4 Ciri-Ciri Sarung Goyor Asli yang Perlu Cowok Tahu, Nyaman Dipakai!

- Sarung goyor adalah sarung tenun khas Pemalang berbahan rayon yang adem dan nyaman, sering dipakai pria untuk ibadah maupun acara keagamaan.
- Ciri utama sarung goyor asli terlihat dari warna sisi dalam-luar yang sama, motif tidak seragam karena tenunan manual, serta tekstur lembut dan adem di kulit.
- Harga sarung goyor asli mulai sekitar Rp300 ribuan karena proses tenun manual dan bahan berkualitas, berbeda dengan versi palsu yang lebih murah dan kurang nyaman.
Ciri-ciri sarung goyor asli sering jadi pertanyaan agar tak tertipu barang palsu. Sarung goyor merupakan sarung tenun khas Pemalang berbahan rayon yang adem banget ketika dipakai. Sehingga sarung goyor menjadi favorit para pria sebagai pakaian untuk beribadah salat maupun digunakan di berbagai acara keagamaan.
Agar tak tertipu barang palsu, kamu bisa cek apa saja ciri-ciri sarung goyor asli yang bakal IDN Times bahas di artikel ini. Karena banyak pilihan sarung goyor yang bisa dibeli baik secara daring maupun luring, sehingga kamu pelu tahu ciri-cirinya. Jadi, cek apa saja ciri-cirinya di bawah ini ya, bro!
Table of Content
1. Penampilan permukaannya sama antara sisi dalam dan luar sarung karena proses tenun

Sarung goyor dibuat dengan cara menenun benang. Sehingga jika dilihat dengan baik, permukaan bagian dalam dan luar sarung akan terlihat sama. Artinya tidak ada perbedaan warna karena proses pembuatannya ditenun.
Sarung goyor asli menggunakan benang yang sudah diwarnai sebelum proses penenunan. Sehingga setelah ditenun, sisi dalam dan luarnya memiliki warna yang sama. Ini akan berbeda dengan sarung goyor palsu yang biasanya dibuat dengan proses printing. Di mana bagian dalam warnanya tidak akan secerah bagian luar.
2. Bentuk motifnya terkadang tidak seragam, tanda pembuatannya ditenun manual

Karena ditenun secara manual, motif pada sarung goyor terkadang tidak seragam. Biasanya, ada benang yang posisinya kurang pas atau bergeser dari motif. Namun, justru ini bentuk keindahan sarung goyor karena melibatkan sentuhan tangan perajinnya langsung.
Selain itu, ada kesan keunikan tersendiri karena setiap sarung goyor memiliki perbedaan minor yang membuatnya jadi ciri khas. Sedangkan untuk sarung goyor palsu, biasanya memiliki motif yang sangat seragam karena dibuat otomatis dengan mesin atau hanya dicetak. Sehingga kurang terasa kesan berseninya dibanding sarung goyor yang asli.
3. Terasa lembut di kulit dan adem dipakai karena berbahan rayon yang ditenun

Karena merupakan sarung tenun berbahan rayon, maka sarung goyor terkenal sangat lembut. Sarungnya terasa halus ketika menyentuh kulit. Selain itu, terasa sangat adem dan terkesan jatuh di badan saat dipakai.
Sedangkan pada sarung goyor palsu, biasanya hanya adem di awal saat baru dipakai saja. Karena sarung goyor palsu yang tidak terbuat dari rayon yang ditenun kurang memiliki pori-pori udara sebaik sarung goyor asli. Selain itu, bahannya kurang lembut dan jatuh di badan karena tidak menggunakan rayon yang ditenun.
4. Harga sarung goyor asli mulai Rp300 ribuan

Karena menggunakan bahan rayon dan ditenun manual, harga sarung goyor asli mulai Rp300 ribuan. Harga ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan sarung biasa. Namun, keindahan dan kenyamanan yang didapatkan, sebanding dengan harga yang ditawarkan.
Semakin bagus kualitas kain dan tenunannya, maka harga juga semakin tinggi. Sedangkan sarung goyor yang palsu, harganya berada di kisaran puluhan hingga ratusan ribu tetapi masih di bawah harga sarung goyor asli. Ini karena penggunaan bahan dan proses pembuatan yang lebih sederhana dan murah dibanding sarung goyor asli. Tentu saja, kualitas dan kenyamanan tak sebaik sarung goyor asli.
Setelah mengetahui ciri-ciri sarung goyor asli, maka kamu bisa lebih teliti memilihnya, bro. Dan gak akan mudah tertipu dengan sarung goyor palsu yang beredar di pasaran. Jadi, sudah siap untuk lebih khusyuk beribadah dengan kenyamanan sarung goyor, bro?