Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel), Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak, mengatakan, masih ada 199 hektare lahan yang terbakar di Sumatra Selatan.
"Dari data yang tadi disampaikan sekarang di sini lebih baik lagi, sebenarnya yang terbakar 199 hektare. 199 hektare yang masih terbakar dari total 1.900 tadi," ujar Maruli.
Mendengar laporan itu, Presiden Prabowo tampak senang. Dia kemudian meminta agar bantuan tambahan helikopter untuk memadamkan api tidak perlu dilakukan.
"Terima kasih KSAD, berarti Pak Yusuf, ditahan dulu tambahan helikopternya, dan satgas udara laksanakan itu! Mainkan itu pilot-pilotnya diminta untuk hati-hati," kata Prabowo.
Prabowo meyakini, dengan adanya lima helikopter yang ada di Sumatra Selatan, maka bisa memadamkan api seluas 199 hektare dalam waktu tiga hari. Prabowo pun mengatakan, wilayah Sumatra Selatan dalam keadaan terkendali.
"Sumatra Selatan dalam keadaan terkendali, hanya memang masalh asap, ya, karena tadi posisi terendah," ucap Prabowo.
