Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1.758 ASN Lulus Latihan Dasar Militer Komcad Gelombang I, Agustus Ada Lagi
Upacara penutupan 1.758 ASN yang dianggap telah mengikuti pendidikan dasar militer selama 45 hari. (IDN Times/Santi Dewi)
  • Sebanyak 1.758 ASN dari 49 kementerian lulus latihan dasar militer Komcad gelombang pertama di Lanud Halim, setelah digembleng selama 45 hari oleh TNI.
  • Menpan RB Rini Widyantini menegaskan nilai disiplin, kerja sama, dan integritas dari pelatihan harus diterapkan ASN di instansi masing-masing serta menjadi bagian pengembangan karier mereka.
  • Wamenhan Donny Ermawan menyebut ASN alumni Komcad dapat dimobilisasi membantu TNI sesuai UU Nomor 23 Tahun 2019 tanpa perlu aturan baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak pegawai negeri, ada 1.758 orang, baru selesai latihan tentara di Jakarta. Mereka belajar selama 45 hari supaya jadi kuat dan disiplin. Ibu Menteri Rini datang pimpin upacara penutupan dan bilang mereka harus terus semangat kerja baik. Nanti bulan Agustus akan ada latihan lagi buat ribuan pegawai lain juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti upacara penutupan latihan dasar militer komponen cadangan (Komcad) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026). Ini merupakan gelombang pertama pelatihan Komcad bagi ASN 2026. Ribuan ASN yang ikut pelatihan dasar militer itu berasal dari 49 kementerian dan instansi.

Upacara penutupan dipimpin Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, dan turut disaksikan perwakilan dari 49 kementerian serta keluarga ASN. Mereka menjalani pendidikan dasar militer selama 45 hari di enam lembaga pendidikan berbeda milik TNI. Rini meyakini usai 45 hari digembleng di fasilitas milik TNI, ribuan ASN kini menjadi sosok yang lebih tangguh.

"Beberapa waktu lalu, saudara datang ke tempat ini dengan tugas, tanggung jawab dan bidang pengabdian yang berbeda-beda. Hari ini, saudara berdiri di tempat yang sama. Tetapi karakter yang semakin kuat, disiplin yang semakin terbangun, dan semangat pengabdian yang semakin kokoh," ujar Rini ketika memberikan sambutan di upcara penutupan latsar militer Komcad TA 2026 hari ini.

Rini mengakui latihan dasar militer bukan hal lumrah yang dijalani ASN. Selama penggemblengan oleh mentor dari TNI, ASN harus mampu menunjukkan ketahanan fisik, mental, kepemimpinan, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam menghadapi situasi.

"Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang sangat luar biasa. Bukan hanya selama pelatihan berlangsung, tetapi ketika saudara menjalani tugas kembali di instansi masing-masing," tutur dia.

1. Menpan RB akui pelatihan latsar militer tidak selalu bisa diterapkan di kementerian

Upacara penutupan 1.758 ASN yang dianggap telah mengikuti pendidikan dasar militer selama 45 hari. (IDN Times/Santi Dewi)

Lebih lanjut, Rini mengakui, pengalaman yang diperoleh selama latihan dasar militer Komcad, tidak sejalan dengan situasi di tempat mereka bekerja. Tetapi nilai-nilai yang diajarkan selama 45 hari di fasilitas milik TNI tetap relevan bagi instansi mereka.

"Disiplin dalam menjalankan tugas, kemampuan bekerja sama dalam menghadapi tantangan dan kesiapan untuk memberikan yang terbaik dalam berbagai kondisi," kata Rini.

Rini meminta nilai-nilai yang dipelajari selama mengikuti latsar militer, agar tetap dijaga dan diterapkan ketika ribuan ASN tersebut kembali ke lingkungan kerjanya.

"Jadilah teladan di lingkungan kerja masing-masing. Tunjukkan bahwa ASN Indonesia mampu menjadi contoh dari disiplin, integritas, loyalitas, dan profesionalisme. Tunjukkan bahwa nilai-nilai yang saudara peroleh selama pelatihan ini dapat diwujudkan dalam pelayanan publik yang semakin baik, pemerintahan yang semakin profesional, dan pengabdian yang semakin bermakna bagi masyarakat," tutur dia.

2. ASN yang ikut lulus Komcad memperoleh insentif dalam pengembangan karier

Upacara penutupan 1.758 ASN yang dianggap telah mengikuti pendidikan dasar militer selama 45 hari. (IDN Times/Santi Dewi)

Rini juga menyebut bagi ASN yang lulus dari latihan dasar militer Komcad akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi. Sebab, ASN memiliki kewajiban pembelajaran 20 jam per tahun.

"Tentu ini akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang bersangkutan dan tentu akan berbanding lurus dengan sistem karier ASN itu," ujar Rini.

Ketika ditanya kapan latihan dasar militer gelombang kedua, Rini merencanakan bakal digelar pada Agustus mendatang. Sebanyak 2.300 ASN akan ikut latsar militer di gelombang kedua tersebut. Sebab, Kemenpan RB menargetkan ada 4.000 ASN yang ikut latsar militer Komcad pada 2026.

"Jadi, untuk tahap kedua, kami juga sudah menyiapkan juga. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kementerian-kementerian untuk mendapatkan ASN-ASN yang akan dilatih sebagai komponen cadangan," tutur dia.

3. ASN yang pernah ikut Komcad bisa diminta membantu TNI sewaktu-waktu

Upacara penutupan 1.758 ASN yang dianggap telah mengikuti pendidikan dasar militer selama 45 hari. (IDN Times/Santi Dewi)

Sementara, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan usai tuntas menjalani latihan dasar militer, ribuan ASN itu sewaktu-waktu bisa dikerahkan untuk membantu komponen utama memperkuat pertahanan TNI. Kementerian Pertahanan, kata Donny, akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar bisa memobilisasi ASN yang pernah menjadi Komcad.

"Nanti, kami akan berkirim surat dengan kementerian terkait. Kami minta mobilisasi berapa ASN yang pernah menjadi Komcad untuk mendukung TNI," ujar Donny di Lanud Halim.

Donny mengatakan untuk bisa memobilisasi ASN alumni Komcad, tak dibutuhkan peraturan baru. Sebab, itu sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019.

"Jafi, tidak perlu (ada mekanisme baru), sudah ada (aturannya). Memang di dalam Perpresnya sudah ada. Permenhan juga sudah mengatur. Jadi, di dalam UU nomor 23 tahun 2019, kami sudah atur itu," imbuhnya.

Editorial Team

Related Article