Ilustrasi dua mahasiswa penyandang disabilitas sedang berkomunikasi. Seorang mahasiswa tunanetra menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan mahasiswa tunarungu yang menggunakan bahasa isyarat. Ilustrasi dibuat menggunakan AI.
Ketua Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Mohammad Nuh, mengatakan anggota Komisi Nasional Disabilitas yang dibutuhkan ke depan harus memiliki kepedulian dan kompetensi dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan disabilitas.
“Setelah dia punya kepedulian, punya kompetensi, tetapi yang ketiga dan tidak kalah penting adalah dia punya integritas,” ujar Mohammad Nuh.
Menurut dia, integritas moral yang kuat diperlukan agar anggota Komisi Nasional Disabilitas mampu mengangkat harkat dan martabat serta mendorong kemajuan kelompok penyandang disabilitas. Selain memiliki kepedulian, kompetensi, dan integritas, anggota Komisi Nasional Disabilitas juga dituntut mampu menggerakkan berbagai sumber daya, baik di dalam maupun luar negeri.
“Oleh karena itu, kita memerlukan tim maupun Komisi Nasional Disabilitas yang memiliki fungsi sebagai penggerak sumber daya. Harapannya, ini bisa menghasilkan lompatan. Tidak berjalan di tempat, tetapi ke depan ada lompatan yang luar biasa,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi digital bagi penyandang disabilitas, sejalan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan era digital. “Termasuk bagaimana caranya kita membekali saudara-saudara kita dengan kompetensi digital karena memang sekarang eranya era digital,” ujarnya.
Mohammad Nuh juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendaftar, baik yang dinyatakan lolos maupun yang belum berhasil dalam seleksi administrasi.
“Hidup itu kompetisi. Ada yang lolos, ada yang tidak lolos, itu sesuatu yang biasa. Yakinlah, di luar sana masih banyak ruang dan kesempatan untuk berbakti, untuk mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ia meminta para pendaftar yang lolos untuk mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi berikutnya. “Bagi yang sudah lolos, silakan diteruskan. Masih ada tahapan-tahapan berikutnya,” ujarnya.