Ribuan Warga Irlandia Utara Blokir Rute Area Warga Katolik

- Sekitar 2.000 warga memblokir parade pro-Inggris Orange Order di Jalan Garvaghy, Portadown, setelah Pengadilan Tinggi Belfast mengizinkan rute itu untuk pertama kali dalam 28 tahun.
- Michelle O’Neill dan Mary Lou McDonald ikut memprotes, mendesak pemerintah Inggris serta polisi menghentikan parade, sementara aparat memperingatkan potensi tindakan kriminal dalam aksi tersebut.
- PM Inggris Andy Burnham meminta semua pihak tenang, sedangkan pemimpin Unionis Demokrat Gavin Robinson menilai sikap Sinn Fein memperburuk ketegangan terkait rute yang dilarang sejak 1998.
Jakarta, IDN Times - Sekitar 2 ribu demonstran menutup Parade Commission yang diadakan kelompok pro-Inggris yang melintas di area Katolik di Jalan Garvaghy, Portadown, Irlandia Utara pada Minggu (27/9/2026). Pemblokiran ini menimbulkan ketegangan antara penyelenggara parade dan warga lokal.
Insiden ini terjadi setelah Pengadilan Tinggi Belfast memperbolehkan organisasi Orange Order melintas di area dominan penganut Katolik. Ini menjadi pertama kalinya izin untuk melintasi wilayah tersebut dalam 28 tahun terakhir.
1. Pemerintah lokal tolak penyelenggaraan parade

ilustrasi mobil polisi Inggris (unsplash.com/braintax) Menteri Pertama Irlandia Utara, Michelle O’Neill dan Presiden Partai Sinn Fein, Mary Lou McDonald ikut datang dalam aksi protes itu. Mereka meminta agar parade yang diselenggarakan Orange Order di Portadown segera dihentikan.
“Ini kegilaan. Ini faktanya adalah perlakuan primitif kepada semua komunitas di tahun 2026. Ini tidak dapat ditoleransi,” tutur McDonald, dikutip dari Al Jazeera.
McDonald dan O’Neill mendesak pemerintah Inggris Raya dan polisi mengintervensi untuk menghentikan parade. Pada acara tersebut, polisi sudah memperingatkan siapapun yang ikut demo termasuk aksi kriminal.
2. PM Inggris minta kedua pihak tetap tenang

Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham. (Number 10, OGL 3, via Wikimedia Commons) Menanggapi insiden ini, Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham mendorong agar semua pihak tetap tenang dalam menanggapi parade tersebut. Menurutnya, sudah ada perkembangan di Irlandia Utara.
“Kami berharap semua tenang mengenai penyelenggaraan parade ini. Kami tidak ingin melihat Irlandia Utara kembali ke masa lalu,” ungkapnya, dikutip dari CNN.
Di sisi lain, Ketua Partai Unionis Demokrat, Gavin Robinson mengkritik pemimpin Sinn Fein. Menurutnya, McDonald hanya membuat situasi semakin buruk dan memanaskan tensi.
3. Parade Commission dilarang melintas sejak 1998

ilustrasi bendera Irlandia (unsplash.com/dahlia01) Orange Order merupakan organisasi pro-Inggris yang menganut agama Kristen Protestan. Parade yang diselenggarakan Orange Order sudah dilarang melintas di Jalan Garvaghy hingga ke Jalan Drumcree sejak 1998.
Dilansir BBC, jalan tersebut merupakan area yang ditinggali kelompok nasionalis pro-Irlandia dan menganut agama Katolik. Selama ini, mereka selalu menolak izin Parade Commission melintas di jalan tersebut.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















