Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
123 Warga Binaan dari Banten-Jakarta Dipindah ke Nusakambangan
Sebanyak 115 warga binaan kategori high risk dipindahkan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur ke Nusakambangan. (Dok.Ditjenpas )
  • Ditjenpas memindahkan 123 warga binaan dari Banten dan Daerah Khusus Jakarta ke Nusakambangan.
  • Pemindahan dilakukan untuk penataan hunian, penguatan keamanan dan ketertiban, serta optimalisasi pembinaan.
  • Warga binaan ditempatkan di enam lapas Nusakambangan dengan pengawalan aparat kepolisian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (10/9/2026)

Ditjenpas memindahkan 123 warga binaan dari Banten dan Daerah Khusus Jakarta ke sejumlah lapas di Nusakambangan. Tatan Dirsan Atmaja menyatakan proses pemindahan berlangsung lancar dengan pengawalan aparat kepolisian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ditjenpas memindahkan 123 warga binaan ke sejumlah lapas di Nusakambangan.
  • Who?
    Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan warga binaan dari Banten dan Daerah Khusus Jakarta. Tatan Dirsan Atmaja menyampaikan prosesnya.
  • Where?
    Dari wilayah Banten dan Daerah Khusus Jakarta ke enam lapas di Nusakambangan, Jawa Tengah.
  • When?
    Kamis (10/9/2026).
  • Why?
    Untuk penataan hunian, penguatan keamanan dan ketertiban, serta optimalisasi pembinaan.
  • How?
    Pemindahan berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian, Satbrimob Polda Metro Jaya, dan personel PJR Mabes Polri sesuai standar operasional prosedur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ditjenpas memindahkan 123 warga binaan dari Banten dan Jakarta ke Nusakambangan. Mereka dibawa ke enam lapas baru di Jawa Tengah. Polisi ikut mengawal perjalanan mereka. Tatan bilang semuanya berjalan lancar. Di tempat baru, mereka akan ikut pembinaan supaya keamanan tetap terjaga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemindahan ini menempatkan warga binaan di enam lapas di Nusakambangan dengan pembinaan yang disebut akan dilakukan secara profesional dan humanis. Pengawalan aparat kepolisian serta pelaksanaan sesuai standar operasional prosedur menunjukkan proses tersebut dijalankan dengan perhatian pada kelancaran, keamanan, ketertiban, dan stabilitas lapas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memindahkan 123 warga binaan dari wilayah Banten dan DKI Jakarta ke sejumlah lapas di Nusakambangan, Jawa Tengah, pada Kamis (10/9/2026).

Pemindahan dilakukan untuk penataan hunian, penguatan keamanan dan ketertiban, serta optimalisasi pembinaan.

Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan, proses pemindahan berlangsung lancar dengan pengawalan aparat kepolisian.

“Alhamdulillah seluruh proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Semoga di Lapas yang baru, mereka dapat mengikuti pembinaan dengan lebih optimal dan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujar Tatan dikutip Kamis (10/9/2026).

1. Mayoritas dari Cipinang

Sebanyak 115 warga binaan kategori high risk dipindahkan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur ke Nusakambangan. (Dok.Ditjenpas )

Sebanyak 87 warga binaan berasal dari Lapas Kelas I Cipinang, 26 dari Lapas Kelas IIA Cilegon, sembilan dari Lapas Kelas I Tangerang, dan satu dari Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta. Mereka kemudian ditempatkan di enam lapas di Nusakambangan.

“Di lapas yang baru mereka akan mendapatkan pembinaan secara profesional dan humanis sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Irfan.

2. Disebar ke enam lapas

Direktorat Jendral Pemasyarakatan memindahkan 130 warga binaan high risk ke Pulau Nusakambangan./Dok dirjen Pemasyarakatan

Rinciannya, 40 warga binaan ditempatkan di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, 22 di Lapas Kelas IIA Besi, 22 di Lapas Kelas IIA Ngaseman, 20 di Lapas Kelas IIA Gladakan, 10 di Lapas Kelas I Batu, dan sembilan di Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan.

Tatan mengatakan, pengawalan dilakukan bersama Satbrimob Polda Metro Jaya dan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Mabes Polri.

3. Dikaitkan dengan pemberantasan narkoba

Sebanyak 115 warga binaan kategori high risk dipindahkan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur ke Nusakambangan. (Dok.Ditjenpas )

Ditjenpas mengatakan, pemindahan ini bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya penguatan keamanan serta pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di lapas dan rutan.

“Alhamdulillah seluruh proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Semoga di lapas yang baru, mereka dapat mengikuti pembinaan dengan lebih optimal dan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujar Tatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article