
Sehingga, budaya membeli baju baru menjelang Idulfitri menjadi bagian yang lekat oleh umat Islam di Indonesia. Meski begitu, menggunakan pakaian terbaik tidak harus dengan pakaian baru lho, pakaian lama pun tidak masalah, asalkan itu pakaian terbaik yang kamu miliki. Sehingga, baik baju baru atau tidak, pastikan kamu tampil sebaik mungkin ketika Idulfitri tiba dengan penampilan yang pantas dan sesuai syariat, ya!
3. Berniat tidak berpuasa dan makan sebelum salat Idulfitri

Ketika hari raya Idulfitri tiba, umat Islam diharamkan berpuasa. Justru, umat Islam disunahkan untuk makan sebelum melaksanakan ibadah salat Idulfitri di pagi hari. Ini berdasarkan hadis sahih Ahmad dan Bukhari, Rasulullah SAW memakan kurma dalam jumlah ganjil sebelum pergi salat Idulfitri.
Selain itu, berniat untuk tidak berpuasa ketika Idulfitri tiba, pahalanya seperti orang yang sedang berpuasa. Dan makan sebelum salat Idulfitri merupakan salah satu kegiatan yang menunjukkan kamu tidak berpuasa ketika Idulfitri tiba. Jadi, pastikan kamu memakan sesuatu sebelum salat Idulfitri tiba, ya!
4. Bersilaturahmi dengan keluarga dan sahabat

Setelah salat Idulfitri dilaksanakan, umumnya umat Islam akan bersilaturahmi untuk saling memaafkan. Budaya ini juga sudah dilakukan sejak zaman Rasulullah SAW. Rasulullah SAW dan para sahabat saling mengunjungi untuk bersilaturahmi.
Mereka saling mendoakan satu sama lain dan saling mengobrol. Sehingga, menjadi hal yang umum dilakukan umat Islam untuk saling mengunjungi keluarga, saudara, bahkan tetangga terdekat. Bersilaturahmi juga menjadi bagian yang penting ketika Idulfitri tiba, dan menjadi momen yang tepat untuk berkumpul.
Kegiatan Rasulullah dalam merayakan Idulfitri bisa menjadi inspirasi untuk dilakukan juga. Sehingga, Idulfitri menjadi ladang untuk mendapatkan pahala sekaligus menjalankan berbagai kegiatan khasnya. Kalau kamu, kegiatan apa yang paling dinanti ketika Idulfitri tiba?



















